CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Usai Ikut Deradikalisasi, Pasutri WNI Malah Jadi Bomber ISIS di Filipina
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3e9a77b840882baa3ee9fd/usai-ikut-deradikalisasi-pasutri-wni-malah-jadi-bomber-isis-di-filipina

Usai Ikut Deradikalisasi, Pasutri WNI Malah Jadi Bomber ISIS di Filipina

Usai Ikut Deradikalisasi, Pasutri WNI Malah Jadi Bomber ISIS di Filipina
Ruille Zeke dan Ulfa, suami istri WNI kombatan ISIS siap jadi pengantin setelah ikut deradikalisasi (Screenshot Youtube BBC News Indonesia)

Suara.com - Keberadaan pasangan suami istri pengebom bunuh diri ISIS asal Indonesia, Ruille Zeke dan Ulfa masih samar.

Padahal, keduanya sempat menjalani program deradikalisasi pascadideportasi ke Tanah Air.

Belakangan, pasangan ini diketahui meninggalkan Indonesia lagi dan menuju Filipina untuk dilatih ISIS.

Koresponden Timur Tengah BBC , Quentin Sommerville melakukan penelusuran mencari jejak Ruille Zeke dan Ulfa dari Turki, Indonesia hingga Filipina.

Laporan Sommerville ini disampaikan dalam video yang diunggah ke kanal YouTube BBC News Indonesia , Kamis (6/2/2020).

"Suami istri pengebom bunuh diri, Ruille Zeke dan Ulfa bersembunyi di sini (Turki) selama beberapa bulan, setelah mereka gagal masuk ke Suriah," kata Quentin.

"Tapi halangan itu tidak menyurutkan niat kedua orang ini. Mereka gagal menjadi martir di Suriah sebagai gantinya, mereka mencoba di wilayah yang lebih dekat ke negara asal," imbuhnya.

Setelah rumah perlindungan mereka di Turki dirazia, Ruille Zeke dan Ulfa dikembalikan ke Indonesia.

Selama di Tanah Air, keduanya menjalani program deradikalisasi. Namun setelah program itu berakhir, Ruille dan Ulfa pergi ke Malaysia, di mana mereka kembali terkoneksi dengan ISIS.

Konselor pusat rehabilitasi Handyani untuk program deradikalisasi di Indonesia, Sri Musfiah sempat membina Ruille dan Ulfa.

Ia bahkan menyebut pasangan suami istri ini cukup kooperatif selama mengikuti program.

"Cukup kaget kami ada informasi seperti itu. Kami dihubungi melalui WhatsApp bahwa beliau berdua itu melakukan bom bunuh diri. Jadi tidak menyangka karena di sini sudah cukup baik, cukup kooperatif bahkan dari yang lain," ucap Musfiah.

Musfiah tidak bisa menjamin mantan kombatan yang sudah mengikuti program deradikalisasi bisa sepenuhnya bersih dan tidak melakukan aksi teror kembali.

"Kami tidak bisa menjamin," jawab Musfiah kepada Quentin.

Reporter BBC kemudian menemui mantan ekstremis, Sofyan Tsauri yang juga mengenal Ruille dan Ulfa saat di pusat rehabilitasi.

Sofyan menolak wacana membawa pulang kembali warga negara Indonesia (WNI ) pendukung ISIS ke tanah air.

"Menurut saya, itu berisiko dan harus dipikir ulang dan saya termasuk yang tidak setuju kalau mereka masuk ke Indonesia," kata Sofyan.

Menurut Sofyan, membawa kembali pendukung ISIS ke Indonesia akan menjadi masalah sebab mereka termasuk orang-orang yang tidak bisa dipercaya.

Sofyan menuturkan, terdapat beberapa tempat favorit bagi kalangan jihadis setelah kematian pemimpin ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi.

"Pertama adalah memang Filipina untuk kawasan Asia Tenggara, yang kedua mereka juga mulai membuka front dan jalur untuk ke Afghanistan atau disebut dengan Khorasan dan itu seperti ada pembiaran," ungkapnya.

Belakangan, Ruille dan Ulfa kabarnya melanjutkan perjalanan ke Filipina untuk menjalankan perintah ISIS.

Menurut penjelasan BBC, keduanya berada di sebuah pulau kecil bernama Sulu di Mindanao. Wilayah itu dikenal dengan Region Otonomi Muslim Mindanao yang berbatasan dengan Kalimantan.

"Kesulitan yang mereka hadapi saat berada di Turki semakin memperkuat komitmen kepada ISIS," kata Quentin.

"Hutan-hutan lebat yang tidak terawasi di Mindanao, di selatan Filipina adalah tujuan Ruille dan Ulfa selanjutnya. Di sinilah mereka menjadi martir dan pembunuh massal," imbuhnya.


https://www.suara.com/news/2020/02/0...is-di-filipina

profile-picture
profile-picture
profile-picture
orgbekasi67 dan 4 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
Inilah bukti suksesnya deradikalisasi.
emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Exorcizm dan 2 lainnya memberi reputasi
mulangin eks-ISIS cuma bawa masalah aja, sama aja simpen bom waktu... emoticon-Cape deeehh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
general.maximus dan 3 lainnya memberi reputasi
Noh contohnya


Gitu ngotot mau pulangin isis kemari !


emoticon-fuck lah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Exorcizm dan 7 lainnya memberi reputasi
Udah beberapa kali kejadian seperti ini termasuk didalam negara Indonesia,ISIS cuma ngaku tobat,begitu ada celah langsung meledak,tapi masih banyak yang pengen mereka pulang kemari,nanti kalo udah beneran pulang kemari dan suatu saat meledak,mereka ga mau disalahkan,kan anjing!!emoticon-Nohope


Bat@!
profile-picture
profile-picture
wikipedea dan jmbdrontok memberi reputasi
Makanya siapkan SDM yang bener² mumpuni kalau Pemerintah mau menjalankan deradikalisasi dengan baik, dan tetap dimonitor dengan ketat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Demi mendapatkan pesta seks d surga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
panzerkafwagen dan 2 lainnya memberi reputasi
mending biarin aja membusuk di Suriah
daripada dikasih ijin pulang abis itu kumat terus meledak di sini kan malah berabeemoticon-Leh Uga
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Diubah oleh ruuki
Sebaiknya pemerintah gak usah ngurusin penghianat bangsa biarkan mereka mati di sana dan jangan kasih kesempatan mereka kembali ke Indonesia
profile-picture
profile-picture
hantumasam dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Anaknya aja yg dipulangkan.
Yg belum 12 thn mgkn
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Yg mederadikslisasi kalo bisa jangan cuma saudara seiman. Undang pastor, biksu ngasih tausiyah juga undang para liberal, trans, cewek yg dandan menor dll

Nah perhatiin dah wajah2 mereka, yg gelisah kepanasan dipastikan masih terjangkit virus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
reix.reix dan 4 lainnya memberi reputasi
Balasan post 54m5u4d183
Quote:


jangan cuma kebijakan kalau sdh terjadi, deradikalisasi.

Harus ada kebijakan preventif, faktor2 penyebab radikalisme jg harus ditangani.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pertotperbaik dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Bold, sepakat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pertotperbaik dan 2 lainnya memberi reputasi
Emang nyatanya semua bomber Extremist itu mantan narapidana kasus terorisme.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
makanya...
ideologi itu gak bs di netralisir.
cara satu2nya ya dihabisin emoticon-Mad

spt halnya PKI th 65.
abisin emoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ATR42 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lu punya kemampuan deradikalisasi ?. . Artinya lu udh punya pendidikan yg top . . .

Bisa deradikalisasi artinya tuh kadrun bisa sembuh . .
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Balasan post 54m5u4d183
Quote:


Klo bwrhubungan keyakinan akan nikmatnya surga

Bakalan susah di lakukan deradikalisasi

Krn sdh menyangkut keyakinan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ATR42 dan 2 lainnya memberi reputasi
otak tidak bisa diinstall ulang.

sekali kena ideologi itu bakal melekat selamanya.
profile-picture
profile-picture
ATR42 dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Quote:


Deradikalisasi memang ngak mudah, semua butuh proses, usaha yang luar biasa
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Balasan post eddy03
Quote:


Klo menyangkut keyakinan bakalan susah

Apalagi iming iming wild card masuk surga lewat jihad bunuh diri
profile-picture
profile-picture
ATR42 dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Kabar baik : Meleduknya diluar negeri
Kabar buruk : Deradikalisasi gagal
The option left : Kasi makan daging babi
profile-picture
profile-picture
slider88 dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di