CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
ALL IN ONE (Edukasi + Signal Forex yang BERKUALITAS)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3feabbc8208429497dd231/all-in-one-edukasi--signal-forex-yang-berkualitas

ALL IN ONE (Edukasi + Signal Forex yang BERKUALITAS)

Thread ini dibuat oleh saya sendiri, tidak dipungut biaya apapun.
Tujuannya adalah meng-edukasi para Trader dari Virus-virus (Scam, MoneyGame, Fix Profit, Easy Money, dll).

Channel Telegram saya untuk Signal :
Free Signal berkualitas

Untuk edukasi, saya akan post di Thread ini setiap harinya.
Diubah oleh alemagicwandfx

Jatuh Cinta kepada Indikator

Pertama kali saya trading, saya langsung jatuh cinta kepada indikator.

Ketika saya menemukan dan mempelajari indikator, saya langsung mencari dan memburu indikator berikutnya yang berujung dalam pencarian yang tidak pernah berakhir dan menjadi kebingungan.

Anda pasti mengerti tentang hal yang saya alami dong ya kan.

Dalam edukasi hari ini, saya akan menjelaskan kenapa saya trading tanpa menggunakan indikator (yang menurut saya adalah sampah), dan hanya menggunakan "Naked Chart".
Anda juga bisa belajar dari saya dan menggunakannya sebagai strategi trading anda sendiri.

Kebanyakan pemula menjadi terjebak dengan indikator, expert advisors, sistem robot dan lainnya untuk waktu yang lama karena mindset yang mereka tanamkan.
Mereka suka dan ingin menjadi kaya dengan cepat dan gampang, sehingga mereka terus mencari dan mencari yang namanya "Holy Grail" untuk menjadi jawaban dari semua masalah trading.

Sampai saat ini, dan di saat ini ada ratusan ribu trader pemula yang di forum forex, menjelajah dan mencari sistem ajaib, robot ajaib, ataupun indikator ajaib.
Sering dibutuhkan banyak pengorbanan (margin call, bangkrut, stress, depresi) sebelum trader tersebut menyadari bahwa "Holy Grail" itu memang ada, tapi bukan seperti yang mereka pikirkan.

Holy Grail / Kunci sukses di dunia trading bukanlah sebuah indikator, ataupun sebuah robot (yang dibuat berdasarkan indikator) yang begitu anda pakai langsung membuat anda menjadi jutawan dalam 1 malam.
Namun, Kunci sukses adalah Belajar trading sehingga anda bisa sukses dalam jangka panjang, dan menghasilkan uang di pasar dengan menggunakan keunggulan probabilitas yang tidak akan pernah berhenti begitu kondisi market berubah.



Apakah Anda harus memakai Indikator / Robot? Atau Naked Chart (Price Action)?

Keunggulan dari indikator, expert advisor, ataupun robot dan sejenisnya adalah trader mencari sesuatu yang bukan diri mereka sendiri, untuk membuat trading plan, entry, kemudian stoploss dan takeprofit.
Maksud saya adalah, mereka sering kali ingin berusaha menghilangkan beban psikologis dari pundak mereka.

Bukannya mengambil tanggung jawab atas keputusan sendiri dan belajar bagaimana merelakan "Lose" dengan benar, malahan mereka belajar cara bersembunyi di balik hal-hal lain atau menggunakan indikator sehingga mereka dapat menyalahkan indikator jika ada hal-hal yang tidak diinginkan.

Jika tradingnya menghasilkan uang, mereka akan mengatakan kepada diri sendiri "Good job Robot, saya sudah memilih Robot yang benar". Tetapi jika tradingnya margin call, mereka akan menyalahkan Robotnya.

Indikator menyebabkan Kebingungan.

Masalah yang dihadapi ketika pertama kali trading dan menggunakan indikator adalah bahwa indikator tidak membantu untuk "menunjukkan" situasi apapun.
Malahan indikator menambahkan kebingungan dan ketika mereka semakin bingung dengan suatu indikator, semakin mereka pikir bahwa mereka membutuhkan indikator yang lainnya.

Lalu pertanyaan ini akan muncul di benak mereka ketika mereka menang 1 posisi dengan menggunakan indikator.
"Jika satu indikator membantu saya memilih buy atau sell, maka yang lain pasti lebih baik. Dan yang lain setelah itu, dan yang lain dan yang lain. Sampai Chartnya seperti ini

ALL IN ONE (Edukasi + Signal Forex yang BERKUALITAS)

Price Action sudah digunakan pada tahun 1800an oleh orang Jepang yang bernama H. Munehisa.
Saat ini juga banyak digunakan oleh trader profesional.

Price action itu adalah teknik analisa candle mentah, dan tidak menggunakan indikator, sehingga Chartnya bersih.

Banyak Trader yang gagal menyadari bahwa indikator yang digunakan dalam tradingnya mereka itu dibuat dari data harga lama, sehingga menjadi "Lagging Indikator".
Sedangkan, Price Action trading mengambil harga Live untuk trading.

Lebih jelasnya, Price Action adalah Skill untuk membaca grafik dan mengambil posisi di chart apapun, di timeframe apapun, di market apapun, tanpa menggunakan indikator apapun.

Istilah dasarnya, Price Action dapat memberikan informasi yang jelas pada grafik, tentang apa yang dilakukan pair tersebut dalam jangka waktu tertentu.

Harga yang bergerak dalam grafik secara Live adalah faktor yang paling penting, dan kita membutuhkan chart yang bersih, supaya kita dapat menganalisa dengan benar.



Jadi bagaimana memakai Price Action untuk mendapatkan profit secara konsisten?

Ada beberapa checklist yang harus anda ketahui sebelum memasang entry :
1. Apakah ada fake breakout?
2. Apakah uptrend atau downtrend?
3. Apakah sedang ranging, atau choppy?
4. Apakah saat ini harga berada di Major Support atau Major Resistance?
5. Apakah ada konfirmasi candlestick yang menunjukkan tanda-tanda pembalikan harga?

Dengan candlestick mentah di grafik, kita dapat menentukan area supply dan demand yang penting.
Kita juga dapat mengidentifikasi kapan harga akan break, atau balik arah. Dan dari semua informasi tersebut, kita dapat menggunakannya untuk menghasilkan profit.

Saya hanya menggunakan 3 tipe candlesticks sebagai konfirmasi entry
1. Pinbar
2. Inside Bar
3. Engulfing

Jadi saya akan bahas dulu yang nomor 1 yaitu Pinbar.

Pinbar yang masuk ke kategori "kualitas bagus" adalah
- Shadow / Wick minimal 2x panjangnya daripada body. Lebih panjang lebih bagus
- Harus benar-benar ketara jelasnya
- terbentuk di area penting seperti support, resistance, supply, demand.
- tidak boleh di tengah-tengah grafik


ALL IN ONE (Edukasi + Signal Forex yang BERKUALITAS)

Tidak semua pinbar itu "sama".
Kita tetap harus menggunakan konfirmasi lainnya untuk memutuskan apakah kita akan entry atau tidak.
Pinbar yang paling Bagus adalah ketika terbentuk di Support atau resistance.

ALL IN ONE (Edukasi + Signal Forex yang BERKUALITAS)

Jadi apa saja konfirmasi lainnya yang harus dipakai untuk mendapatkan probabilitas tinggi dalam suatu posisi?

Harga dalam grafik selalu memberitahu kita sesuatu, contohnya Trend.

Entry yang paling bagus itu selalu ditemukan ketika kita trade mengikuti trend.
Profit yang dapat kita capai juga semakin besar, karena kita mengikuti trend.

Nah untuk melihat trend bagaimana?

Trading Trend dengan Price Action

Pernahkan anda mendengar istilah "The trend is your friend, until it bends."

Biasanya, saya selalu merekomendasikan trader pemula untuk selalu trade mengikuti trend.

Tapi masalahnya, banyak yang selalu mengambil posisi counter trend, yaitu berlawanan dengan trend.

Alasan dari trader yang suka melawan trend, dikarenakan 2 hal berikut :
1. Mereka tidak mengetahui cara menentukan trend
2. Mereka sangat suka mencari top dan bottom / reversal (pembalikan arah)

Pertama, anda harus mengetahui dulu anda ingin menganalisa di timeframe berapa.
Setiap timeframe itu beda-beda trend nya.
Jika D1 uptrend, belum tentu H4 dan H1 juga sedang uptrend.

Setiap timeframe yang berbeda, maka analisanya juga harus berbeda, dan dipisahkan. Contohnya, jika anda trade di H4, maka ikuti trend yang ada di H4 dan jangan ikuti trendnya M15 atau W1. Ini sangatlah penting. Setiap timeframe memiliki trendnya masing-masing.


Jadi, bagaimana untuk menentukan trend?
Trend yang paling bagus untuk diikuti adalah trend yang kuat dan sangat ketara jelasnya.

Simple saja, jika harga selalu bergerak dan membentuk Higher High, maka itu adalah Uptrend.
dan jika harga selalu membentuk Lower Low, maka itu adalah downtrend.

Ada beberapa cara lagi untuk menentukan trend
1. Cara objektif, memakai Moving Average.
Contohnya, pakai 8 EMA dan 21 EMA. Jika 8 EMA cross 21 EMA keatas, maka disebut uptrend, dan sebaliknya
2. Cara subjektif, memakai trendline, dan support / resistance breakout

Masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihannya.
Kekurangan dari moving average adalah ketika harga sudah bergerak turun kencang, moving average barusan crossing ke bawah dan kita sudah ketinggalan peluang sell. Ini namanya indicator lagging.
Kelebihannya adalah anda akan selalu trade seperti robot, dan objektif. Jika cross keatas, berarti cuma cari buy. Jika cross kebawah, maka cari sell.

Sedangkan untuk cara subjektif, dimana cara yang paling ampuh jika anda sudah menguasai teknik trendline, support / resistance, adalah cara yang memiliki probabilitas jauh lebih besar untuk menghasilkan profit.
Kekurangan dari cara ini adalah jika anda masih belum menguasai teknik menggambar trendline, atau support resistance, maka analisa anda menjadi salah.
Kelebihannya adalah, anda akan lebih cepat mengidentifikasi perubahan trend.
profile-picture
lontefx memberi reputasi
Luh lagi Luh lagi bolak balik ae price action sami mawon wong mc an
profile-picture
alemagicwandfx memberi reputasi

Support dan Resistance

1 hal yang paling penting dulu, bahwa support dan resistance bukanlah sebuah titik harga, melainkan adalah sebuah area.
Support dan Resistance sangat penting, karena banyak institusi ataupun trader lain juga menggunakannya.
Dan area ini juga bisa dibilang sebagai saudaranya supply dan demand.

Walaupun support dan resistance tidak selalu bertahan, tapi seringkali mereka menjadi level penting dan dapat kita gunakan sebagai entry yang sangat menguntungkan.
Di support dan resistance penting inilah yang jika kita gabungkan dengan trend, maka kita sudah mendapatkan sebuah peluang entry dengan probabilitas tinggi.

Jadi untuk mendapatkan peluang seperti itu, maka kita harus gambar area support dan resistance dulu, lalu ketika harga bergerak ke area tersebut, kita tunggu konfirmasi candlestick, lalu kita entry.

ALL IN ONE (Edukasi + Signal Forex yang BERKUALITAS)

Dibawah ini adalah Fake Breakout

ALL IN ONE (Edukasi + Signal Forex yang BERKUALITAS)

Semua fake breakout yang terjadi wajib berada di area penting seperti support dan resistance

-------------------------------------------------------


Jadi, saya sudah informasikan tentang break dan retest, kemudian entry.
Nah sekarang, saya akan jelaskan tentang "Bagaimana entry yang baik ketika harga sudah break resistance / support"

Posisi entry anda sangat berdampak dalam menentukan apakah anda akan profit , atau rugi.

Menggunakan Konfirmasi Candlestick
Ada banyak konfirmasi yang kuat, namun dari semuanya yang paling populer adalah PINBAR.
Pinbar ini bisa menjadi konfirmasi terkuat jika diaplikasikan dengan benar.
Sayang sekali, banyak juga yang menggunakan pinbar ini dengan cara yang salah, sehingga mengurangi probabilitas keuntungan dalam market.

Jadi Pinbar yang masuk kategori versi ALE adalah pinbar yang sudah selesai close terbentuk dan candle selanjutnya break High atau Low dari Pinbar tersebut.
Dilarang untuk mengambil entry ketika Pinbar masih dalam pembentukan / candle belum selesai close.

Ingat, harga tidak selalu jalan satu arah.
Seringkali membutuhkan waktu untuk mendorong harga dan bergerak sesuai yang kita mau.

Jadi, saya selalu menggunakan Pending Order , daripada Market Execution.
Posisi yang terbaik adalah posisi yang berada di harga "murah" dan menunggu untuk dijemput.
Sebagian trader profesional yang saya kenal selalu menggunakan Pending Order, karena dengan hal ini mereka tidak perlu duduk di komputer seharian.

Ada 4 kategori Pending Order yang umum yaitu Buy Limit, Sell Limit, Buy Stop, dan Sell stop.
Buy Limit dan Sell Limit digunakan untuk menjemput harga di area yang kita mau (Harga murah)

Buy Stop dan Sell Stop bisa digunakan untuk entry pada saat ada konfirmasi pinbar.
Contoh penggunaan Buy Stop : jika ada Pinbar terbentuk di support, dan kita ingin entry pada saat harga menembus Highnya Pinbar tersebut, maka kita bisa pasang buy stop beberapa pips diatas Highnya Pinbar

ALL IN ONE (Edukasi + Signal Forex yang BERKUALITAS)
Ini contoh Pinbar setelah harga breakout melewati support

ALL IN ONE (Edukasi + Signal Forex yang BERKUALITAS)
Kemudian ini yang terjadi setelahnya


ALL IN ONE (Edukasi + Signal Forex yang BERKUALITAS)
Ini adalah contoh Pinbar yang jelek.
1. Tidak berada di area penting
2. Harga tidak melewati Low dari Pinbar tersebut
ALL IN ONE (Edukasi + Signal Forex yang BERKUALITAS)

TradingView Link

Flip Zone H4
Golden Drop H4
Downtrend MTF

NZDUSD
Sell limit 0.64500
SL 0.64650
TP 0.64350 (Safe)
TP 0.64050 (Final)

RR 1:3
Risk 1%

Risk and Reward

Sekarang, kita sudah tau cara untuk entry di market dengan strategi ini,
Nah, untuk sukses di dunia forex tidak cukup hanya dengan strategi saja, namun harus tau cara perhitungan Risk dan Reward

Cara menghitung Lotsize juga paling sering diabaikan oleh trader pemula.
padahal ini adalah salah satu kunci kesuksesan di dunia trading.

Contoh perhitungan Lotsize :
Misalnya Balance 10000 USD
Kita ingin entry XAUUSD di 1500,00
Stoploss di 1495,00 (50 pips)

Kemudian kita harus hitung berapa banyak yang ingin diresikokan dalam setiap posisi.
Saya memakai risk (resiko) 1% , berarti resikonya adalah 100 USD.

Karena setiap harga bergerak 10 pips dengan 1 lot seharga 100USD , maka untuk 50 pips harus dibagi 5, dari 1 lot menjadi 0.2 lot

Jika bingung dengan perhitungan ini, tenang saja ada banyak kalkulator otomatis yang bisa anda pakai dan temukan di Google.

Tadi sudah ada Entry, sudah ada Risk (Stoploss), sekarang mau TakeProfit (Reward) bagaimana?

Market tidak peduli terhadap anda, stoploss anda, ataupun take profit anda.
Market hanya peduli dengan supply dan demand dan karena supply demand, market bisa bergerak ataupun ganti arah.

Jadi, take profit selalu berada di resistance / supply jika kita buy.
Dan di support / demand jika kita sell.

Fakta Unik :

Kenapa disebut Pin bar?
Kepanjangan dari Pin bar adalah Pinocchio Bar, karena pinbar itu trik dari market untuk membohongi para trader dan sering kali terjadi , contohnya Fake Breakout


Jadi , saya ulang kembali ya

Pinbar yang masuk kategori High Probability dan berkualitas bagus adalah :

- Shadow / Wick minimal 2x panjangnya daripada body. Lebih panjang lebih bagus
- Harus benar-benar ketara jelasnya
- terbentuk di area penting seperti support, resistance, supply, demand.
- tidak boleh di tengah-tengah grafik


Pinbar

1. Pinbar digunakan sebagai konfirmasi entry ketika terbentuk di area support / resistance
2. Stoploss selalu di paling bawah candle pinbar (untuk Buy) , dan di paling atas candle pinbar (untuk Sell)
3. Pinbar harus terbentuk dengan jelas, tidak di tengah-tengah harga, namun berada di paling atas atau paling bawah dan sejajar dengan area resistance / support
4. Pakai Buy Stop tepat di High nya Pinbar jika terbentuk di support , dan Sell Stop tepat di Low nya Pinbar jika terbentuk di resistance
5. Take Profit selalu di area penting yaitu support / resistance berikutnya
6. Pinbar yang lebih besar bentuknya dan lebih panjang memiliki kualitas lebih bagus




GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di