CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Dunia Kerja & Profesi /
Self Mastery Dalam Presentasi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3d35c69a972e4174618991/self-mastery-dalam-presentasi

Self Mastery Dalam Presentasi

Belajar Public Speaking | Training Public Speaking Jakarta | DR Earnest Wong NLP Trainer pertama di Asia mengatakan ada lima S yang paling penting untuk menjadi seorang seorang Trainer yang handal :
Self Mastery
Subject Mastery
Sequencing
Showmanship
Salesmanship

Self Mastery adalah pengalaman, pengetahuan atau ilmu yang dimiliki dan mau dibagikan kepada para peserta seminar anda. Salah satu pertanyaan yang menimbulkan keragu-raguan didalam hati, “apakah saya pantas untuk menjadi seorang trainer ?” Jika anda memiliki salah satu dari empat P ini, maka anda layak untuk menjadi trainer.
Ada empat P yang dapat anda gunakan untuk menggali self mastery :
 

1. Pengalaman anda
Seseorang yang telah bekerja selama 20 tahun disebuah bidang tertentu, dapa membagikan pengalamannya. Anda juga dapat membagikan pengalaman hidup anda untuk memotivasi seseorang melakukan sesuatu, membagikan pengalaman anda untuk tujuan memberikan inspirasi atau dari pengalaman anda orang dapat belajar sesuatu.
Contoh : seorang sales yang jago jualan dapat mengajarkan teknik jualan berdasarkan pengalaman menjual dia. Ini yang dilakukan oleh Joe Girand – the greatest salesman in the world
 
2. Pengetahuan anda
Selain pengalaman, pengetahuan anda juga dapat anda bagikan kepada orang lain. Pengetahuan datang dari akibat anda mempraktekan sebuah teori yang anda buat
sendiri atau pengetahuan dapat datang juga dari pengalaman hidup yang disimpulkan. Contoh : pengetahuan anda dalam menyusun marketing strategi diperusahan anda dapat anda bagikan kapada orang lain.
 
3. Pendidikan anda
Pendidikan formal anda dapat berguna untuk mengajar di lembaga pendidikan formal seperti sekolah tinggi dan universitas. Contoh : Dosen yang mengajar, tentunya harus menamatkan pasca sarjana atau program doktoralnya terlebih dahulu.
 
4. Pengalaman orang lain
Dan anda juga dapat menggunakan pengalaman orang lain sebagai bahan untuk berbagi kepada peserta anda. Contoh : Dosen kita dikuliah, mungkin tidak pernah memiliki pengalaman dalam berjualan, akan tetapi mereka dapat mengajar sales dengan baik, berdasarkan pengalaman orang lain yang tertuang dalam buku panduaan belajar. Pengalaman orang lain bisa anda peroleh dari seminar yang anda hadiri dan buku yang anda baca.
 
“Intinya sedikit ilmu yang dibagikan akan jauh bermanfaat daripada ilmu banyak yang disimpan sendiri”




GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di