CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Berburu Bawang Putih dan Cabai Merah Murah, Warga Rela Antre
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3f90a8b840885b99047bc1/berburu-bawang-putih-dan-cabai-merah-murah-warga-rela-antre

Berburu Bawang Putih dan Cabai Merah Murah, Warga Rela Antre

Reporter: 
Adam Prireza

Editor: 
Dwi Arjanto

Minggu, 9 Februari 2020 10:54 WIB

Berburu Bawang Putih dan Cabai Merah Murah, Warga Rela Antre
Antrean warga yang berburu cabai merah dan bawang putih di salah satu tenda Toko Tani Indonesia Center, Jalan Ragunan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Ahad, 9 Februari 2020. Tempo/Adam Prireza

TEMPO.COJakarta -Antrean warga memburu bawang putih dan cabai terlihat mengular di tenda PT Food Station Tjipinang Jaya yang didirikan di halaman Toko Tani Indonesia Center, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Ahad, 9 Februari 2020.
Tenda tersebut menyediakan bawang putih, cabai merah, dan cabai setan dengan harga yang jauh di bawah pasar.


Salah satu warga yang ikut mengantre, Rina, mengatakan kalau ia rela mengantre lantaran harga cabai merah dan bawang putih yang sudah sangat tinggi di pasaran.
Di tenda Food Station, ia dapat membeli cabai merah dan cabai setan masing-masing Rp 35 ribu per kilogram dan bawang putih Rp 30 ribu per kilogram. “Namanya juga emak-emak. Pasti nyari yang murah karena di pasar mahal banget,” ujad warga Pasar Minggu itu. Tiga warga lain yang Tempo tanyai mengungkap alasan serupa.

Selain di tenda tersebut, di dalam gedung TTIC juga terdapat gerai Food Station yang menjual cabai dan bawang putih dengan harga murah.


Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi di lokasi mengatakan pihaknya masih memiliki stok yang cukup untuk komodiras pangan tersebut. “Food station sendiri masih punya 1000 ton. Jadi kita sekarang tinggal keluarkan saja stok yang kita punya,” tutur dia.

Harga kedua komoditas tersebut kini melambung mencapai Rp 70 ribu untuk bawang putih dan cabai rawit merah Rp 70-90 ribu. Pemerintah DKI Jakarta bersama Kementerian Pertanian pun telah menggelar operasi di puluhan pasar di Ibukota.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Darjamuni menuturkan operasi pasar bakal dilakukan di 22 pasar yang dikelola Perusahaan Umum Daerah Pasar Jaya. Adapun bawang putih yang dijual merupakan stok milik PT Food Station Tjipinang Jaya.


Darjamuni mengatakan, operasi pasar ini diharapkan dapat menstabilkan harga bawang putih dan cabai rawit di pasar eceran. Ia mengatakan harga bawang putih meningkat karena impor komoditas tersebut dihentikan dari Cina imbas mewabahnya virus Corona di Wuhan.

Akibatnya, stok bawang putih menjadi langka hingga menyebabkan lonjakan harga. Sementara, harga cabai melonjak karena faktor cuaca. Kemarau panjang pada 2019 menyebabkan sentra penghasil cabai mengalami penundaan masa musim tanam.


ADAM PRIREZA | IMAM HAMDI


https://metro.tempo.co/read/1305267/...e/full&view=ok

Ebong kok ngak tahu ya cabe sama baik meroket emoticon-Salaman
kdh miris banget liat kondisi negeri ini, mudahnya org buang rezeki tp menjerit rezeki ga ada. krn harga jatuh, hasil panen dibuang begitu aja. tau2 mau dapetin makanan malah rela antri bahkan ada yg sampe berantem. belum dpt kerjaan mati2an cari kerja, pas dpt kerja malah disia-siakan, bahkan ada yg sok berkuasa, diem2 mangkir lirik perusahaan lain cm krn bosen kerja.
profile-picture
profile-picture
otonggelem dan Po0po0 memberi reputasi
Kalo bwg putih wajar, food station emang importir sendiri , itu jg stok barang mereka sendri yg modal murah, klo rawit merah? Ga beli harga pasaran dijual ke jabar, jatim ama petani, yg ada petani senang ada yg pasti membeli rawit merahny, n pasti tetep di harga tinggu, namun dijual ama food station dijual murah, namun cm brapa ton sanggupnya mereka bs monopoli beli cabe ke petani? Ujung2nya cm operasi pasar yg dijual murah, abis operasi pasar normal mahal lg harga rawit merah, toh emang barangnya yg ga ada

Bukan kyk bawang putih, barangnya distock jd mahal ketakutan kehabisan brg ga bs impor
profile-picture
profile-picture
mows dan Po0po0 memberi reputasi
Ya kegiatan yang bagus lah, Pemprov DKI Jakarta hari ini juga ini gelar operasi cabai-bawang di beberapa pasar
Diubah oleh 54m5u4d183
Ya kan China lg ada Corona kan impornya dari sono
Gimana ya caranya Bawang dan Cabai kita bisa swasembada dan berdikari ?
Anak mudanya jarang yg mau beralih ke industri pertanian.
Diubah oleh mows
Lihat 2 balasan
Apa2 mahal jaman rezim pdip
Balasan post mows
Quote:


waktu ane tinggal di bandung kebenaran ane punya halaman sekitar 300mtr An.. Ane tanamin itu tanah sama sayur2an dan cabe.. Hasil dari tanah 300mtran itu bisa buat tetangga 1 RT, tetangga ane bebas mau ambil cabe, malah ane juga kasih2kan sayuran juga. Kalau bawang putih memang cocok nya tumbuh di iklim subtropis, nggak cocok di Indonesia. Sampai detik ini ane suka aneh kalau dengar cabe mahal dan pada ngeluh, padahal tinggal tanam sendiri hasil nya lebih sehat
profile-picture
mows memberi reputasi
Diubah oleh otonggelem
Balasan post mows
he eh apalagi sekarang sudah ada hidroponik yang terjangkau dan hemat tempat (bisa disusun bertingkat)
profile-picture
otonggelem memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di