CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Indonesia Butuh Evaluasi gak, sih?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e40298965b24d1d147c0501/indonesia-butuh-evaluasi-gak-sih

Indonesia Butuh Evaluasi gak, sih?

Indonesia Butuh Evaluasi gak, sih?
Di era digital saat ini, apapun yang kamu lakukan itu bisa cepat viral dan menjadi sesuatu yang trending di sosial media. Terlebih jika kamu melakukan hal yang tidak senonoh, hal yang buruk, dan kemudian kamua share atau bagikan di sosial media.

Sebenarnya hal ini sudah terjadi sejak lama sekali. Sejak banyak youtuber melakukan hal yang mungkin tidak baik bagi sebagian netizen, dan kemudian dishare di sosial media.

Dan belum lama ini, kita kembali dihebohkan dengan berita yang sedang hangat-hangatnya. Yakni berita soal

Pengemudi Mobil, Mencekik dan Dorong Polisi ketika Hendak di Tilang.

Berikut saya coba sertakan video nya, yang sempat viral di platform Twitter. (btw sorry, saya lupa me-retweet video asli nya, jadi baru dapat via twiternya mas Joko Anwar)








Di video yang dibagikan dan diretweet oleh mas Joko Anwar, terlihat ada seorang pengendara mobil yang merasa kesal ketika hendak ditilang oleh polisi di Tol Angke 2, Jakarta Barat.

Tentunya, video ini mengundang banyak banget kecaman dari para netizen kita tercinta.

And you know what? Ujung nya berakhir seperti ini


Indonesia Butuh Evaluasi gak, sih?sumber gambar faiz blog

Nah,lihat sendiri kan gimana kalau sudah sembarangan bertindak tanpa berfikir panjang? Tentunya hal ini gak cuma bikin malu pelaku. Melainkan juga membuat harga dirinya ikut menjadi rendah akibat terlalu bar-bar dan juga seenaknya.


Dari sini kita sadar, kita tau, kalau siklus yang berlaku di Indonesia itu standar banget! Cuma sekedar
Quote:


Atau bisa juga

Quote:



Adapun Evaluasi yang bisa gua sarankan di era digital saat ini tuh sederhana sih ya.


Quote:



Simple nya tuh gini ya. Sosial media itu seperti pedang bermata dua. Yang mana kamu bisa menjadikan Sosial Media sebagai media untukmu mendapatkan sesuatu yang baik, atau membuat sosial media menjadi sesuatu yang menyerangmu balik.

Kesimpulan
Evaluasi sebenarnya bisa dimulai dari sebuah langkah sederhana, seperti memulai evaluasi sederhana dari diri sendiri terlebih dahulu. Sebab, mengubah cara berfikir manusia banyak, bukanlah hal yang mudah. Tapi, semoga kita semua bisa menjadi pribadi yang bijak, dalam menggunakan Sosial Media. Cheers!


profile-picture
profile-picture
profile-picture
ariebetadine dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh aizcaster
Halaman 1 dari 5
kalo sekarang mah tindakan yg diutamain, urusan berpikir rasional ntar dulu. giliran udah viral, baru deh mikir/nyesel
profile-picture
ganjabang memberi reputasi
Quote:


Nah bener ini
Yang butuh evaluasi sepertinya warganya dulu 😂
Quote:


Warga/masyarakat, kan masuk dalem kategori Kita Indonesia wkwkw
salah satu program yang ane tunggu dari Pak Jokowi itu revolusi mental emoticon-Sorry

sayang eksekusinya kayak kurang maksimal.. kalopun udah dijalankan dampaknya gak terasa masif, padahal pemerintahan udah jalan 5 tahun lebih
profile-picture
ganjabang memberi reputasi
Lihat 1 balasan
rubah diri sendiri dulu. kemudian lingkup keluarga. udah ini yg paling bener
profile-picture
localfutures memberi reputasi
Quote:


Btw udh ane tulis di kesimpulan gan

Kesimpulan
Evaluasi sebenarnya bisa dimulai dari sebuah langkah sederhana, seperti memulai evaluasi sederhana dari diri sendiri terlebih dahulu. Sebab, mengubah cara berfikir manusia banyak, bukanlah hal yang mudah. Tapi, semoga kita semua bisa menjadi pribadi yang bijak, dalam menggunakan Sosial Media. Cheers!

Pribadi yang bijak : yes! Its start from ourself.
butuh pengurangan populasi, biar sejahtera
Lihat 3 balasan
Balasan post 3770372
Quote:


Lah, serem juga emoticon-Ngakak
Quote:


KB, jgn beranak mulu
Apalagi yg miskin2 noh, anaknya bnyk
bener banget sih, lagi marak maraknya sekarang macem itu
Kaya udah jadi kebiasaan aja gitu orang orang pengen viral pake pola yang sama ,ujung ujungnya minta maaf nangis nangis
Entah itu maaf beneran atau maaf palsu, atau maaf formalitas (dalam artian dia berhasil pansos) emoticon-Cape d...

So, bener yang ditulis ts di kesimpulan ,mari kita benahi diri yang berawal dari diri sendiri emoticon-Jempol
Evaluasi penting dilakukan agar ke depan bisa semakin top, dan tidak terjadi hal-hal yang negatif. Tapi memang dunia itu isinya ya demikian, maka merupakan hal yang terjadi begitu saja.
Quote:


Nah, ntu die.. harus nya si bisa belajar dari kasus yang udah udah lah ya
Quote:


Nah! Sepaham kita gan emoticon-Cendol Gan
gini nih kalao otak cumak di pakai pajangan




kaya boleh goblok jangan
Quote:


Harus ada efek jera sih, jangan gampang dimaapin kalo dah minta maaf selesai gitu aja, karna pasti diulangin lagi emoticon-Ngakak
Yang saya sayangkan, tidak sedikit yang sudah sarjanah / S1 tetapi jiwa masih labil. Tapi mau gmn lagi, rata2 test hanya untuk kemampuan akademisi, Sementara test tingkat kedewasaan masih sulit.

Jauhkan pisau dari balita.
profile-picture
kaiserwalzer memberi reputasi
Quote:

jan galak galak om emoticon-Ngakak

Quote:

Itu dia sih, kalau kata temen ane "takol, ntar kebiasaan" emoticon-Ngakak

Quote:

Sungguh pesan singkat yang bermakna, "jauhkan pisau dari balita" emoticon-Ngakak
Quote:


Orang kek gitu kalau ga di kerasin ga bakalan jera bray
Lihat 1 balasan
Balasan post indra.blora
Quote:


Maksudnya, kalau mau galakin, jangan sendirian! ajak ajak, ane ngikut emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di