CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ustaz Abdul Somad Dimuliakan di Negeri Seberang, Di-bully di Negeri Sendiri
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3da78b10d2953b331e48a9/ustaz-abdul-somad-dimuliakan-di-negeri-seberang-di-bully-di-negeri-sendiri

Ustaz Abdul Somad Dimuliakan di Negeri Seberang, Di-bully di Negeri Sendiri

Ustaz Abdul Somad Dimuliakan di Negeri Seberang, Di-bully di Negeri Sendiri

Ustaz Abdul Somad Dimuliakan di Negeri Seberang, Di-bully di Negeri Sendiri

Jakarta - Ustaz Abdul Somad (UAS) mengaku jadi korban bully bahkan merasakan sakitnya yang sulit hilang. Kendati demikian, kondisi UAS saat ini baik-baik saja.

Hal tersebut diungkapkan Ustaz Derry Sulaiman saat berbincang dengan detikcom, Jumat (7/2/2020). Menurutnya, Ustaz Abdul Somad, lebih dihargai di negeri seberang ketimbang di negeri sendiri.

"Beliau Alhamdulillah baik-baik, masih di Malaysia," ungkap Derry.

Ada berbagai kegiatan yang dilakukan UAS di negeri jiran. Hal itu terlihat dalam unggahannya di Instagram.

"Beliau dimuliakan di negeri seberang, dibully di negeri sendiri," sesalnya.

Menurut Ustaz Derry Sulaiman, netizen banyak yang terus mencari-cari kesalahan UAS. Meski jarang melihat komentar di media sosial, tapi kadang Ustaz Abdul Somad juga tak sengaja membaca komentar-komentar netizen.

"Kadang pasti kebaca, beliau nggak terkesan. Dicari-cari kesalahan beliau," tuturnya.

Padahal menurutnya, ada banyak gelar yang diberikan kepada UAS di negeri tetangga. Bahkan di Brunei, minggu lalu, UAS menjadi profesor tamu di salah satu universitas.
sumber

☆☆☆☆☆

Itu siapa yang ngomong? Si Derry Sulaiman yang katanya ustadz? Hmmmm...

Kemarin-kemarin ada orang ngomong begini : "Kalau gak tahan dibully jangan jadi pemimpin!" Begitu katanya.
Tapi gak mungkin juga kan kita ikutan ngomong : "Kalau gak tahan dibully jangan jadi Ulama!"
Kenapa? Karena Ulama, meskipun dia pemimpin, tetapi bukan untuk urusan politik. Lalu kenapa koq ada Ulama yang dibully? Pasti ada sebabnya.

Dahulu, ummat Islam Indonesia sangat menjunjung tinggi harkat dan martabat Ulama. Mereka menempatkan para Ulama dalam sebuah singgasana yang terjaga. Kenapa? Karena dahulu para Ulama benar-benar menjalankan fungsinya sebagai panutan ummat. Tidak kekiri, tidak kekanan.

Sekarang ini, banyak Ulama yang ikut campur dalam urusan politik praktis. Terjebak oleh hiruk pikuk duniawi. Dibawahnya, banyak Ustadz yang tingkah polahnya seperti selebritis. Ini.... Ini yang menyebabkan masyarakat bereaksi. Jika masyarakat bisa bereaksi berlebihan, itu karena banyak Ulama dan Ustadz yang juga bertingkah berlebihan. Coba lihat Ulama-ulama yang adem, yang tak ikut campur urusan dunia politik, dunia selebritis. Apa mereka kena bully. Nyatanya tidak. Artinya, masalah bully ini ada karena adanya aksi. Dan karena ada aksi maka ada reaksi.

Kalau si Derry Sulaiman ini bilang, "Beliau dimuliakan di negeri seberang, dibully di negeri sendiri," sesalnya. Apa Derry ini tidak pernah berkaca? Apa dia tidak ikut larut dalam menyerang Jokowi sebagai pribadi dan sebagai presiden Republik Indonesia? Apa dia tidak membela mereka yang menghina-hina Umara Indonesia dengan begitu parah? Padahal 2 hal yang tetap harus dihormati adalah Ulama dan Umara. Ibarat kedua tangan, jika hanya 1 tangan yang kita punya, pasti akan repot menjalani hidup ini.

Jokowi dihormati sampai ke Afghanistan, negara para jihadis dan para syuhada kalau menurut logika Derry pastinya. Tapi apa Derry dan kawan-kawan ustadz lainnya menghormati Jokowi? Bagaimana peran mereka saat pilpres? Tidak ada sedikitpun kesan mereka sebagai Ustadz panutan ummat. Bahkan Ustadz Yusuf Mansur pun ikut diserang si Derry ini bersama teman-teman ustadz lainnya, padahal jika dinilai dari keilmuan, ilmu yang dimiliki Derry ini hanya seujung kuku Ustadz Yusuf Mansur. Tapi karena Ustadz Yusuf Mansur mendukung Jokowi, maka serangan masif tak henti-hentinya datang, bahkan dari mereka yang katanya bergelar Ulama dan Ustadz. Adilkah? Hei Derry.... Adilkah apa yang kalian perbuat?

Ulama dan Ustadz itu yang dinilai adalah lisannya dan perbuatannya. Wajar. Karena mereka adalah panutan. Wajarkah jika mereka menghina orang lain? Menyebarkan aroma permusuhan? Menyebarkan aroma kedengkian? Pasti tidak wajar. Lantas kalau dianggap tidak wajar, kenapa mereka masih melakukan juga?

TS gak berbicara soal agamanya. Tapi TS bicara soal orang per orang. Mereka-mereka yang munafik! Mereka-mereka yang selalu berlindung dibalik nama agama. Mereka-mereka yang tak pernah merasa bersalah atau pernah bersalah sehingga tak perlu meminta maaf!

Jika ada disini yang mengkait-kaitkan hal ini dengan agama, tolol!! Ini bukan soal agama. Jadi tak perlu PM lapor Moderator bahwa TS membawa-bawa soal SARA. Ini bicara soal humanisme. Soal hubungan orang per orang yang saling menghormati dan menghargai. Yang mau meminta maaf dan mawas diri. Yang tak malu berkaca pada diri sendiri.

Jadi, jangan selalu merasa benar! Sebab kebenaran bukan milik manusia.
Jadi, kalau si Derry ini yang bicara. Abaikan saja.
Kecuali jika dia dan kawan-kawannya mau berkaca, seberapa hinanya mereka memandang Jokowi sebagai Presiden Indonesia. Dan seberapa malunya mereka setelah sekarang melihat Prabowo menjadi Menhan, pembantu Presiden.

Jika Prabowo sang Jenderal saja bisa menghargai mantan rivalnya dan ikhlas menjadi bawahannya, pantaskah jika Derry ini tak pernah berkaca pada cermin?

Ayo Der... Ngaca!






profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 29 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 5
Intinya taqlid buta, benar salah tetap ulama.
So Klo ada orang hina agama saya maka itu salah, tapi klo ulama hina agama lain maka itu bisa dibenarkan.
Kritik agama lain itu kebenaran, kritik agama saya itu penghinaan.
Untung ane bukan pemuja nya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Mia khalifa, diidolakan diluar negeri, diancam hukum mati dinegeri sendiri





Curb your logic
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 9 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tonidookie
masak memuliakan monyet... haram itu hukumnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Balasan post cosebel
Quote:


Salah.
Gak usah jauh2 membandingkan soal agama A dan agama B.

Bahkan untuk Ulama dan ustadz pendukung Capres A aja bisa diserang habis-habisan oleh Ulama dan ustadz pendukung capres B.

Jadi intinya ini tentang kesombongan. Kesombongan seorang manusia atau sekelompok manusia yang merasa paling memiliki kebenaran.

Ini bisa terjadi dimana aja.
Dan hal ini gak pernah diajarkan dalam sebuah agama. Cuma orang-orang koplak yang bisa begini.

Jadi tetap. Ini menyangkut manusianya.
Silakan yakini agama masing-masing.
Saling menghormati. Saling menghargai.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 7 lainnya memberi reputasi
Quote:


Mungkin bagi mereka Kaca terlalu mahal untuk dijadikan cermin
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan rizaradri memberi reputasi
Balasan post onta.punuk.3
Quote:


Kalo FEJANTAN gen unggul yg ini bijimane Om ??

Di Glodok ama bonbin udeh di anggap dewa


Ustaz Abdul Somad Dimuliakan di Negeri Seberang, Di-bully di Negeri Sendiri






.
.
.
.
.
..




Dewa mabok kaleeeeeeee emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 11 lainnya memberi reputasi
Ingat ya.
Gw muslim.
Kalau gw mengkritisi pemuka agama Islam, itu masih masuk dalam ranah keagamaan gw.

Ini bukan soal kebencian.
Ini lebih kepada mengajarkan rasa malu kepada mereka yang mengaku pemimpin ummat tapi gampang menghina dan merendah orang lain yang bahkan seagama.

Jadi kalau ada nasbung2 koplak bin tolol yang merasa paling benar dan paling bisa menjaga aqidah, silakan serang komentar gw dan postingan gw.

Gak perlu bawa-bawa agama lain yang gak ada urusannya dalam hal ini.

Jangan pamer ketololan disini yang justru membuat ketawa dan makin dihina.


profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan


emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 2 lainnya memberi reputasi
Kyknya yg nyinyir itu cari pengaruh. Bila banyak yg ngikut, berarti tanda pengaruhnya masih kuat, jadi makin besar kepala, merasa banyak dukungan dan punya massa sendiri
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan rizaradri memberi reputasi
Quote:


Hati2 kena uu ite bre, kemaren aja ada yg kena ketangkep tu ngata2in orang di pesbuk
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Balasan post i.am.legend.
Quote:


Ustaz Abdul Somad Dimuliakan di Negeri Seberang, Di-bully di Negeri Sendiri

profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 2 lainnya memberi reputasi
yah namanya idup tad ada yg seneng ada yg gak. yg pentingmah jangan baper aja tad.
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan rizaradri memberi reputasi
Coba di malaysia ceramah mirip kyk di indo coba lihat reaksi mereka wkwkwkwk koplak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 2 lainnya memberi reputasi
Yg bully sapa sih, kepedean amat banyak yg bully
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan rizaradri memberi reputasi
Balasan post bagong2018
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan rizaradri memberi reputasi
Quote:


Quote:


Langsung keTrigger hahaha
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Balasan post jhonlenon60
Quote:


Ustaz Abdul Somad Dimuliakan di Negeri Seberang, Di-bully di Negeri Sendiri
Benny wenda juga dipuji-puji di negeri orang..
emoticon-Leh Uga

Sisi gelap pemilu, coblos ga sampe 2x5 menit, gilaknya 2x5 taon..
emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kbeniadip
Balasan post bagong2018
@bagong2018

Bosen bos itu2 aja.
Makin lama kesannya makin norak lu.
Kayak orang goblok gak punya argumen.
Beritanya apa, yang lu post apa.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 4 lainnya memberi reputasi
Karena org diluar sana hanya tau yg baik2 ttg dia
profile-picture
serapionleo memberi reputasi
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di