CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Inspirasi /
Yuk, Lebih Baik Memberi Dukungan daripada Membandingkan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3df4c4c8393a47e31c8bff/yuk-lebih-baik-memberi-dukungan-daripada-membandingkan

Yuk, Lebih Baik Memberi Dukungan daripada Membandingkan

Yuk, Lebih Baik Memberi Dukungan daripada Membandingkan

Selamat pagi kaskuser dan pembaca setia akun Katakhoi. Jangan lupa awali hari ini dengan mengucap syukur lebih dulu. Siapa tahu setelah diawali dengan syukur lalu setelahnya terbitlah harapan dan semangat baru.

Jika membahas tentang membandingkan, di dunia ini tidak sedikit orang-orang yang suka membanding-bandingkan. Membandingkan dirinya dengan orang lain, membandingkan anaknya dengan anak yang lain, membandingkan kekasihnya dengan kekasih orang lain, membandingkan orang tuanya dengan orang tua yang lain, dan masih banyak lagi perihal perbandingan yang sebenarnya tidak dibutuhkan dalam hidup ini.


Tahukah kamu, saat seseorang mulai membandingkan sesuatu dengan sesuatu lainnya, saat itu juga rasa syukur telah mati dalam hatinya. Ia tidak bersyukur akan apa yang menjadi miliknya dan tentunya ia ingin miliknya bisa menyerupai milik orang lain yang diinginkannya.

Ketahuilah, ada sesuatu yang jauh lebih baik daripada harus membandingkan-bandingkan. Ya, itu adalah mendukung. Mendukung yang kamu miliki hari ini hingga pada akhirnya menjadi sesuatu yang mungkin kamu inginkan sekarang. Semuanya butuh waktu untuk berubah, maka dari itu mari kita bantu dengan dukungan, bukan dengan cara membanding-bandingkan.

Yuk, Lebih Baik Memberi Dukungan daripada Membandingkan

Jadi, yuk simak penjelasan di bawah ini tentang 5 alasan mengapa mendukung lebih baik daripada membandingkan.

1. Tidak ada manusia yang suka dibanding-bandingkan

Yuk, Lebih Baik Memberi Dukungan daripada Membandingkan

Saat kamu membandingkan seseorang dengan orang lain, coba kamu bayangkan jika dirimu berada di posisi itu. Apalagi jika dibandingkan dengan sesuatu yang mungkin menurut sebagian orang itu jauh lebih baik, tetapi ketahuilah, yang menurutmu baik tidak selamanya baik juga menurut semua orang. Apakah kamu pernah memikirkan perasaan seseorang saat mereka dibanding-bandingkan? Di dunia ini tidak akan ada manusia yang suka dibanding-bandingkan, kecuali mereka yang dibandingkan adalah mereka yang memiliki posisi paling atas saat dibandingkan.


2. Membandingkan ternyata perlahan akan membunuh mental seseorang

Yuk, Lebih Baik Memberi Dukungan daripada Membandingkan

Perhatikan lebih dalam tentang hal ini! Untuk orang tua yang suka membandingkan anaknya dengan anak orang lain, ketahuilah tanpa kalian sadari, hal itu perlahan atau lambat laun akan membunuh mental anakmu. Sehingga yang dilakukan oleh kebanyakan anak-anak yang dibandingkan bukan malah ingin semakin baik, tetapi mereka akan merasa jika orang tuanya tidak pernah memiliki rasa bangga terhadap dirinya.

Maka dari itu, cobalah dari sekarang ubah hal tidak baik tersebut. Ketahuilah, mendukung segala apa yang dimiliki dan segala apa yang menjadi ciri dari anakmu adalah hadiah terbesar dari orang tua kepada anaknya. Dan tanpa kalian sadari, itu adalah salah satu bukti cinta orang tua kepada anaknya.

3. Saat kamu mendukung seseorang, saat itu juga harapan baru terlahir dalam dirinya

Yuk, Lebih Baik Memberi Dukungan daripada Membandingkan

Hal-hal positif akan selalu berbalik dan berakhir dengan positif juga. Ketika kamu mendukung dirimu sendiri ataupun mendukung orang lain, tidak bisa dipungkiri bahwa setelah itu akan muncul semangat dan harapan baru untuk kembali memulainya atau untuk tetap melanjutkannya.


Mendukung itu artinya memberi kekuatan baru agar seseorang yang diberi dukungan oleh kita kembali dengan semangat barunya. Jadi, sebarlah kebaikanmu dengan cara lebih mengedepankan memberi dukungan daripada membanding-bandingkan.

4. Kebanyakan saat seseorang dibandingkan ia akan merasa dirinya terasingkan

Yuk, Lebih Baik Memberi Dukungan daripada Membandingkan

Tentu. Tentu saja. Orang-orang yang dibanding-bandingkan akan merasa terasingkan sebab tidak sedikit dari mereka yang menganggap bahwa dirinya tidak lagi diinginkan saat orang-orang terdekatnya mulai membandingkannya dengan orang lain. Dan setelah merasa terasingkan, biasanya seseorang akan lebih menutup dirinya dari orang-orang sekitarnya. Yang lebih parah adalah jika orang-orang yang dibandingkan itu merasa dirinya tak lagi berharga dan pada akhirnya kehilangan semangat dan harapan untuk kembali melanjutkan kehidupan.


5. Mendukung seseorang sama saja memberi kebahagiaan baru

Yuk, Lebih Baik Memberi Dukungan daripada Membandingkan

Kebahagiaan tidak hanya dibagi melalui pemberian materi, tawa, dan canda. Tetapi kebahagiaan juga dibagi melalui ucapan. Ucapanmu untuk mendukung dirimu sendiri atau mendukung orang lain, tanpa kamu sadari itu memberikan kebahagiaan tersendiri bagi mereka yang diberi dukungan. Percayalah, setiap manusia menyukai kelembutan dan kasih sayang. Dan memberi dukungan kepada seseorang adalah bentuk dari kasih sayang. Hingga setelah itu terbitlah kebahagiaan baru untuk orang-orang yang membutuhkan dukungan tersebut.

Nah, itulah 5 alasan mengapa memberi dukungan jauh lebih baik daripada membanding-bandingkan. Semoga kamu bukan salah satu orang yang suka membanding-bandingkan ya.


Narasi: murni imajinasi sendiri
Sumber gambar: google
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 10 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Selamat membaca. Semoga bermanfaat. ❤
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan embunsuci memberi reputasi
setuju sis.
ane juga benci dibanding-bandingkan
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan Katakhoi memberi reputasi
Quote:


Memang gak akan pernah ada manusia yang suka dibanding-bandingkan. Sakit rasanya. emoticon-Sorryemoticon-Sorry
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan evihan92 memberi reputasi
Quote:


Semoga makin banyak yang sadar untuk tidak membanding-bandingkan siapapun
profile-picture
profile-picture
Katakhoi dan embunsuci memberi reputasi
Nomer dua setuju banget, Sis
profile-picture
Katakhoi memberi reputasi
Diubah oleh embunsuci
bner sis
gak ada yg mau dibanding - bandingkan.
sukanya disanding - sandingkan sama yg bagus2 emoticon-Leh Uga
profile-picture
Katakhoi memberi reputasi
Proses membandingkan itu pasti terjadi, kalau orangnya rasional.

Namun karena itu merupakan proses ..., maka ...

Agar proses itu tidak membawa akibat negatif, ada baiknya itu arahnya kepada diri sendiri. Cuma itupun ... masih dilekati pula dengan sifat negatif. Dimana ketika kita mendapati diri kita ini ternyata kurang dalam segala hal, itu membuat kita merasa rendah diri, dan biasanya memang kemudian dekat sekali dengan si stress dan si depresi. Dalam hati kemudian merasa menjadi orang paling tidak berguna di dunia ini, dan kemudian final actionnya biasanya adalah ... (menggerakkan jari menyilang di leher).

Lha, tapi ... pada momen ketika si stress dan si depresi itu datang bertamu ke hati kita, ada baiknya kita kemudian pergi jalan-jalan bersama. Jangan ke mall atau tempat-tempat yang berbau mewah, atau hura-hura lainnya, begitu pula tempat dimana banyak pasangan bermesraan. Kalau pergi ke tempat-tempat itu, nantinya seperti kita 'nraktir makan si stress dan si depresi itu. Walau pada awalnya mungkin karena ramai, senang, beban pikiran sempat terlupakan untuk ... beberapa saat. Itu sebetulnya boleh dibilang sama, dengan yang dilakukan oleh mereka yang menggunakan miras atau narkoba sebagai tempat pelarian.

Sebaliknya ..., kalau ingin pergi jalan-jalan ... Pergilah ke rumah sakit (bukan untuk check up atau konsultasi masalah kondisi jiwa yah), sekedar melihat para pasien yang ada disana. Pergilah ke panti asuhan-yatim piatu, coba bercandalah dengan penghuninya disana.
Kalau cowok, mungkin bisa pergi ke area slum yang ada dikotanya. Amati apa saja yang terjadi disana. Dimana itu semua mungkin dapat akan menetralisir rasa negatif yang sedang dirasakan.

profile-picture
Katakhoi memberi reputasi
Quote:


Ngeri memang efek dari dibanding-bandingkan itu, bisa sampai membunuh mental. emoticon-Sorry
profile-picture
embunsuci memberi reputasi
Quote:


Aamiiin. Dan jika suatu hari nanti itu terjadi sama diri kita, semoga selalu dikuatkan. emoticon-Peluk
profile-picture
evihan92 memberi reputasi
Quote:


Nah, kalau disandingkan saya juga mau, apalagi sama yang bagus. emoticon-Wakakaemoticon-Ngakak
Quote:


Nah, ide bagus. Dan benar juga. Memang terkadang rasa stres, depresi, lelah itu hanya butuh waktu, dan waktu kita harus dimanfaatkan untuk setidaknya sedikit mengurangi stres dan depresi itu. Jangan malah dibiarkan, nanti efeknya akan semakin berkepanjangan dan bahaya banget sih kalau sampe dibiarkan. emoticon-Sorry
Lihat 1 balasan
Quote:


Aamiin emoticon-Peluk
profile-picture
Katakhoi memberi reputasi
Balasan post Katakhoi
Susahnya itu kalau kita bukan termasuk dalam tipe orang yang bisa berleha-leha di kesehariannya. Dan bukan karena kita terlahir sebagai individu dengan type itu, tapi karena situasi dan kondisi yang memaksa untuk itu. Otomatis, waktu yang diperlukan untuk proses "penyembuhan" itu menjadi kecil sekali ketersediaannya.
Hingga yang terjadi adalah proses penumpukan stress dan depresi secara berkepanjangan. Kalau udah sampai pada titik jenuhnya, itu dapat diibaratkan seperti memasuki medan ranjau atau bisa juga medan perang. Ada saja hal yang kita lihat-dengar-temui, yang kemudian dapat memicu timbulnya tindakan final action itu.
profile-picture
Katakhoi memberi reputasi
Quote:


Wah, kalau sudah gitu bahaya banget. Larinya biasanya ke kesehatan yang terganggu, sampai pada akhirnya nanti seseorang dengan type seperti itu akan sadar sendiri bahwa sepadat apa pun kegiatannya, kehidupannya yang tenang dan nyaman akan menjadi nomoe satu atau lebih diprioritaskan. Memang mungkin seseorang harus dikasih dulu pahitnya biar bisa merasakan dan lebih menghargai sekecil apa pum rasa manisnya kehidupan.
Lihat 1 balasan
Quote:


Huum, dik. Ane ngalamin bangeetemoticon-Mewek
Balasan post Katakhoi
Quote:


Itu kalau dia adalah individualis. Kalau dia diajari untuk hal yang sebaliknya ..., dia tidak akan melakukannya. Dia akan tetap menomor satukan kewajibannya sebagai seorang anggota di sebuah "lingkup sosial". Memang ada beberapa kasus kematian, baik itu terkait dengan kelelahan mental ataupun fisik, tapi kiranya itu (kematian) bukan sesuatu yang menjadi fokus dalam pemikiran mereka.

...

Meski sekujur tubuh ada luka menganga
Tak kan berhenti ia 'tuk melaju bersama
Citanya bukanlah miliknya ... pun raganya
Lelah tak dirasa hingga akhir menjelma

Hanyalah atmanya yang bebas merdeka
Menembus ruang dan waktu dengan suka
Menjelajahi 'tuk mencari penyebab semua
Atau bisa bertemu dengan sang adinda

Bilakah itu memang belahan jiwanya
Telah lama dicari namun tak bersua
Yang terpisah pada ada yang berbeda
Dan juga sedang bertanya mengapa

Tapi raganya bukanlah miliknya
Begitu pula dengan citanya
Hingga ia pun harus rela
Meski rasa pedih mulai berasa

Malang, 8 Februari 2020

Peeeace 4 all ...




profile-picture
embunsuci memberi reputasi
hiks biasanya yg begini2 nih ortu2, udh gitu bandinginnya sama tetangga pula emoticon-Frown
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan Katakhoi memberi reputasi
setuju.. drpd membandingkan lebih baik mensupport.. krn gk ada org yg suka dibandingin
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan Katakhoi memberi reputasi
Quote:


Dibandingin sama anak tetangga, dibandingin sama sodara sendiri, dibandingin sama anak temen-temennya, dan masih banyak lagi. emoticon-Mewekemoticon-Mewek
profile-picture
embunsuci memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Nah, iyaa seperti itu, kak. Membanding-bandingkan tuh seperti bahasa halusnya dari menjatuhkan. emoticon-Mewek
profile-picture
embunsuci memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di