CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
(Cerita Silat) Legenda Pedang Naga Emas
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3e36a5af7e933af9182210/cerita-silat-legenda-pedang-naga-emas

(Cerita Silat) Legenda Pedang Naga Emas

Prolog

(Cerita Silat) Legenda Pedang Naga Emas


Aku termenung di dalam kamar, entah sudah berapa banyak buku cerita silat seperti Wiro Sableng hingga Si Buta dari Goa Hantu kusikat, mataku seakan tak pernah lelah untuk membaca cerita silat yang penuh dengan makna.

Aku ingin sekali menjadi tokoh utama dalam cerita yang kubaca, tapi mana mungkin jangankan berkelahi untuk membunuh semut pun rasanya tak tega.

Andai saja aku bisa silat. Aku hanya bisa berangan-angan sambil melihat langit-langit kamar. Di dinding kamar terpajang sebilah pedang peninggalan kakekku, katanya pedang itu adalah pemberian turun temurun keluarga.

Pedang itu tak bernama, hanya saja pedang itu berwarna emas dengan gagangnya berukiran seekor naga dengan mutiara tepat di mata sang naga membuat pedang itu terasa sangat mewah. Bentuknya pun agak sedikit melengkung dan bercabang dua di ujungnya, sebuah pedang indah yang memang sangat kusuka.

Kulihat jam dinding yang berdetak sudah hampir menunjukkan pukul 6 pagi, saatnya kembali bersekolah menuntut ilmu untuk masa depan nanti. Setelah mempersiapkan perlengkapan yang biasa aku bawa sekolah, aku pun segera keluar kamar dan berpamitan pada ibu.

"Bu... aku berangkat dulu.... "

"Iya,Sakti, Hati-hati, ini Ibu lagi di dapur."

Aku segera mengambil sepeda kesayangan, dan segera mengayuhnya hingga tepat berada di gedung sekolah.

Terlihat ada keramaian, dua atribut berbeda saling serang. Aku kembali mengayuh sepeda arah pulang, hingga di tengah jalan dihadang oleh beberapa siswa dari sekolah musuh bebuyutan sekolahku.

"Turun, Lo!" ujar seseorang yang paling besar di antara yang lain.

"I-iya, Bang, " ucapku terbata

"Udah, hajar aja" teriak siswa yang lain

"Bughh! daghh! Krakk! "

Habislah aku jadi samsak hidup oleh mereka, dari arah belakang, depan, samping semua kena hajar.

Lalu sekawanan siswa itu pun lari setelah melihatku tak banyak bergerak, entah seluruh tubuhku terasa tak mampu di gerakkan. Untung saja ada beberapa warga melintas yang membantuku dan memberikan segelas minum, aku pikir sudah mati ternyata tubuhku masih bisa di gerakkan walaupun lemah.

Setelah cukup beristirahat, dan berterima kasih kepada yang sudah menolongku, aku pun kembali mengayuh sepeda untuk segera pulang dengan sisa-sisa tenaga yang kumilki sembari menahan nyeri.

"Bu ... aku pulang. "

"Sakti." Ibu kaget melihat tubuhku penuh luka lebam.

Lalu tiba-tiba pandanganku gelap dan semua cahaya pun sirna.

#########

INDEX


Part 1

Part 2

Part 3

Part 4

profile-picture
profile-picture
profile-picture
kuyza.os dan 9 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
Halaman 1 dari 3
wah seru kayaknya
profile-picture
sempakloreng memberi reputasi
wihhh om punk bkin cerita sfth, coba dilanjutkan om, subscribe dlu omemoticon-Jempolemoticon-Imlek
profile-picture
sempakloreng memberi reputasi
Akhirnya jadi juga. Horeyyyy ....

Beidewei elipsis, tanda baca masih ada yang salah, Bang. serangan -ku nya juga banyak.
profile-picture
sempakloreng memberi reputasi
nenda dulu ya bang ...
profile-picture
sempakloreng memberi reputasi
Quote:


Iya lg nyoba2 ahh

Quote:


Iseng inih...

Quote:


Ok mkasih kakak.. πŸ‘Œminta krisannya... yg mna aj ya maaf gaptek

Quote:


Monggo sambil ngupi nendanya...
profile-picture
profile-picture
sempakloreng dan siloh memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
lanjutken gan πŸ˜ŽπŸ‘πŸ‘πŸ‘
profile-picture
sempakloreng memberi reputasi
Quote:


Siappp ditunggu ya
profile-picture
sempakloreng memberi reputasi
Jadi pengen bikin cersil juga emoticon-Malu
Apalah daya, nulis tak sampai emoticon-Big Grin
profile-picture
sempakloreng memberi reputasi
ane pun lagi ngebayangin jadi pendekar pemburu bulu ketek emoticon-Betty
profile-picture
sempakloreng memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Nulis lah kak...

Quote:


Anjirrr emoticon-Leh Uga
profile-picture
sempakloreng memberi reputasi
Semangat gan.
Ini kisah silat kekinian kan?
Atau kembali ke jaman dahulu?
profile-picture
sempakloreng memberi reputasi
Quote:


Tetep zaman jadul... 🀭🀭 silat klasik
profile-picture
sempakloreng memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
Part 1

(Cerita Silat) Legenda Pedang Naga Emas

Mataku menerawang menatap langit-langit yang familiar, nampaknya aku sudah berada di kamar. Mataku sudah kembali pulih penglihatanku tidak gelap seperti tadi, namun sakit dan nyeri masih menyelimuti seluruh badan.

Aku melihat kearah dinding, tepatnya arah dimana letak pedang yang kukagumi itu berada di sisi belakang kamar. Terlihat pedang itu seperti sangat berkilau dari biasanya. Ada tarikan ghaib layaknya sebuah magnet yang seakan memanggilku untuk memegangnya. Entah ada perasaan apa, hingga seluruh tubuhku seakan ingin bergerak untuk memegang pedang tersebut. Dalam sekejap saja aku sudah berada di depan pedang itu, antara sadar dan tidak aku pun langsung memegang pedang itu, terasa ada energi yang terpancar dari pedang yang kilaunya makin terang. Aku menahan energi yang sangat besar, seperti api yang membara yang membuat tubuhku menggigil.

"Panas." itu yang kurasakan, lalu aku melepaskan pedang itu. Jariku pun tergores, darah mengalir dan menetes tepat di gagang pedang tersebut. Hal yang aneh pun terjadi darah itu seperti terhisap masuk ke dalam gagang yang berbentuk naga tepat di mulutnya.

Lalu, pedang itu kembali bersinar dan semakin terang hingga menyilaukan mata. Aku pun terduduk di kasur lalu terdengar suara seperti ledakkan.

"Boommm...."

Pandanganku nanar, aku kini berada di balai yang terbuat dari kayu. Keanehan terjadi di sekelilingku kamar yang kutempati kini sudah berbeda semuanya terbuat dari kayu. Ada beberapa kendi diatas meja kayu yang terbuat dari tembikar, dan juga gelas yang terbuat dari bahan yang sama. Lalu pedang itu, ia pun menghilang entah dimana.

Tubuhku kini tak merasa sakit lagi seperti tadi, bahkan cenderung aku merasa lebih kuat. Aku bingung apa yang terjadi, dimanakah diriku? Apa aku di surga, entahlah banyak pertanyaan di dalam benakku. Namun belum selesai aku berfikir, ada suara dari luar bangunan ini.

"Sakti." seseorang memanggil dari luar.

"Iya." sahutku, kemudian aku berjalan ke depan dari bangunan yang terbuat dari kayu ini.

Di depanku, ada sosok wanita cantik jelita ia berpakaian biru namun bukan wanita biasa ia seperti sosok pendekar yang kubaca dalam cerita silat.

"Maaf, Bunda siapa?" Ujarku.

"Kamu masih hilang ingatan Sakti, tadi kata Kakang Panca dirimu sudah kembali. Kupikir kamu sudah ingat semuanya!"

"Tidak Bunda, aku bingung" seraya menatap dirinya yang mulai mendekatiku.

"Ya sudah, ayukk masuk."

Aku pun mengekor di belakang sosok wanita berbaju biru tersebut, lalu kami berdua duduk di balai bambu yang cukup panjang.


##########

Bersambung.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kuyza.os dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
Tandain dolo om capunk , nanti kalo udah banyak cerita nya baru bacaemoticon-Ngakak (S)
Quote:


Monggo silahkan... β˜•
kayaknya seru nih....
ninggal janji sik
Quote:


ya yaa yaaa....he
awalnya mirip anak naga, nyasar ke masa lalu nih
Quote:


Monggo om...

Quote:


Tak sangka mirip anak manis 🀭🀭 mksih gan dah mampir
Ninggalin jejak dulu...

emoticon-Tai. emoticon-Ngacir
Halaman 1 dari 3


GDP Network
Beritagar β€’ Bolalob β€’ Garasi β€’ Historia β€’ IESPL β€’ Kincir β€’ Kurio β€’ Opini β€’ Womantalk
Β© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di