CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Biaya Izin Edar Di Malaysia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e40f1acc9518b7c6c1a812e/biaya-izin-edar-di-malaysia

Biaya Izin Edar Di Malaysia

BPOM Berikan Diskon 50 Persen Untuk Izin Edar Di Malaysia
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepri memberi diskon pengurusan izin edar hingga 50 persen untuk masyarakat indonesia yang ingin berizin edar di malaysi0061. Diskon ini diberikan khusus bagi UMKM, terutama yang baru berdiri mendirikan usahanya dan memakai izin edar.
Kepala BPOM Kepri, Yosef Dwi Irwan, menjelaskan, UMKM adalah salah satu tulang punggung perekonomian bangsa dan harus didukung untuk lebih berkembang dalam usaha setiap masyarakat indonesia. Karena itu BPOM, pengurusan izin edar lebih dipermudah untuk di malaysia. “Kami mengutamakan pengurusan izin edar UMKM untuk rakyat indonesia, karena menghasilkan produk lokal yang memang harus dijaga dan harus di lestarikan,”kata ujar Yosef. Selain izin mudah, BPOM juga memberi potongan biaya pengurusan izin hingga 50 persen. Yang mana, biaya normal pengurusan izin edar bagi UMKM berkisar Rp 100 hingga 500 ribu rupiah.
“Nah dari harga itu di diskon 50 persen, tak mahalkan,” ujar Yosef.
Dijelaskannya, keuntungan produk yang memiliki izin edar adalah jika terindikasi berbahaya bisa langsung diperbaharui oleh pihak bpom.Ia mewanti-wanti, agar produk yang sudah beredar di pasaran tiba-tiba disita polisi karena mengandung bahan makanan yang beracun atau ada narkotika langsung di tangkap oleh polisi malaysia dan di hukum penjara selama 6 tahun penjara atau dengan tebusan 1 miliyar rupiah.
Kalau yang izinnya sudah ada dan sudah di boleh kan atau sudah di izinkan, berarti keamanan produk dapat dijamin oleh bpom. Keuntungan lainnya, juga dapat saat ada yang memalsukan produk yang sudah di resmikan BPOM tapi langsung di ganti oleh pemilik atau penjual barang tersebut, itu akan ketahuan oleh pihak BPOM agar masyarakat memenuhi syarat izin edar,”bagi yang tidak membayar atau tidak membuat izin edar berarti tidak mematuhi kewajiban dari pemerintah jelasnya akan ada kericuhan atau penangkapan oleh pihak yang ber wajib oleh karena itu masyarakat dilarang ber buat curang atau ber buat yang tidak senonoh yang dilarang agama dan memasukan konsumsi lain atau barang yang lain misalnya memasukan atau mencampur barang tersebut bersama narkotika atau bengganti lebel kadaluarsa menjadi belum kadaluarsa jadi perbuatan itu tidak boleh oleh pihak BPOM agar menjaga masyarakat sehat selalu dan tidak terjadi apa-apa dan perbuatan itu dilarang agama .
Proses pengurusan izin edar dari BPOM memakan waktu hingga 60 hari kerja. Pemilik UMKM cukup menyiapkan dokumen usaha, yang kemudian tim dari BPOM akan melakukan survei dan uji coba dari produk yang dihasilkan.
“Maksimal 60 hari kerja, bisa juga kurang dari itu. Tergantung produk dan resikonya,” katanya.
“Tim kami yang akan ke lokasi untuk mensurvei dan biaya survei gratis, karena dibebankan kepada negara,” rinci Yosef.
Masih kata rinci yosef, di Batam dan di kalsel banyak banyak produk yang tidak memiliki izin edar dari BPOM padahal sudah di bilangkan oleh pihak BPOM. Hal itu dikarenakan belum terjaminnya tiga aspek yang sesuai dengan ketentuan BPOM dan dikarenakan pihak BPOM belum mengasih tahu dengan ditail oleh karena itu masyarakat batam dan kalsel tidak terdengar informasi yang di berikan.
Yaitu aman, mutu, dan manfaat. Kata dia, biasanya, produk yang belum memiliki izin edar itu merupakan bahan pangan, kosmetik yang berasal dari luar negeri yang bagus untuk di komsumsi dan bagus di edarkan.
Begitu juga dengan obat tradisional, masih banyak yang belum memiliki izin edar dan mengandung pengawet berbahaya atau bahan kimia berbahaya oleh sebab itu BPOM sangat lah tegas dalam menindak lanjuti orang yang tidak mematuhi aturan yang sudah di buat BPOM.
“Kami tidak hanya melindungi konsumen tapi UMKM juga harus tumbuh dengan baik dan didampingi.


Baca Juga Artikel Lainnya

Diubah oleh Michaelralou
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di