CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Menagih Nawacita Presiden Republik Indonesia Menuju SDM Unggul Tanpa Rokok
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3d9777349d0f1e073ea6d4/menagih-nawacita-presiden-republik-indonesia-menuju-sdm-unggul-tanpa-rokok

Menagih Nawacita Presiden Republik Indonesia Menuju SDM Unggul Tanpa Rokok

Menagih Nawacita Presiden Republik Indonesia Menuju SDM Unggul Tanpa Rokok

Jakarta, 7 Februari 2020 - Center and Economic Development (CHED) Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITBAD) Jakarta usai menggelar acara FGD lintas sektoral dan workshop kolaborasi riset : “Industri Tembakau Perspektif Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” pada tanggal 5-7 Februari 2020 di Jakarta, yang diikuti oleh perwakilan kementrian terkait, akademisi (Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah) dan pegiat pengendalian tembakau Indonesia. Data Survei CHED ITB ( Ahmad Dahlan Jakarta (2019) pada rumah tangga masyarakat menengah kebawah di kota Tangerang Selatan dengan sampel 284 responden ditemukan bahwa 54% rumah tangga dengan konsumsi lebih dari satu bungkus rokok per hari hanya megkonsumsi protein kurang dari 3 kali seminggu. Potret latar belakang pendidikan para perokok didominasi oleh SMP dan SMA sebanyak 64% serta SD sebanyak 24%. Berangkat dari temuan dampak sosial ekonomi rokok pada masyarakat menengah ke bawah yang memprihatinkan ini, bisa menjadi sampel bagaimana daerah lain mengalami masalah sosial ekonomi yang sama. Untuk itu kami menggelar konferensi pers agar dapat menyuarakan pernyataan sikap kami kepada masyarakat luas dan Presiden sebagai berikut :

1. Pemerintah harus segera mengaksesi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) untuk mencapai visi Indonesia 2024 SDM unggul yang berkualitas dan memiliki daya saing. Saat ini Indonesia menjadi satusatunya negara di Asia yang tidak menandatangani dan mengaksesi FCTC.

2. Mendesak DPR merevisi Undangz Cukal : UU no 39 tahun 2007. Undangundang cukai yang lebih berpihak pada industri rokok tanpa melihat kondisl sosial ekonomi masyarakat Indonesia, hal ini yang menjadi penyebab utama kegagalan pemerintah dalam program program pengentasan kemiskinan. Mengevaluasi kembali keterlibatan industri dan adanya transaksi politik dalam Undang Undang Cukai dengan mengubah klausul keterlibatan Industri demi keadilan sosial sesuai ekonomi pancasila.

3. Mendesak pemerintah untuk segera mensahkan revisi PP 109/2012 dan menerbitkan peraturan presiden terkait road map pengendalian tembakau untuk mengevaluasi tarif cukal dan lmplementasi DBHCHT, serta mendorong ekstenslflkasl cukal produk selaln tembakau dan minuman beralkohol, mendorong ekstensifikasi cukai produk selain tembakau dan minuman beralkohol. Serta harmonisasi lintas bidang dan lintas sektoral

4. Mendesak Pemerintah melakukan pembatasan distribusi produk rokok pada retail (minimarket dan warung kelontong) untuk mencegah perokok anak dan perokok dari
masyarakat miskin. Saat ini penjualan rokok secara retail bebas dan tidak diatur sehingga
anak-anak dan masyarakat miskin bisa membeli dengan mudah tanpa memperhatikan
kemampuan mereka.

5. Pemerintah harus segera melakukan pengembangan lndustri dengan prinsip “Sustainable Investment”. Indonesia saat ini menjadi salah satu negara tujuan investasi untuk industri halal yang sesuai dengan konsep berkelanjutan (sustainability), lnl menjadi salah satu alternatif pengembangan investasl Indonesia untuk shifting penerimaan dari industri yang memiliki dampak negatif di masyarakat seperti lndustrl rokok.

6. Mendesak pemerintah untuk membuat regulasi pelarangan rokok elektronik sesuai dengan fatwa haram e-cigarette oleh Majlis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

7. Seluruh kota dan kabupaten di Indonesia “Harus 100% menerapkan Kawasan Tanpa Rokok”, pelarangan total iklan, promosl, dan sponsmship rokok serta pelarangan pemajangan (display) produk rokok di tempat-tempat penjualan.

Center of Human and Economic Development Jakarta Institute Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta 2020.
gue sedari lahir sampe sekarang gak pernah ngerokok emoticon-Leh Uga

orang sini sebelum rokok dibawa sama penjajah kesini juga masih bisa makan kok
Berarti hrs siap kehilangan pajak dari pabrik rokok & resiko menambah pengangguran akibat phk karyawan pabrik rokok.
Diubah oleh Echizen.Ryoma
Cih

Kerjaan sjw binatang emoticon-fuck
Tanpa rokok ? Yg Nagih perlu inspirasi
Gak yakin bisa sih. Perokok pasti pada protes nih
stop gpl
Lah itu rokok dinaikin harganya pada protes
Awas entar perokok beralih nyimeng lho emoticon-Leh Uga
Tembakau mau dilarang? Lha itu di Aceh malah mau ekspor ganja.
Gimana tuh?
awas ada yg bocor pak kalo penjualan rokok dilarang di indo
mimpi siang bolong lagi, bangun tod....emoticon-Leh Uga
MUI dan FPI suaranya mana? Rokok budaya kafirun ga berani haramin..
emoticon-Leh Uga

Lupa, ganja juga ga dilarang ya kata yang ketangkep kemaren..
emoticon-Wakaka
Diubah oleh kbeniadip
Orang2 Kaya gini itu pernah keluarga beeinteraksi dengan masyarakat gak sih? Apa selama hidupnya Dari sekolah cuma taunya belajar, lulus, kerja terus gak pernah bersosialisasi dengan orang lain selain kumpulannya.

Coba dia jalan2 ke Kudus, temanggung, atau daerah2 yg penduduknya banyak yg menggantungkan hidupnya Dari industri rokok.
Itu baru nama nya kerjaan haram dikemas halal bin resmi. Kerjaan kok naekin pajak emoticon-Leh Uga kampret, aspek nya aj gak jelas kenapa dinaekkan...
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Duka cita
Yang bikin senewen tuh, kalo ada yang ngerokok dengan santuy, padahal di sampingnya banyak anak kecil...
yahh tinggal buat ekspor tembakau aja keluar negeri...

Masalah nya, lu mau impor rokok yg bahan mentah nya dari Indonesia... Trus belum lg beratus² pekerja yg harus di pehaka? Pekerja yg melinting rokok ya... Bukan yg metik dan produksi tembakau siap naik ke linting..
Diubah oleh cysers1


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di