CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Huawei Tuntut Operator Selular Amerika Rp 14,3 Triliun Terkait Pelanggaran Hak Paten
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3d699cc0cad74b6e441db3/huawei-tuntut-operator-selular-amerika-rp-143-triliun-terkait-pelanggaran-hak-paten

Huawei Tuntut Operator Selular Amerika Rp 14,3 Triliun Terkait Pelanggaran Hak Paten


Huawei Tuntut Operator Selular Amerika Rp 14,3 Triliun Terkait Pelanggaran Hak Paten Huawei Tuntut Operator Selular Amerika Rp 14,3 Triliun Terkait Pelanggaran Hak Paten Huawei Tuntut Operator Selular Amerika Rp 14,3 Triliun Terkait Pelanggaran Hak Paten Huawei Tuntut Operator Selular Amerika Rp 14,3 Triliun Terkait Pelanggaran Hak Paten Huawei Tuntut Operator Selular Amerika Rp 14,3 Triliun Terkait Pelanggaran Hak Paten Huawei Tuntut Operator Selular Amerika Rp 14,3 Triliun Terkait Pelanggaran Hak Paten Huawei Tuntut Operator Selular Amerika Rp 14,3 Triliun Terkait Pelanggaran Hak Paten Huawei Tuntut Operator Selular Amerika Rp 14,3 Triliun Terkait Pelanggaran Hak Paten Huawei Tuntut Operator Selular AS Rp 14,3 Triliun Terkait Hak Paten

Penulis: Cindy Mutia Annur
Editor: Desy Setyowati
17/6/2019, 14.00 WIB

Tuntutan terhadap Verizon itu terkait lisensi 230 lebih hak paten dari pembuatan peralatan telekomunikasi.

Huawei tuntut perusahaan AS 123RF.com Huawei tuntut operator asal AS, Verizon Communications untuk membayar biaya lisensi US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14,3 triliun.

Perusahaan teknologi Tiongkok, Huawei Technologies menuntut operator selular asal Amerika Serikat (AS) Verizon Communications untuk membayar biaya lisensi US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14,3 triliun. Tuntutan itu terkait lisensi 230 lebih hak paten dari pembuatan peralatan telekomunikasi. Paten itu meliputi perlengkapan jaringan untuk lebih dari 20 vendor Verizon Communication, termasuk beberapa perusahaan teknologi AS.
Eksekutif Lisensi Intelektual Properti Huawei pun telah menyurati Verizon pada Februari lalu untuk menuntut biaya lisensi ini. Juru bicara Verizon Rich Young enggan berkomentar perihal kasus ini. “Masalah ini lebih besar dari sekadar Verizon. Mengingat konteks geopolitik yang lebih luas, setiap masalah yang melibatkan Huawei memiliki implikasi bagi seluruh industri kami dan juga menimbulkan kekhawatiran nasional dan internasional,” kata dia dikutip dari Reuters, Jumat (14/6) lalu.
Sama seperti Verizon, Huawei juga tak mau berkomentar perihal hak paten ini. Pengacara khusus hak paten di Newa York, AS, Gaston Kroub mengatakan, perusahaan besar seperti Verizon akan mencoba mengidentifikasi paten yang mungkin mereka langgar. Hal tersebut akan menjadi tantangan bagi Verizon karena banyaknya paten yang dirilis setiap tahun. "Perusahaan-perusahaan canggih seperti Verizon memahami bahwa mereka dapat didekati oleh pemegang lisensi dari garis mana saja dan kapan saja," kata Kroub.
Bila Verizon tidak membayar, maka Huawei mungkin akan melaporkannya ke pengadilan AS dan menuntut perusahaan tersebut. Pemilik paten dapat meminta hakim untuk memblokir penjualan produk yang dilanggar. Sepengetahuan Kroub, pemerintah AS jarang memberi hukuman seperti itu.
Analis yang mengikuti perkembangan hak paten di perusahaan teknologi di California, George Koomullil mengatakan, Huawei mengajukan sejumlah paten sejak 15 tahun lalu. Lalu, Huawei makin agresif mengajukan paten sejak sekitar 2007. "Huawei mungkin cenderung untuk memonetisasi paten AS karena pemerintah setempat telah membatasi kemampuannya untuk menjual produk di negara itu," kata dia. Permintaan lisensi Huawei tersebut, menurutnya mencerminkan strategi untuk menghasilkan pendapatan di pasar AS. Apalagi, pemerintah AS telah memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam (black list) terkait perdagangan.

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Huawei Tuntut Operator Selular AS Rp 14,3 Triliun  Terkait Hak Paten" , https://katadata.co.id/berita/2019/0...kait-hak-paten
Penulis: Cindy Mutia Annur
Editor: Desy Setyowati

nah loh, ternyata maling teriak maling juga amuricanemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
chisaa dan LordFaries memberi reputasi
Ajaib emoticon-Wakaka
ke depan hal ini akan jadi pemandangan umum, di mana pendaftaran hak paten china makin tahun makin mendominasi, dan barat harus menelan pil pahit emoticon-Big Grin
Yah, biar mau dijegal gimana, Huawei termasuk salah satu pemimpin di bidang teknologi. Bbrp patennya pasti juga dipake peoduk teknologi skrg.
kalau beli komponen secara resmi, yang bayar royalti paten itu produsen komponennya. verizon bukan manufaktur setau saya, dia pesan ke pihak lain. harusnya yang bayar si pihak lain.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di