CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mengapa Tak Ada Orang di Indonesia Terkena Virus Corona?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3d05ccf0bdb23e31652dee/mengapa-tak-ada-orang-di-indonesia-terkena-virus-corona

Mengapa Tak Ada Orang di Indonesia Terkena Virus Corona?

TRIBUNNEWS.COM - Hampir satu bulan ini virus corona telah menjadi pemberitaan internasional.
Hal itu tak lain karena dampak dan bahaya yang ditimbulkan dari virus yang bisa mematikan ini.
Organisasi Kesehatan Dunia, WHO mendeklarasikan virus corona baru sebagai darurat kesehatan masyarakat pada hari Jumat (31/1/2020).
Lebih dari 8000 kasus coronavirus telah dikonfirmasi di seluruh dunia, dengan sebagian besar di Cina.
Namun hingga detik ini tak ada satupun orang di Indonesia yang terjangkit virus berbahaya dari Wuhan ini.
Padahal, virus corona telah menyebar ke 19 negara lain dan hampir semua negara yang dekat dengan Indonesia mengalami wabah ini.
Seperti negara tetangga Australia, kemudian di Asia ada Thailand, Singapura, Malaysia, Kamboja, dan Filipina.

Mengapa Tak Ada Orang di Indonesia Terkena Virus Corona? Seorang pria di Malaysia tidak sadar terjangkit virus corona, diduga menularkannya pada 100 orang (Coconut & Times of India)

Semuanya melaporkan memiliki kasus virus corona yang dikonfirmasi.
Menariknya negara-negara itu semuanya memiliki populasi yang jauh lebih kecil daripada 264 juta penduduk Indonesia.
Lalu bagaimana bisa tak ada satupun orang di Indonesia yang terserang virus corona?

Mengutip The Sydney Morning Herald dan The Age pada Jumat (31/1/2020) Indonesia disebutkan ternyata tidak memiliki kemampuan mendeteksi virus corona.

Salah satu ahli biologi Indonesia mengatakan laboratorium medis Indonesia tidak memiliki kit pengujian yang diperlukan dengan cepat untuk mendeteksi virus corona.
Bahan kimia yang digunakan dalam pengujian untuk membantu menganalisi dan mengidentifikasi belum tersedia di Indonesia.
Reagen yang diperlukan ini baru tersedia dalam beberapa hari ke depan.
Sementara laboratorium negara hanya mampu mendeteksi keberadaan keluarga virus corona yang berpotensi terinfeksi.
Kelompok virus ini termasuk flu biasa, MERS serta virus semacam SARS yang sekarang sudah punah.
Mengapa Tak Ada Orang di Indonesia Terkena Virus Corona? Ilustrasi penelitian (Pixabay)

Indonesia belum secara positif mengonfirmasi kasus virus corona.
Untuk mengidentifikasi infeksi virus corona baru dari China, yang juga dikenal sebagai 2019-nCov, otoritas medis di Indonesia harus mendeteksi keluarga virus corona pada seseorang.
Kemudian secara genetis mengurutkan hasilnya, suatu proses yang dapat memakan waktu lima atau enam hari.
Profesor Amin Soebandrio, ketua Institut Biologi Molekuler Eijkman di Jakarta, yang terlibat dalam pekerjaan pengujian dan pengurutan gen, dikonfirmasi The Sydney Morning Herald dan The Age mengatakan bahwa reagen yang dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mendeteksi virus corona dalam beberapa jam dijadwalkan akan tiba di Indonesia segera.

"Kami sedang dalam proses mendapatkan kit deteksi khusus untuk coronavirus novel 2019. Kami berharap bahwa dalam beberapa hari mendatang kami akan menerima kit spesifik sehingga kami tidak perlu melakukan pengurutan gen," katanya.
Profesor Amin menjelaskan kemungkinan virus corona sudah muncul di Indonesia namun belum terdeteksi.
Padahal semua negara yang dekat dengan Indonesia telah melaporkannya.
"Jika Anda bertanya apakah itu mungkin, tentu saja ada kemungkinan tetapi kami belum memiliki bukti. Saat ini, kami tidak tahu apakah virus telah masuk ke Indonesia atau tidak," katanya.
Mengapa Tak Ada Orang di Indonesia Terkena Virus Corona? 64 Rumah Sakit BUMN Siaga Menghadapi Penyebaran Virus Corona (Ist)

WHO Pun Khawatir
Mengutip The Sydney Morning Herald Rabu (5/2/20) Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyebut Indonesia harus berbuat lebih banyak.
Hal itu karena kekhawatiran pada negara berpenduduk 270 juta ini yang belum melaporkan satupun kasus virus corona.
WHO menginginkan agar Indonesia meningkatkan kewaspadaan dan deteksi kasus dari persipan di fasilitas kesehatan.
Hal itu menyusul serangkain warga Australia yang tinggal di Bali telah didiagnosis menderita pneumonia, namun prosedur pengujian oleh otoritas kesehatan masih terbatas.
Perwakilan WHO di Indonesia, Dr Navaratnasamy Paranietharan, yang bekerja erat dengan Kementerian Kesehatan, mengatakan negara itu telah mengambil langkah konkret.

rmasuk penyaringan di perbatasan internasional dan menyiapkan rumah sakit yang ditunjuk untuk menangani kasus-kasus potensial.
"Indonesia sedang melakukan persiapan untuk menghambat masuknya virus corona baru," kata Dr Navaratnasamy Paranietharan.
Namun, masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan dibidang pengawasan dan deteksi kasus aktif dan persiapan fasilitas kesehatan yang ditunjuk sepenuhnya.
Ketersediaan alat tes khusus yang diperkirakan tiba minggu ini adalah langkah signifikan dalam arah yang benar.
Sebelumnya Sydney Morning Herald dan The Age mengungkapkan Indonesia belum mempunyai alat tes kit untuk mendeteksi virus ini.
Sebaliknya otoritas medis hanya mengandalkan tes pan-coronavirus yang secara positif dapat mengidentifikasi semua virus dalam keluarga corona seperti, flu, MERS, dan SARS.
Mengapa Tak Ada Orang di Indonesia Terkena Virus Corona? Dokter dari Palang Merah Indonesia memeriksa tensi warga pada pemeriksaan kesehatan gratis di Kota Tua Penagi, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (6/2/2020).
Pelayanan kesehatan tersebut sebagai bentuk kepedulian bagi warga yang berada sekitar satu kilometer dari tempat diobservasinya 238 WNI pascaevakuasi dari Wuhan, Hubei, China yang memasuki hari kelima dalam keadaan sehat dan baik. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Pengurutan gen itu kemudian diperlukan untuk menguji secara postif tentang virus ini, dan seluruh prosesnya memakan waktu hingga lima hari.
Dr Paranietharan mengatakan "kami (WHO) prihatin, Indonesia belum melaporkan satu pun kasus yang dikonfirmasi di negara berpenduduk hampir 270 juta orang ini."
"Tetapi kami telah diyakinkan oleh otoritas terkait bahwa pengujian laboratorium telah bekerja dengan baik," tambahnya.
Lebih dari 2 juta turis Tiongkok mengunjungi Indonesia pada tahun 2019.
Negara-negara tetangga termasuk Australia, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Kamboja dan Filipina semuanya telah mencatat kasus-kasus baru.
Larangan penerbangan antara Cina dan Indonesia baru mulai berlaku pada hari Rabu (29/1), mendorong kekhawatiran tentang dampak ekonomi terhadap ekonomi Indonesia.
Pada awal pekan ini, Indonesia membawa 242 warga negaranya dari Wuhan, pusat virus, ke Kepulauan Natuna yang terpencil di mana mereka akan dikarantina selama dua minggu.
Warga negara Indonesia yang tinggal di Singapura dipastikan mengidap virus itu pada hari Selasa (4/2)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mengapa Tak Ada Orang di Indonesia Terkena Virus Corona? Ahli Biologi Ini Bongkar Penyebabnya, https://www.tribunnews.com/kesehatan...ebabnya?page=4.

Editor: Anita K Wardhani
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
jadi jelas masalahnya knapa di indonesia tidak ada penderita ncov yg dilaporkan dikarenakan tidak punya pendeteksi virus tsb emoticon-Big Grin
secara geografis malay & singapore yg juga seiklim sudah ada yg kena masa kita kagak?
org indonesia sendiri sudah ada yg kena di singapore yg berprofesi sbg art
Halaman 1 dari 3
Ditutup2i sama pemerintah. Biasalah media sudah dikendalikan. Ini virus diprediksi Bill Gates sejak 2018 bakal membunuh 30jt org dlm 6 bln
profile-picture
profile-picture
lokshin.khushin dan xnetwork memberi reputasi
Berita lawas, Indonesia udah punya reagennya keuleus. Unair aja dah punya alat nya buat nentuin ncov dalam hitungan jam kok, hasil kerjasama ama Jepang.
Kalo pun ada kasus, kenapa nggak ada kasus pneumonia di Indonesia yee kan.
profile-picture
lokshin.khushin memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Balasan post larapeequer
Quote:

https://www.tribunnews.com/kesehatan...ebabnya?page=4
berita baru hari ini jumat 7 pebruari 2020
Siapa yg bilang tak ada yg kena, WHO aja yg gak tau
justru Indonesia yg pertama kali muncul wabah ini dan penyebarannya juga masif lewat sosmed,
Korbannya gak mati cuma teriak2 ganti presiden aja hihi
Ini salah satu korbannya
Mengapa Tak Ada Orang di Indonesia Terkena Virus Corona?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
garren007 dan 7 lainnya memberi reputasi
Balasan post kinonotabi
@kinonotabi lha media 2 laen dah laporin beberapa hari lalu. Metrotv, kompastv dah bahas tuh topik bersamaan kedatangan pesawat dari Wuhan ke Natuna.
Detik juga konfirmasi ke Kemenkes soal tuduhan itu beberapa hari lalu. Dan kemenkes bilang kalo pun ada kasus ncov pasti ada laporan kasus pneumonia, tapi nyatanya sampe sekarang enggak ada.
Coba browsing tuh Unair temuin alat pendeteksi ncov
jangan jumawa, ada baiknya waspada jugaemoticon-Cendol (S)
kalau menurut ane sih, karena udah kebiasaan hidup ga higienis, jadi antibodi udah terlatih emoticon-Big Grin

emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
profile-picture
estehjahe dan 3 lainnya memberi reputasi
Balasan post kinonotabi
@kinonotabi https://www.google.com/amp/s/www.idntimes.com/news/indonesia/amp/aldzah-fatimah-aditya/eijkman-kit-reagen-indonesia-bisa-deteksi-virus-corona-lebih-spesifik

Noh kalo ndak percaya
alat deteksi bikinan unair itu ga bisa dibawa kemana2 jadi harus kirim sampling, harusnya sih yang dinatuna udah kelar itu deteksinya
mending pihak unair juga ikut ngasih keterangan daripada dianggep indo ga bisa deteksi corona, kan bikin malu juga
Total per hari ini 31,485 kasus korona emoticon-Bingung Wow penyebaran nya 5.5x lebih dahsyat dari SARS, pelan tapi pasti nih, tiap jam nambah mulu korban nya.

SARS Februari.2003-Juni.2003 Total 8069 kasus
2019nCov Des.2019- 7.Feb.2020 Total 31,485 kasus

emoticon-Ngakak apa nya gak ngeri, SARS ketemu 5 orang tertular 1, 2019nCov ketemu 5 orang tertular semwa.
Diubah oleh mibmobz
Balasan post larapeequer
Quote:

yup unair bisa bikin reagen pendeteksi ncov emoticon-2 Jempol
suspect pun banyak dimari ada yg di manado & di jawa beberapa puluh org di duga kena ncov yg semuanya ternyata negatif emoticon-2 Jempol
tapi tetap tidak boleh menurunkan kewaspadaan thd kemungkinan penyebaran virus ini

yg reagen unair ane gak tau apa sudah disebarkan kemana saja? soalnya yg ane baca unair membuka kesempatan rs2 utk kerjasama menguji ncov dgn reagennya
yg pesen reagen dari luar juga belom ada beritanya apakah sudah sampe?
jadi menurut ane dimari masih kekurangan alat pendeteksinya masih relevan
tetep waspada
Untuk menjangkiti warga +62 perlu virus level atas, super duper corona. Kalau yang abal abal malah habis dimakan balik sama pirus geblek yang banyak diidap warga dimari sejak orok

WHO bangcat!

emoticon-DP
profile-picture
catoo memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Jangan Takut Indonesia antibody/ imun nya sangat terlatih berperang terhadap bermacam mikroba kenapa?

Karena Setiap Hari makan nya Tahu, Tempe, Kecap Manis (/ Kecap Asin), Sambel TERASI (/Saus Sambel), dan Makan Nasi Goreng di Grobak Mie tek tek/ warung Nasi Goreng di Pinggir Jalan Raya atau Pinggir Kali!


Sedang kalian tentu mengetahui bagaimana tukang tahu, tempe mengelupas kulit kacang kedelai!

Kecap Manis dan Kecap Asin adalah hasil dari Fermentasi.

Sambel TERASI coba Terasi cara buat nya seperti apa?

Lihat 1 balasan
Indonesia itu:

- dari kecil dah biasa makan es nongnong yang bikinnya dari air hujan
- dari kecil makan borak dan pengawet lainnya
- dari kecil dah biasa makan mie instan
- dari kecil dah biasa makan penyedap bahan industri
- beli bakso saosnya dibikin pake kaki
- makan direstoran kalo pelayannya kesel diludahin makanannya
- sakit batuk masih ngerokok
- sakit flu masih makan es
- doyan ngehnthot tapi penyebaran aids dan hiv termasuk rendah
- orang yang merokok modarnya bukan karena efek merokok
- tiap hari ngisep asap knalpot hampir 12 jam sehari

lu pikir virus korona bakalan hinggap?

bitch please!

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tonozz dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Balasan post daimond25
Quote:

ane juga percaya salah satu keunggulan org2 dimari karena antibodynya kelas kakap semua emoticon-Big Grin
tapi jangan lupa ada wni yg berprofesi sbg art kena virus ncov di singapore
mungkin dah lama gak makan makanan indo yg "hygienis" jadinya mudah kena virus kelas teri emoticon-Wakaka
Quote:


kayaknya pada menunggu2 nih pasien "01" virus corona di Indonesia, gak luar negeri gak pembenci pemerintah. Bukannya pada gembira dan bersyukur yg kalau perlu semoga sampai selesainya viirus ini Indonesia gak kena sama sekali eh malah pada berharap Indonesia ikutan kena juga emoticon-Gila emoticon-Amazed

jangan2 pas "pecah telur" ditemukan positif pertama, di depan RS nya pasang konser band untuk merayakannya emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
s.o.s.s.o dan GZuron memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Balasan post kinonotabi
@kinonotabi untuk mengetahui positif atau negatif ncov itu nggak perlu banyak insitusi. Toh yg diperiksa sampel cairan dahaknya, nggak perlu sebadan2 pasiennya juga keuleus. 3 laboratorium (unair, Kemenkes, eijman) cukuplah.
smoga tetep nol lah...jgn sampe masuk indo
profile-picture
novembermann memberi reputasi
Balasan post Uthe18
Quote:

kalo ane cenderung utk membuka awareness org2 dimari biar gak sembrono aja sama potensi penyebaran ncov emoticon-army

dari beberapa kasus wni pulang dari china dibiarkan slonongboy masuk ke indo tanpa karantina yg memadai
diantaranya atlet2 jatim yg dipulangkan dari pusat latihan china juga mahasiswa2 yg pulang secara mandiri dari china sudah masuk tanpa pengawasan yg ketat emoticon-Hammer
padahal kotanya di china sudah positif terkena ncov beberapa ratus org
itu kan potensi yg berbahaya yg diabaikan

ane bersyukur ncov gak masuk dimari kalo bisa malah jangan sampe ada ... tapi ya jangan menjadikan kewaspadaan pemerintah & masyarakat indo jadi turun gara2 kekuatan antibody kelas kakapnya emoticon-Big Grin
profile-picture
novembermann memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di