CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Aduh! Udah Ekonominya Loyo, Sektor Pertaniannya Lesu Pula
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3cf5684601cf2c0c095e94/aduh-udah-ekonominya-loyo-sektor-pertaniannya-lesu-pula

Aduh! Udah Ekonominya Loyo, Sektor Pertaniannya Lesu Pula

Aduh! Udah Ekonominya Loyo, Sektor Pertaniannya Lesu Pula

Jakarta, CNBC Indonesia - Pertumbuhan ekonomi RI 2019 bisa dibilang mengecewakan karena jauh api dari panggang. Sektor pertanian yang kontribusinya terhadap PDB besar pun lesu dan tak bergairah.

Berdasarkan APBN 2019, pertumbuhan ekonomi Indonesia ditargetkan di angka 5,3%. Namun realitanya, RI hanya mampu tumbuh 5,02% (yoy). Pertumbuhan ekonomi sejak kuartal pertama hingga akhir tahun terus menurun.

Pada kuartal pertama tahun lalu, ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,07% (yoy). Pada kuartal kedua, ekonomi tumbuh melambat ke 5,05% (yoy). Perlambatan juga terjadi di kuartal ketiga, ekonomi hanya tumbuh 5,02% (yoy).


Mirisnya lagi, bahkan ekonomi RI di kuartal ke IV-2019 tumbuh di bawah angka 5%. Pada kuartal terakhir tahun lalu, ekonomi RI tumbuh 4,97% (yoy) dan menjadi yang terendah sejak tahun 2016.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) secara struktural sektor yang berkontribusi besar terhadap perekonomian RI adalah sektor industri (19,63%), perdagangan (12,95%), konstruksi (11,26%) dan pertanian (11,19%).

Sektor pertanian sendiri merupakan lapangan usaha yang tergolong ke dalam sektor primer karena kontribusinya terhadap serapan tenaga kerja besar. Sebagai informasi, menurut data BPS, pada Agustus 2019, jumlah orang yang bekerja di sektor pertanian mencapai 34,58 juta orang atau 27% dari total tenaga kerja. 

Namun yang miris adalah dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir sektor pertanian tumbuh di bawah pertumbuhan ekonomi tanah air.

Pada 2018 ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,17% (yoy). Namun sektor pertanian hanya mampu tumbuh 3,89% (yoy). Tahun lalu, kala pertumbuhan ekonomi hanya tumbuh 5,02% (yoy), sektor pertanian tumbuh melambat di angka 3,64% (yoy).

Kontribusi Sektor Pertanian terhadap Ekonomi RI (%)
Pertanian merupakan sektor lapangan usaha yang secara struktural memiliki kontribusi besar terhadap ekonomi. Namun pertumbuhannya di bawah pertumbuhan ekonomi RI
[table][tr][th]Indikator[/th]
[th]2018[/th]
[th]2019[/th]
[/tr]
[tr][td]Kontribusi pertanian terhadap PDB[/td]
[td]12.81[/td]
[td]12.72[/td]
[/tr]
[tr][td]Pertumbuhan ekonomi[/td]
[td]5.17[/td]
[td]5.02[/td]
[/tr]
[tr][td]Pertumbuhan sektor pertanian[/td]
[td]3.89[/td]
[td]3.64 [/td]
[/tr]
[/table]


Artinya, kala pertumbuhan PDB turun 0,15 persen poin, pertumbuhan sektor pertanian turun lebih dalam 0,25 persen poin.

Dilihat lebih jauh lagi, ternyata pertumbuhan sektor pertanian RI di bawah pertumbuhan ekonomi tanah air ini sudah terjadi sejak kuartal dua tahun 2017.

Pada kuartal dua tahun lalu, pertumbuhan PDB sektor pertanian sempat melampaui pertumbuhan ekonomi tanah air. Namun setelah itu sektor pertanian kembali tumbuh minimalis. 


Kala sektor yang kontribusinya besar terhadap perekonomian tumbuh di bawah rata-rata pertumbuhan ekonomi tentu hal ini tidaklah ideal.

[table][tr][td][/td]
[td][/td]
[td][/td]
[/tr]
[tr][td][/td]
[td][/td]
[td][/td]
[/tr]
[tr][td]Realisasi Investasi tak Membuat Sektor Pertanian Bergairah
Realisasi investasi di sektor pertanian pun bisa terbilang stagnan sejak tahun 2015. Nilai realisasi investasi untuk sektor pertanian dan peternakan pada 2015-2019, rata-rata 7,1% dari total realisasi investasi asing (PMA) maupun domestik (PMDN). 

Dengan angka 7,1% porsinya terbilang kecil. Investasi terutama PMA yang secara jumlah lebih besar lebih banyak dialokasikan untuk sektor tersier seperti jasa perdagangan yang serapan tenaga kerjanya rendah alias lebih padat modal ketimbang padat karya. Walau nilai realisasi PMDN ke sektor ini terus meningkat dari tahun ke tahun, tetapi realisasi investasi PMA cenderung turun.

Hal ini terlihat dari realisasi PMDN yang naik 254% secara point to point pada 2015-2019, tetapi juga diikuti dengan penurunan realisasi investasi PMA sebesar 47% pada periode yang sama.

Hal ini membuat proporsi realisasi PMA terhadap PMDN semakin mengecil. Alhasil total realisasi investasi yang masuk ke sektor ini mengalami fluktuasi dan pertumbuhannya cenderung melambat.

Sebagai catatan, tahun lalu pertumbuhan total realisasi investasi di sektor pertanian hanya 6,8% (yoy) jauh lebih rendah dibanding tahun 2018 yang mencapai 23,5% (yoy).

Mendongkrak investasi di sektor pertanian adalah PR besar untuk pemerintahan Jokowi jilid II ke depan. Sektor pertanian merupakan sektor strategis yang sebenarnya perlu diprioritaskan, mengingat tak hanya serapan tenaga kerjanya saja yang tinggi tapi juga memiliki banyak potensi yang dapat memberikan nilai tambah terhadap perekonomian.

Jika saja banyak dana investasi yang masuk ke sektor ini, maka lapangan usaha pertanian tanah air tidak akan lesu. Serapan tenaga kerja di sektor ini tak terus menurun seperti sekarang ini, kesejahteraan petani juga dapat lebih terdongkrak bahkan impor yang jor-joran bisa ditekan.

Belum lagi banyak potensi komoditas pertanian RI yang jika digarap bisa memberi nilai tambah bagi perekonomian karena dapat diorientasikan untuk ekspor. Padahal jika dilakukan hilirisasi industri hasil pertanian, nilai tambahnya bagi perekonomian tentulah besar.

Contohnya saja adalah program Biodiesel (B30). Dengan program semacam ini, hasil pertanian yaitu sawit dan CPO dapat diolah lebih lanjut yang dapat menekan impor minyak dan juga diekspor. Dampak ke ekonominya pun juga bisa dirasakan, yaitu memperkecil defisit neraca dagang dan transaksi berjalan.

Ke depan perlu ada kebijakan-kebijakan semacam ini untuk sektor pertanian dan sektor-sektor lain yang padat karya, agar kontribusinya terhadap sektor real dan ekonomi lebih terasa.

sumur

https://www.cnbcindonesia.com/news/2...ya-lesu-pula/1[/td]
[td][/td]
[td][/td]
[/tr]
[/table]

profile-picture
profile-picture
wolfvenom88 dan lokshin.khushin memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
alhamdulillah
wong rakyatnya saja malah pada pengen jadi padang pasir kok emoticon-Smilie
ditunggu demo harga pangan dan daging naik yah...emoticon-Embarrassment
Lain kali pilih presiden yang wawasannya agak luas dikit, jangan yang kapasitas manajerial nya masih sebatas walikota doang.

Kelihatan kan pas jadi presiden kemampuan manajerial ngatur menteri2nya kedodoran. Tidak mampu menyodorkan solusi, hanya nyuruh menterinya yg sodorkan solusi, karena pada dasarnya kurang wawasan emoticon-Big Grin

Lebih penting lagi, selain berwawasan presiden juga harus punya integritas. Perbuatan sama dengan perkataan/janji-janjinya. Enggak sesumbar dengan mimpi2 muluk dan membangun infrastruktur tanpa prioritas emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wolfvenom88 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Tumbuh kecil mungkin karena tanam kurma tp ga berbuah emoticon-Embarrassment
booming pertanian dan peternakan itu bohong emoticon-Ngakak
percuma ente punya pangan banyak tapi mereka gak maw tuker barang bermutu. ente cuman dijadikan sapi perahan yang memberi pesta makanan bagi para gelandangan.
profile-picture
mows memberi reputasi
Diubah oleh mibmobz
Balasan post wiry
daripada yang cuma bilang prihatin,ganemoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
priakuta dan pemburu.kobokan memberi reputasi
Balasan post wiry
Tidak mampu menyodorkan solusi, hanya nyuruh menterinya yg sodorkan solusi, karena pada dasarnya kurang wawasan

Memang apa ada presiden yang lulusan pertanian + ekonomi + pertahanan + iptek dan lainnya jadi 1 ? TS goblok banget.......
presiden itu ya pilih ahli di bidangnya yang disodorkan oleh partai.....mana ada yang seperti diatas....nanti mentrinya juga punya staff yang ahli di bidangnya......

Ngatur seperti itu apa bisa SIMSALABIM .....jadi ?
Balasan post wiry
Pertanian mah harganya gak bgs di hulu hrs peran bulog ditingkatkan pemerinth hrsnya tiru pak harto.. dia bilanf cabe 10 rb ya dipasar hrs 10 rb emoticon-Busa
Masa di dikalahin tengkulak n importir emoticon-Busa
profile-picture
mows memberi reputasi
Diubah oleh ruuuruuu
Lihat 5 balasan
WELCOME MIDDLE INCOME TRAP COUNTRY +62 !!
profile-picture
PROSAV memberi reputasi
Gimana gak tekor
Duit yg hrsnya buat belanja ke warung sebelah
Malah buat beli item games, bayar netflik, nyewa web hosting, beli aplikasi dsb belum lagi beli produk2 impor branded
Balasan post ruuuruuu
hrsnya tiru pak harto.....

dilihat nirunya pak......kalau jaman pak harto.....di bawah ngga sesuai dengan pemerintah....langsung hilang orangnya ga entu rimbanya.....makanya pada takut semua.....so kalau pemerintah bilang 1 dibawah pasti 1......ngga ada broker...takut koit.
Balasan post priakuta
@priakuta situ lihat aja hasil kerja 5 tahun jokkui. Tambah meroked ke atas, atau nyungsep?

5 tahun hasilnya cuma gitu2 aja. Janji2nya sendiri banyak dilupakan. Iuran bpjs naik, harga listrik naik, sementara kapeka dibikin lemah (lihat kasus harun nasiku), dan pelanggar HAM diganjar jabatan menteri & penasihat. Dulu sesumbar tidak ada intoleransi dan persekusi thd minoritas, tapi saat menjabat nggak pernah berani ambil sikap tegas mengutuk tindakan intoleransi.

Kalau kayak gitu terus, jangan kaget 2024 gerombolan khilaf ah akan makin moncer meyakinkan pemilih "demokrasi sekuler cuma membawa korupsi dan sengsara. Mari ikut kami buat indonenen menjadi negara khilaf ah yang barokah". Di saat seperti itu, mau teriak-teriak "saya NKRI, saya Pancasila" bakalan cuma jadi bahan tertawaan.
profile-picture
profile-picture
ambarawan dan tjiembek memberi reputasi
Balasan post wiry
@wiry bos...situ kalau baca grafik ....jangan tampilin grafik turun saja......baca semuanya.....baru bacot
Balasan post wiry
profile-picture
lokshin.khushin memberi reputasi
Balasan post priakuta
@priakuta ente tau ga bulog itu kaki tangannya cendana jaman dulu, itulah kenapa harga bs dari atas kebawah sama.

sektor konstruksi aja dulu yg mau bangun infra harus lewat perusahaan anaknya.

skrg mau dicoba begitu lagi ? jaman udh maju, model supply chain udh berubah byk masa mau pake sistem korup lagi
bentar lg cebong ada yg marah2 sm pasukannya sendiriemoticon-Selamat
profile-picture
lokshin.khushin memberi reputasi
Quote:


Ada
Noh vladimir putin & xi jin bing
Makannya pinteran dikit blog.biar paham mana presiden bagus & buruk
Balasan post dr.anonymous
@priakuta @dr.anonymous halah sama aja, ente main dilapangan ga? ente tau ga kalo proyek infra itu semua duitnya cuma diputer di bumn?

terus mana peran pemerintah untuk mendorong perekonomian kalo duitnya diputer buat golongan sendiri? swasta dapat ampas doang?

lu tau ga kenapa pt.ks baru kemarin dipailitin padahal udah numpuk utang dari lama? karena cash flownya ga jalan. produksi dia ga terserap buat infra karena wika dan bumn infra yg lain pada bikin anak usaha pabrik baja. kan goblokkk

mau tau yg lebih goblok? tau japfa comfeed? tau chicken pokphan? itu ayam sama telurnya suruh dimusnahin sama pemerintah karena membanjiri pasar dan bikin harga ayam dan telur turun. kan emoticon-anjing

ga percaya? main ke lapangan, lu bakal tau gobloknya rejim ini ngurus ekonomi
profile-picture
lokshin.khushin memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di