CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
DKI Jakarta 'Belajar' Penanganan Banjir di Semarang : Normalisasi & Beli Pompa Besar!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3e3a19b41d306f404b67d8/dki-jakarta-belajar-penanganan-banjir-di-semarang--normalisasi-amp-beli-pompa-besar

DKI Jakarta 'Belajar' Penanganan Banjir di Semarang : Normalisasi & Beli Pompa Besar!

Semarang - 

Komisi D DPRD DKI Jakarta menyambangi kantor Wali Kota Semarang. Mereka 'belajar' soal penanganan banjir hingga soal sampah. Apa saja yang dipelajari?

Ketua Komisi D DPRD Jakarta Ida Mahmudah mengatakan pihaknya cukup kagum dengan pencapaian Kota Semarang yang bisa mengurangi banjir dengan anggaran yang kecil jika dibanding dengan Jakarta.

"Perlu jadi contoh, tidak perlu anggaran besar tapi pengurangan banjir signifikan, dari 40 sekian persen (area berpotensi banjir) tinggal) 14 persen, luar biasa," kata Ida usai pertemuan dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Jumat (7/2/2020).

Baca juga:Menteri PUPR Cek Rumah Pompa Sringin Semarang, Ini Temuannya

Menurut Ida, berbagai hal turut dibahas di antaranya penertiban PKL, pariwisata, dan penataan kabel komunikasi dengan sistem ducting.

"Ini buat contoh untuk pembahasan anggaran 2021, banyak hal yang akan dicontoh," jelas Ida.

Ia menyebutkan, Jakarta tidak memiliki anggaran khusus untuk penanganan banjir. Namun, dinas yang menangani sumber daya air Jakarta memiliki anggaran hampir Rp 3 triliun untuk banyak hal.

"Secara khusus tidak dianggarkan, di dinas SDA ada hampir Rp 3 triliun untuk pembebasan lahan, pembuatan waduk, pembersihan kali, dan sebagainya," ujarnya.

Tonton video Kemayoran Banjir, Bocah-bocah Tangkap Biawak di Jalanan:

Ida menuturkan Hendi, sapaan karib Hendrar Prihadi, juga berbagi tips untuk menangani banjir. Salah satunya dengan pompa berjumlah 48 unit. Jumlah pompa ini berbeda jauh dengan Jakarta yang memiliki sekitar 470 pompa namun kapasitasnya kecil.

"Sistem memompa airnya di sini (Semarang) masing-masing 1.000 (liter/detik), kami di sana (Jakarta) hanya 250, kapasitas terlalu kecil, di sini butuh 5 pompa untuk 5.000 liter. Ini jadi contoh luar biasa, kita ada 400 sekian pompa, ada yang sudah tua dan muda (usia pompanya)," jelas Ida.

Banyak tips yang bakal dibawa rombongan DPRD Jakarta ini saat kembali ke Ibu Kota. Namun, soal penanganannya Ida mengembalikan ke pemimpin untuk mengeksekusinya.


"Kembali kepada si penguasanya mau atau tidak, itu saja. Keinginan memperbaiki harus ada, semangat Semarang semoga bisa dibawa ke Jakarta," tegasnya.

Baca juga:Ada Genangan di Jalur Pantura Semarang, Laju Kendaraan Melambat

Sementara itu, Hendi menyebut dari data tahun 2010, area berpotensi banjir di Kota Semarang mencapai 41 persen. Dengan upaya normalisasi dan sebagainya di era Pak Ganjar, pada tahun 2019 tinggal 13,7 persen.

"Kalau potret banjir di Semarang, 2010 area banjir sampai 41 persen, hampir separuh berpotensi banjir kalau hujan atau rob. Dengan normalisasi, tutup muara sungai, pasang pompa, kesadaran masyarakat bersihkan lingkungan, bangun embung di atas, dan polder di bawah, pada 2019 tinggal 13,7 persen," ujarnya.

"Memang belum sempurna, tapi kita mengarah ke sana," lanjut Hendi.


Sumur
https://m.detik.com/news/berita-jawa...arang?single=1


Yg apbd 100 triliun Diajari oleh yg apbd nya 6 triliun wkwk gk tau malu lu nus!!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
crockoaches dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh anus.buswedan
Halaman 1 dari 2
Belajar dr banyak tempat bakal sia sia ...

Klo pihak pemprov nya msh ngotot naturalisasi dan menangkap air pakai lubang kecil


Bisa jadi bakal diajak debat krn melanggar sunatulloh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gojira48 dan 2 lainnya memberi reputasi
ya baguslah yang dilakukan Komisi D DPRD DKI JKT
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
terus semangat belajar ya...
emoticon-Big Grin
FIX yaaa...!!!

jadi sekarang HARUS di pompa....^^^^
Bener

Semarang jaman gw masih kuliah th 2010 an banjir nya lebih parah drpd Jekardah

Daerah kaligawe,
Gak hujan banjir rob
Hujan banjir gede, motor kelelep.

Sekarang udh gak pernah banjir, paling tergenang gak sampai mata kaki, itu jg sebentar.

Jakarta yg anggaran nya jauh lebih besar harusnya bisa(?)

emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
esaka.kedua dan 2 lainnya memberi reputasi
siap dibeli kan toa yg lebih besar emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
syahali dan Sinkhole memberi reputasi
Pdahal jekerdah isinya org2 pinter. Tp faktanya skg org yg beneran pinter mikir kalah dg yg pinter bacot.
profile-picture
ATR42 memberi reputasi
Kok malah dprd nya yg ke sono?
Lihat 1 balasan
DKI Jakarta 'Belajar' Penanganan Banjir di Semarang : Normalisasi & Beli Pompa Besar!


emoticon-Sundul Up
wan jemboed emoticon-Wkwkwkemoticon-Leh Uga
Mending sistem sewa aja
Lebih murah+ga mikirin mainteneance lagi kalo jadi satu sama kontrak sewanya
profile-picture
ATR42 memberi reputasi
beliiiii emoticon-Wakaka
Terus soal teknologi canggih untuk banjir bernama TOA itu gimana sob ? emoticon-Bingung
DKI Jakarta 'Belajar' Penanganan Banjir di Semarang : Normalisasi & Beli Pompa Besar!
profile-picture
profile-picture
gikogaza dan crockoaches memberi reputasi
ga jadi di tangkap dan dimasukkan ke tanah???????
di jakarta mah sudah luar biasahh...
banjir justru dianggep rejeki buat para pemuja nyaaaaaahhhh...
profile-picture
profile-picture
ciptawan dan vegasigitp memberi reputasi
Malu2in jakarta aja wan abud ni wkwkwk
nunggu tanggul laut smg-dmk
bgus nahan rob...

Semarang aja belum bebas dari banjir, ngapain studi banding coba emoticon-Leh Uga

coba studi bandingnya sama gubernur sebelumnya, kak sukses tuh ngatasin banjir






kalo mau emoticon-Ngacir
Lihat 1 balasan
liverpool aja dengan pemain yang sekarang kalau managernya gabener sih kayaknya di zona degradasi.
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di