CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Healthy Lifestyle /
Pertanyaan Seputar Virus Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e40f962facb95721f268c50/pertanyaan-seputar-virus-corona

Pertanyaan Seputar Virus Corona

Haaaaloowww...
Virus corona lagi dan lagi. Bosankah? Semoga tidak yaaa… karena ini penting untuk kesehatan tubuh.
emoticon-Salam Kenal

Pertanyaan Seputar Virus Corona
Sumber Foto : hrexcellency.com


Semakin kesini, semakin banyak orang-orang dibuat panik oleh adanya virus corona jenis baru ini. Virus ini sudah menjadi wabah diberbagai negara. Yang berawal dari menyerang orang-orang yang tinggal di Kota Wuhan, China dan akhirnya menular dan menyebar sampai ke sejumlah negara. Jumlah negara yang sudah kena virus corona jenis baru ini sebanyak lebih dari 20 negara yang ada di dunia.
emoticon-Mewek

Di Kota Wuhan, China, sudah tercatat sebanyak 31.472 orang yang terkena infeksi virus corona ini pada hari Jumat, 7 Februari. Dari jumlah sebanyak itu, 638 orang yang sudah meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona ini. Walaupun begitu, juga masih ada penderita infeksi virus mengerikan ini yang sembuh dari infeksinya. Diantaranya sebanyak 1.553 penderita yang mengalami kesembuhan.
emoticon-Sorry

Sampai sekarang pun, para peneliti masih berusaha sekeras tenaga untuk mencari obat ataupun antivirus yang bisa digunakan untuk mengatasi infeksi karena virus corona jenis baru ini. Selain itu, negara China sendiri sudah mencoba untuk mengajukan paten kandidat obat yang digunakan untuk kesembuhan pasien penderita infeksi virus corona walaupun memang rencana ini belum cukup jelas.

Dilansir dari CNNIndonesia.com.
emoticon-Bingungbingungemoticon-Bingungbingung

Nah, berikut ini akan dituliskan beberapa pertanyaan dari masyarakat mengenai virus corona jenis baru ini. Pertanyaan-pertanyaan ini adalah pertanyaan yang memang sudah sangat sering ditanyakan oleh masyarakat, dan dijawab oleh kutipan dari Bold Sky.

Apakah novel corona virus?
Penggabungan dua kata novel coronavirus ini adalah sebuah sebutan untuk virus corona jenis baru yang memang baru saja ada dan ditemukan pertama kali di kota Wuhan, China. Kenapa bisa disebut novel? Ya, karena virus yang mengerikan ini bisa menyerang tubuh manusia. Kalau untuk 2019 sendiri karena memang awal mula virus corona jenis baru ini muncul pada 31 Desember tahun 2019.  Lalu karena penyebab munculnya virus ini memang belum diketahui dengan jelas maka disebut dengan 2019-nCoV.

Seberapa berbahayanya novel coronavirus?
Untuk seberapa berbahayanya tidak bisa dihitung dengan persenan atau sebagainya, namun akan digambarkan melalui bagaimana gejala dan segala macamnya. Nah, jika kamu merupakan salah satu orang yang terinfeksi virus corona jenis baru ini maka gejala awalnya hanya seperti flu saja, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan demam. Jika memang gejala yang dialami malah semakin parah, maka bisa jadi proses pernapasan sulit, terjadi radang pada paru-paru, sampai bisa menyebabkan kematian.

Siapa saja yang rentan terkena virus corona?
Memang banyak pertanyaan seperti ini, mungkin karena juga banyak berita yang mengabarkan bahwa untuk remaja sulit untuk terkena, kalau orang tua mudah, dan sebagainya. Sebenarnya untuk siapa yang rentan terkena virus corona ini adalah kamu yang memang tida memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat.
Ku rasa, semua orang yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah akan lebih mudah terkena penyakit apapun. Namun, jika kamu memang memiliki riwayat penyakit diabetes dan juga pernah ada gangguan pada pernapasan, maka kamu adalah orang yang lebih mudah untuk terinfeksi virus corona ini dan juga memiliki kemungkinan besar untuk mengalami kematian jika terkena virus ini.

Apakah benar 2019-nCoV ditransmisikan ke manusia melalui hewan?
Untuk pertanyaan ini, sudah banyak peneliti yang meneliti virus ini, dan mereka yakin bahwa kemungkinan besar penyebaran virus corona jenis baru ini memang berasal dari pasar hewan dan seafood di negara China. Pernyataan ini secara tidak langsung menyarankan untuk tidak menyentuh langsung dengan hewan-hewan hidup yang ada di pasar makanan laut atau bisa juga tidak menyentuh hewan sampai memang benar-benar virus ini lenyap.

Bisakah tertular dari binatang piaraan?
Sampai sekarang pun para peneliti belum menemukan bukti yang memang menunjukkan bahwa virus corona yang mematikan ini bisa menularkan virusnya lewat binatang peliharaan seperti anjing, kucing, ataupun binatang peliharaan lainnya yang memang sudah terinfeksi virus corona ini.

Apakah masker bisa melindungi kita dari virus corona?
Badah Kesehatan Dunia atau WHO ini memang sejauh ini sudah menyarankan untuk menggunakan masker supaya jika ada penyakit maka akan membatasi penularan atau penyebaran. Ya memang penggunaan masker ini adalah cara yang efektif untuk membatasi penyebaran maupun tertular virus, tetapi penggunaan masker ini bukan cara yang ampuh sepenuhnya untuk mencegah penyebaran maupun tertular.
Nah, penggunaan masker ini berguna untuk menjaga-jaga jika orang yang sedang bersin ataupun pilek cairannya tidak menyebar atau biasanya menempel di benda-benda yang tidak diketahui, dan kamu pegang benda itu, kemudian kamu tertular. Jika kamu memakai masker, cairan itu tidak akan menyebar kemana-mana.

Jadi, apa langkah pencegahan agar terhindar dari virus corona?
Langkah pencegahan yang terbaik adalah dengan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Hal ini disarankan oleh CDC atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit yang ada di Amerika Serikat. Menjaga kebersihan dan hidup sehat itu dengan cara :
-         Selalu mencuci tangan menggunakan air bersih yang mengalir dan gunakan sabun yang memiliki kandungan antiseptik.
-         Tidak menyentuh sedikit pun orang yang sedang sakit.
-         Jika kamu belum cuci tangan, maka jangan menyentuh mulut, mata, ataupun hidung sekalipun.
-         Bersihkan area disekitar kamu dengan menggunakan disinfektan.
-         Jika kamu sudah periksa ke dokter dan positif terinfeksi virus corona, lebih baik terus di dalam rumah, karena kamu tidak boleh menyebarkan virus, dengan tidak menyentuh anggota keluarga ataupun orang lain. Selain itu, kamu juga harus menutup mulut ketika bersih ataupun batuk yang memungkinkan droplet itu menempel kemana-mana.

Bagaimana mengidentifikasi perbedaan gejala flu biasa dengan virus corona?
Gejala flu dan gejala terinfeksi virus corona yang sama adalah sama-sama batuk, pilek, demam, dan bersin. Hal ini menyebabkan dokter susah untuk mendiagnosis. Walaupun sulit untuk dilakukan diagnosis, tes laboratorium khusus akan bisa mendeteksi adanya virus corona dalam tubuh.

Apakah seseorang sudah pasti terkena virus corona saat menunjukkan gejala flu, meski tidak pernah mengunjungi negara terdampak atau melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi?
Untuk pertanyaan ini, jawabannya adalah tidak pasti terkena virus corona. Orang yang sedang flu tidak bisa dikatakan terkena virus corona. Justru ini cenderung tidak akan terinfeksi, karena memang tidak mendatangi tempat yang terinfeksi dan juga tidak bersentuhan dengan penderita infeksi virus corona itu.
Bahkan, warga negara yang berasal dari negara China yang datang ke negara lain dan juga sedang menderita flu, hasilnya negatif terinfeksi virus corona ketika dicek di laboratorium.



Terapkan hidup sehat dan tetap jaga kebersihan tubuh juga lingkungan ya gengs!!

WASPADA ITU PERLU, TAPI JANGAN PANIQUEEE...

emoticon-Kissemoticon-Jempol

profile-picture
Liambiero memberi reputasi
Setuju dengan pernyataan bahaya virus corona tidak bisa ditentukan dengan persentase kematian kaya kata dokter di tv. Padahal di ilmu dasar medis ada r0 (r-nought) untuk menentukan apakah penyakit bakal jadi pandemi atau gak. Dan corona punya r0 lebih dari 0 yang artinya mengkhawatirkan. Heran apa dokter di tv itu lulusnya nyogok atau mungkin ada agenda lain, sebab itu ilmu dasar dan mereka gak jelasin. Padahal masyarakat harusnya waspada bukan meremehkan.

Kaya flu spanyol tingkat kematiannya rendah cuma 1% menurut penelitian ncbi tapi r0 nya diatas 0 sehingga bisa menginfeksi sepertiga orang di dunia. Korban flu ini mencapai 50 sampai 100 juta orang meskipun mortality ratenya rendah, lebih banyak dari korban perang dunia bahkan kalau jumlahnya digabung. Menariknya flu spanyol ini mirip dengan corona. Sama- sama berasal dari hewan, asal dari china, mortality rate rendah tapi r0 sekitar 1,2 sampai 1,6 yang artinya bisa menyebar dengan sangat luas.

Faktanya Indonesia pernah kena flu spanyol loh. Bahkan kematian mencapai 4 juta orang cuma di pulau Jawa belum tau kalau pulau lain. Dan pulau Jawa menjadi tempat dengan korban terbanyak kedua di dunia setelah India. Kalau mau dikaitkan dengan virus corona, Indonesia harusnya sangat waspada bukan meremehkan karena punya sejarah yang sangat buruk dengan penanganan pandemi dan corona modelnya mirip dengan flu spanyol.
jadi was was ya kalo mau ketempat umum. mana harga masker naik lagi
makasih gan infonyaa bermanfaat banget nih buat anee
harus tetap berhati hati nihh dengan menjaga makanan dan menjaga kebersihan
Semoga kita semua selalu dalam perlindungannya dan dihindarkan dari wabah mengerikan ini emoticon-angel


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di