CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Cerita Khoiriyah yang Mantunya Jadi WNI Eks ISIS di Suriah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e410f32a7276870d553c90f/cerita-khoiriyah-yang-mantunya-jadi-wni-eks-isis-di-suriah

Cerita Khoiriyah yang Mantunya Jadi WNI Eks ISIS di Suriah


Cerita Khoiriyah yang Mantunya Jadi WNI Eks ISIS di Suriah

Beritaterheboh.com - Khoiriyah terus mengikuti berita tentang rencana pemulangan WNI Eks ISIS dari Suriah. Perempuan 58 tahun itu sungguh menanti kabar menantunya, Astari (31) dan dua cucunya Yulfa (6), dan Zaid (3) yang kini berada di Suriah.

"Dengar-dengar dan lihat televisi warga dari Suriah akan dipulangkan. Saya berdoa agar menantu dan cucu-cucu bisa pulang, kami rindu berkumpul kembali," kata Khoiriyah saat dihubungi Tempo, Sabtu, 8 Februari 2020.

Ia mengatakan sudah tak mendengar lagi kabar menantu dan dua cucunya itu. "Apa mungkin sudah sekolah ya, tapi kami tak bisa kirim uang kembali," katanya.

Khoiriyah mengatakan, ia melihat video menantu dan cucunya yang direkam wartawan Tempo Husein Abri Dongoran pada tahun lalu.

Video tentang para warga negara Indonesia yang berada di Suriah itu menjadi obat kangen keluarganya.

Khoiriyah menyebut meski Astari menantu tetapi perempuan asal Bangka itu dekat dengan keluarga mendiang suaminya Irhasy Marco Adam yang telah meninggal pada 2015 di Suriah.

Irhasy diketahui pernah meminjamkan kartu tanda penduduk (KTP)nya kepada Dulmatin, agar pengebom Bom Bali I itu bisa bersembunyi di Kota Tangerang Selatan.


Dulmatin ditembak mati Detasemen Antiteror 88 Mabes Polri di Pamulang pada 9 Maret 2010 silam.

Khoiriyah bercerita saat Dulmatin menghilang, anak sulungnya itu pun turut menghilang. "Kami didatangi polisi, saya juga turut mencari mas Koko (-panggilan Irhasy) di kampus, ke kos bahkan melapor ke Densus 88 bahwa anak kami juga menghilang" kata Khoiriyah.

Koko kemudian ditemukan di Solo, rumah neneknya. "Mas Koko pada saat sekolah menengah pertama memang mondok di Pondok pesantren Assalam yang merupakan pecahan Ponpes Ngruki pimpinan Abubakar Ba'asyir. "Rumah keluarga kami berada di belakang Assalam," kata Khoiriyah.

Khoiriyah mengatakan sang putra semasa kuliah pernah menggelar pengajian di rumahnya di Karang Tengah. "Pengajiannya biasa saja pada umumnya. Mas Koko juga pernah mengikuti pengajian Ba'asyir saat ceramah di Al Azhar," kata Khoiriyah.

Bahkan saat SMP cita-cita Irhasy adalah ingin mati syahid. "Pernah mendaftar untuk menjadi tentara ke Palestina waktu SMP tapi ditolak karena masih kecil," ujar Khoiriyah.


Dalam kenangan Khoiriyah, Koko kecil adalah sosok pendiam. Sifat ini pun melekat hingga besar. Tapi dia kata sang ibu sangat sayang terhadap adik-adiknya. "Waktu kecil hobinya merangkai lego dan menggambar komik," ujar Khoiriyah.

Selepas mondok, Koko masuk SMA di Tangerang dan tiga tahun kemudian lolos ke perguruan tinggi jalur PMDK di UIN Syarif Hidayatullah di Ciputat. "Dia ambil jurusan IT saat pergi ke Suriah itu tahun 2014 tinggal skripsi saja," kata Khoiriyah.

Namun kepergian Irhasy itu tanpa sepengetahuan keluarga. "Kalau pamit ya kami tentu melarang," kata Khoiriyah.

Keluarga baru tahu Irhasy memboyong anak dan istrinya setelah mereka sampai di Suriah. "Astari kirim foto. Beberapa kali kami juga kirim uang terakhir lima juta rupiah dalam bentuk dollar sebelum puasa," kata Khoiriyah.

Namun selama kurun 2014-2015 Irhasy tak pernah menelpon dan mengabarkan keberadaannya di Suriah. "Kami baru tahu dari kawannya kalau Mas Koko meninggal 2015 ditembak. Istrinya juga menyebut demikian (ditembak)" ujar Khoiriyah.


Khoiriyah dan suaminya Mardiono beserta adik-adik Koko kini hanya mampu berserah kepada Yang Maha Kuasa. Mereka berharap menantunya Astari dan dua cucunya pulang ke tanah air. Saat ini keluarga tanpa ayah ini berada di kamp pengungsian Alhoj, Suriahj.

"Doakan Astary dan cucu kami bisa kembali ke tanah air," katanya.(tempo.co)


source : http://www.beritaterheboh.com/2020/0...adi-wni.html 

yang saya BOLD itu...pengakuan dari ISIS eks WNI..
membantu TERORIS BOM BALI 1 supaya bisa bersembunyi.

ada lagi yang bercita - cita mati syahid dengan cara BERPERANG..


trus yang kaya gitu mau dipulangin????
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Moses tambunan dan 13 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
WNI mulu judulnya.... Vangke smua yg nyebut wni
cucunya (3 dan 6 tahun) masih ada kemungkinan lah buat dipulangkan dan dirawat oleh nenek/sodara2nya yg lain..

mantunya? ga usah balik! emoticon-shakehand
profile-picture
profile-picture
daihachiroku dan wahgituya memberi reputasi
Diubah oleh khayalan
Lihat 2 balasan
loe harus cepat fulang
jangan terlambat sampai di rumah..
loe harus cepat fulang
walau sedang nikmati sapi sapi..
Mereka tak pernah mengerti,
mereka tak mau mengerti,
mereka nggak akan mengerti
hitu fastiiii o ..yeaahhh
emoticon-Kaskus Radio
beritanya harusnya anggota ISIS eks WNIemoticon-Big Grin
profile-picture
mana.mana.aja memberi reputasi
No reasons at all to bring them back , ok lah yg balita masih bisa d mengerti.
profile-picture
profile-picture
qisatria dan 121Z4 memberi reputasi
Kangen kesana lah goblok

Ngapain minta pemeribtah mulangin teroris
Kalo lu sayang kenapa waktu mereka mau pergi kok gk lu larang

Kenapa?karena itu yang bener menurut lu kan


Ya terima konsekuensinya lah blok

Kalau kangen kesana
Jangan minta dipulangin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
qisatria dan 3 lainnya memberi reputasi
iklaskan mereka
antum percaya kehidupan setelah modar kan? emoticon-Leh Uga
gw setuju kata TS...ISIS ex wniemoticon-Angkat Beer

bukan WNI ex ISIS

Kalo bisa judul trit diubahemoticon-2 Jempol
profile-picture
bajier memberi reputasi
Diubah oleh Skyland999
membantu seukuwah dulmatin utk sembunyi
sungguh mulia akhi ini
gagal mendidik mantu dan anak.
ceritanya pun seolah anak mantunya cuma sedang bekerja ke arob.
kaum otak korslet.
Diubah oleh bodico
Balasan post khayalan
Quote:


antum aja yg rawat

dalam darahnya ada dna teroris
profile-picture
bajier memberi reputasi
Maaf bu, gk terjadi dan gk akan ane setujuin pemulangan mereka. Except the child (maybe).
Kenapa masih disebut WNI ?
udah jelas masuk kelompok militan luar, otomatis ilang dong status wn nya
Yang masih Bocah aja boleh pulang. Dibawah 10 tahun. Masih gampang untuk dirubah ideologinya.
subannalloh, ntar klo pulang pasti pengen meleduk lagi utk memerangi penerintah thogut dan menegakkan khilafah ISIS emoticon-Selamat
ternyata bakar passport dan angkat senjata bela negara lain masih bisa disebut dengan WNI..... emoticon-Shakehand2

cocok dijadikan konten utube alayer nih..... emoticon-Wakaka
ya ditunggu saja nanti hasil ratas
serius tanya.

sing punya ide ini pertama kali sapa yak?

keknya pen bebani negara aja.

kok gak ide
"pembangunan penjawa bawah tanah bagi pelaku korupsi dilereng gunung api aktif"


biar berasa gempa tremor tiap hari.
emoticon-Leh Uga
profile-picture
pickachoose memberi reputasi
Kasian ibu ini, anak lakinya matik sebagai pengkhianat/teroris/pembunuh, mantunya luntang lantung jd lacur isis, yg perlu dn layak di selamatkan dr lingkaran setan kegilaan ini hanya cucunya
Quote:


Trus ada yg bilang bray.

" jika mereka kehilangan kewarganegaraannya berarti pemerintah mengakui isis sebagai sebuah negara."


Coba deh cari beritanya.
emoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
"Doakan Astary dan cucu kami bisa kembali ke tanah air," katanya.(tempo.co)
_____________________

Ogah...

Doa ane buat para korban kelakuan anak ibu dan rekan sejawatnya... Itu sudah.
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di