CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Naas, Usia Para Burung Menjadi Lebih Pendek Akibat Kebisingan Kota
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3e144d018e0d7ec637b584/naas-usia-para-burung-menjadi-lebih-pendek-akibat-kebisingan-kota

Naas, Usia Para Burung Menjadi Lebih Pendek Akibat Kebisingan Kota


Nationalgeographic.co.id - 
Dalam beberapa tahun belakangan, polusi suara masuk dalam salah satu isu penting kesehatan dunia. Bahkan di Eropa, tinggi atau rendahnya polusi suara, telah menjadi salah satu parameter kualitas hidup penduduk. Dampak yang ditimbulkan polusi suara juga tampak jelas. Tidak sedikit manusia yang merasakan stres karena kebisingan.

Namun bukan hanya manusia saja yang merasakan dampak dari polusi suara. Hal yang sama juga turut dirasakan oleh para burung. Bahkan, bukan hanya stres saja yang dirasakan. Menurut penelitian, polusi suara ternyata dapat memperpendek usia burung.

Para peneliti di Max Planck Institute dan North Dakota University menyelidiki mengenai dampak kebisingan lalu lintas pada gen telomer burung zebra finch. Telomer adalah gen yang terletak pada ujung kromosom yang bertugas melindungi gen dari kerusakan.
Dalam penelitiannya, tiga jenis burung yang berbeda kemudian dijadikan subjek dengan total 263 burung. Mereka membandingkan panjang telomere pada 21 hingga 120 hari setelah burung-burung menetas. Sedangkan kebisingan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari rekaman yang mirip dengan kebisingan kota, seperti kebisingan lalu lintas.
Tidak hanya itu, para peneliti juga mengumpulkan sampel darah setiap anak burung untuk mengukur panjang telomere dan tingkat kehilangan telomere mereka.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa zebra finch yang terpapar kebisingan lalu lintas memiliki telomere yang lebih pendek. 

"Studi kami menunjukkan bahwa kebisingan perkotaan, polusi cahaya, atau polusi kimia, berkaitan dengan peningkatan kehilangan telomere dan mungkin berkontribusi pada penuaan pada burung zebra finch,” ungkap peneliti, Dr Adriana Dorado-Correa.

Penuaan pada burung dijelaskan oleh peneliti sebagai akibat dari stres perkotaan. Meskipun burung tampaknya berhasil beradaptasi dalam kebisingan, tetapi hasil penelitian secara jelas memperlihatkan bahwa mereka benar-benar menua lebih cepat.
Dari hasil yang didapatkan, peneliti menegaskan betapa pentingnya untuk mempertimbangkan tahap-tahap perkembangan burung ketika berhadapan dengan urbanisasi. Perkembangan yang disebabkan ulah manusia tersebut ternyata secara tidak sadar berakibat pada perubahan habitat.
Lebih lanjut, peneliti menjelaskan bahwa dalam jangka waktu 18 hingga 120 hari setelah menetas merupakan periode kritis bagi burung zebra finch. Periode waktu tersebut merupakan usia dimana mereka akan banyak terpengaruh oleh kebisingan.
Selain itu, pada waktu yang sama mereka juga mulai untuk belajar berkicau. Dengan kata lain, dari 18 hingga 120 hari, burung zebra finch berada di tahap yang membuatnya lebih sensitif terhadap suara. 

https://nationalgeographic.grid.id/r...kota?page=all

burung pun merupakan makhluk hidup ciptaanNYA
umur mereka bukan di perpendek oleh bencana alam

tapi di perpendek oleh manusia

sungguh bencana bagi alam semesta

emoticon-Frown
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Naas, Usia Para Burung Menjadi Lebih Pendek Akibat Kebisingan Kota

Apa iyee ? emoticon-Ngakak
memprihatinken
Fix, ini salah Anies Baswedan lagi

emoticon-Nyepi Nasibmu Nis.
sekilas ane baca burung orang yg makin pendek... emoticon-Wakaka
Pantes "burung" saya gk pernah hidup lama ketika "oho-oho" di tempat dgn tingkat kebisingan yg sgt tinggi.
Gantian. Biasanya burung yang pada ngebacot. Rasain, tuh emoticon-Ngakak
di indo parah... jam 3 pagi udah bising adu gensi..
Yang penting burung dalam celana aman emoticon-Blue Guy Smile (S)




















































emoticon-raining
Beberapa burung berevolusi .. misalnya burung gagak dan merpati bisa tinggal dan berkembang biak di perkotaan (asalkan tidak ditembak para alay).
jangan2 burung cowok juga bisa lebih pendek kalo bininya bising
emoticon-Bingung
Burung maho ni


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di