CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Review Film Pemburu di Manchester Biru: Proses Perjuangan Jurnalis! 
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e403191af7e931cc14028a8/review-film-pemburu-di-manchester-biru-proses-perjuangan-jurnalis

Review Film Pemburu di Manchester Biru: Proses Perjuangan Jurnalis! 

Review Film Pemburu di Manchester Biru: Proses Perjuangan Jurnalis! 

Percaya gak kalian jika sepak bola gak melulu tentang pertandingan, atau momen indah terciptanya goal? Berbeda jauh dari luasnya rumput hijau, film Pemburu di Manchester Biru menceritakan perjuangan kehidupan seorang jurnalis Indonesia, Hanif Thamrin (Adipati Dolken). 

Tak ada pertandingan sengit, rival satu kota antara Manchester United dengan Manchester City. Namun ini kisah di belakang layar perjuangan pemburu berita di kota Manchester. Sesulit apa? Simak review-nya di bawah ini.

1. Cerita bermula saat Hanif lulus kuliah dan merasakan susahnya mencari pekerjaanReview Film Pemburu di Manchester Biru: Proses Perjuangan Jurnalis! 
Cerita bermula dari Hanif (Adipati Dolken) yang baru saja menyelesaikan kuliahnya. Namun dia terlihat kesusahan dalam mencari pekerjaan. Kerja kerasnya bertolak belakang dengan sang sahabat Pringga (Ganindra Bimo) yang sudah terlahir kaya raya.

Saat sudah diterima bekerja sebagai reporter untuk klub sepak bola ternama, Manchester City, berbagai kisah dialami oleh Hanif. Seperti apa dan bagaimana Hanif bertahan? Jawabannya hanya ada di bioskop!

2. Beberapa adegan dirasa terlalu padatReview Film Pemburu di Manchester Biru: Proses Perjuangan Jurnalis! 
Ceritanya oke, meskipun tak semua bisa related dengan pekerjaan Hanif. Namun, seperti kesulitan film lainnya yang diadaptasi dari buku, perbedaan yang mencolok terasa sekali di penonton.

Film adaptasi dari judul yang sama ini, Pemburu di Manchester Biru, terlihat padat dan banyak adegan yang dirasa tidak perlu. Bahkan bisa dibilang jika dihilangkan pun masih oke tidak terlalu berpengaruh dalam cerita. 

3. Pengambilan gambar sesekali membuat pusing penontonReview Film Pemburu di Manchester Biru: Proses Perjuangan Jurnalis! 
Ada hal yang sedikit menganggu saat menyaksikan film ini yakni pengambilan gambar. Ada beberapa adegan yang diambil dengan cara memutar sehingga bagi penonton terasa memusingkan. Apalagi cerita ini sebenarnya lebih banyak bercerita tentang perjuangan hidup seseorang bukan yang bergenre action maupun fantasi.

4. Pelajaran hidup yang menyentuhMeskipun kurang related dengan banyak penonton, akan tetapi Pemburu di Manchester Biru memiliki nilai-nilai yang bisa kamu petik di dalamnya. Mulai dari tumbuh, kecewa, patah hati, kesepian, sendiri, bangkit, lari, diam, hingga rindu semua menyatu dalam film ini. 

Perjuangan Hanif di Manchester City memang bukan hal yang mudah, apalagi dirinya yang hidup sendiri kadang berpikir tak mungkin untuk selalu menyusahkan sahabatnya. Kegagalan yang Hanif rasakan justru menjadi pembelajaran bagi setiap penonton.

5. Alur maju mundur yang ciamikReview Film Pemburu di Manchester Biru: Proses Perjuangan Jurnalis! 
Di setiap adegan yang tanpa jawaban, alur cerita jadi mundur ke belakang. Maju mundur alur dalam film ini justru terasa ciamik, perpindahannya betul-betul halus dan tidak membuat pusing penonton. Melihat film ini bisa-bisa kamu juga ingin jadi reporter di Manchester nih! 

Perjuangan tanpa lelah Hanif inilah yang jadi kunci sukses dirinya untuk belajar bertahan sekalipun sering ingin menyerah. Kamu pun juga bisa seperti dirinya. Mulailah untuk berjuang sesekali, gagal tak apa-apa, karena gagal pun juga pernah dirasakan orang sukses di mana pun berada. Fighting!

Untuk film ini IDN Times memberikan rating 3/5. So, jangan lupa tonton langsung deh di bioskop mulai 6 Februari 2020.


Sumber : https://www.idntimes.com/hype/entert...mpaign=network

---

Manchester is Red emoticon-Bola
3 dari 5...
emoticon-Cape d...


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di