CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Bisnis /
Cara Menangani Kompetitor Bisnis di Bidang Startup
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3ec3da65b24d734d2b5563/cara-menangani-kompetitor-bisnis-di-bidang-startup

Cara Menangani Kompetitor Bisnis di Bidang Startup

Paul Graham mendefinisikan startup sebagai sebuah perusahaan yang didesain untuk berkembang dengan cepat. Meskipun baru dirilis dan memanfaatkan teknologi tidak langsung menjadikan perusahaan sebagai sebuah startup. Hal yang paling utama dari startup adalah perkembangannya. Meskipun begitu, banyak yang mengkategorikan perusahaan yang baru merintis, mencari pasar, dan bergelut dalam mengembangkan bisnisnya sebagai sebuah startup. Startup juga sering diasosiasikan dengan teknologi, website, dan internet.


Perkembangan startupdi Indonesia tergolong sangat cepat dan menjanjikan.  Banyak pendiri startup bermunculan setiap tahun, bahkan setiap bulannya. Bekraf.go.id pada tahun 2018 mencatat sedikitnya ada 992 startup lokal di Indonesia. Rata-rata startup di Indonesia bergerak di bidang:

1.     Pembuat game

2.     Aplikasi pendidikan

3.     E-commerce dan informasi

4.     Lainnya

Tidak semua startupakan langsung mendapatkan pasar yang besar di Indonesia, bahkan banyak dari startup yang baru saja dirintis mengalami kegagalan. Ada banyak faktor yang melatarbelakangi kegagalan-kegagalan startup tersebut, diantaranya adalah:

1.     Tidak berhasil menarik minat pasar

2.     Kekurangan dana/inverstor

3.     Persaingan yang ketat

4.     Rendahnya kualitas produk yang ditawarkan

5.     Minimnya sistem pengelolaan keuangan

6.     Pemilihan waktu yang salah

Banyaknya kompetitor merupakan salah satu momok bagi perusahaan startup. Mereka yang memiliki banyak saingan, harus melakukan usaha ekstra untuk menarik minat konsumen. Dalam kasus ini, kami akan mengambil contoh sebuah perusahaan startupyang baru dirintis pada Agustus 2019 lalu, yaitu HaloJasa.com dalam menangani kompetitor bisnisnya. HaloJasa.com bergerak di bidang layanan jasa on demand seperti cleaning service, perawatan dan perbaikan mobil dan motor, perbaikan AC, dan pijat refleksi. Berikut ini cara HaloJasa.com menangani kompetitornya:

1.     Mengidentifikasi Pesaing

HaloJasa.com melakukan identifikasi pesaing dengan membedakan para pesaing yang menawarkan jenis layanan yang sama dan mereka yang menawarkan layanan yang hampir mirip. Dengan begitu, HaloJasa.com bisa menentukan langkah-langkah untuk menanganinya.

 

2.     Memberi Jaminan Mutu Tenaga Kerja

Bidang pelayanan jasa sangat dekat dengan konsumen karena itulah menjaga mutu tenaga kerja dan profesionalitas mereka merupakan hal yang diutamakan oleh HaloJasa.com. Mengedepankan kepuasan pelanggan dengan menyediakan tenaga kerja berpengalaman adalah salah satu upaya untuk merebut pasar. Pelanggan yang puas kebanyakan akan kembali menggunakan jasa yang sama karena itulah, HaloJasa.com juga memfasilitasi tenaga kerjanya yang berlum berpengalaman dengan pelatihan bersertifikasi. Semua hal ini dilakukan demi memberikan kepuasan dan kenyamanan kepada pelanggan.

 

3.     Harga yang Kompetitif

Selain mutu tenaga kerja, harga adalah hal yang membuat konsumen menaruh minatnya pada sebuah layanan jasa on demand. Dengan menyediakan tenaga kerja bermutu dengan harga terjangkau, HaloJasa.com menjadikannya acuan dalam bersaing dengan kompetitornya.

 

4.     Strategi Pemasaran

Akan percuma apabila sebuah perusahaan memiliki tenaga kerja bermutu dan harga yang kompetitif, tapi kalah dari segi promosi. HaloJasa.com berusaha memperkenalkan layanannya agar akrab di telinga masyarakat dengan cara aktif membuat konten-konten bermutu dan kreatif di website-nya sehingga dapat langsung berinteraksi dengan pelanggan maupun calon pelanggan. Selain itu, tampilan websiteyang unik dan menarik juga merupakan hal yang tak luput menjadi pertimbangan HaloJasa.com.

Keempat hal tersebut merupakan cara HaloJasa.com dalam menangani kompetitornya. Bisnis adalah sebuah kompetisi. Bagi perusahaan startup, bersaing di bidang yang sama dengan ratusan bahkan ribuan pelaku bisnis lainnya bukanlah hal yang mudah. Namun, kompetisi tersebut juga bisa meningkatkan inovasi, fokus, dan kegigihan sehingga kedepannya berbagai macam perusahaan startup di Indonesia dapat menjadi semakin baik lagi.



Referensi:
www.HaloJasa.com
https://www.startupgrind.com/blog/ho...rtup-business/
https://medium.com/swlh/the-top-10-r...l-ab3196d70568
profile-picture
HalalBintihalal memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di