CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Harga Minyak Terkerek Seiring Kabar Pengembangan Antivirus Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3c1bd3337f935ce31469e4/harga-minyak-terkerek-seiring-kabar-pengembangan-antivirus-corona

Harga Minyak Terkerek Seiring Kabar Pengembangan Antivirus Corona

Harga minyak mentah dunia hari Kamis (6/2) terkerek setelah adanya laporan di sejumlah media yang menyatakan para ilmuwan sedang mengembangkan vaksin untuk mengobati virus corona. Kenaikan juga didukung oleh organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) yang mempertimbangkan pemangkasan produksi guna mengatasi potensi tekanan harga minyak global. Dikutip dari Bloomberg pada pukul 7.49 WIB hari ini (6/2), harga minyak Brent untuk kontrak April 2020 naik 2,45% ke level US$ 55,28 per barel.

Sedangkan harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Maret 2020 naik 0,61% menjadi US$ 51,06 per barel. Sejauh ini, wabah tersebut telah menewaskan hampir 500 orang serta membuat aktivitas ekonomi global dan permintaan minyak terbebani. Sedangkan perusahaan minyak Tiongkok yakni Sinopec juga memangkas produksinya karena turunnya permintaan akibat wabah ini. “Orang dapat melihat seberapa baik solusi medis atau indikasi bahwa kita telah mencapai titik balik dalam perkembangan wabah virus,” kata analis BNP Paribas Harry Tchilinguirian dilansir dari Reuters, Kamis (6/2).

Surat kabar asal Tiongkok yakni Changjiang Daily, melaporkan bahwa tim peneliti yang dipimpin Profesor Li Lanjuan dari Universitas Zhejiang, mengindikasikan obat Abidol dan Darunavir dapat menghambat perkembangan virus ini. Secara terpisah, Sky News melaporkan ilmuwan Inggris membuat terobosan signifikan untuk menemukan vaksin. Caranya dengan mengurangi waktu pengembangan vaksin normal dari dua hingga tiga tahun menjadi hanya 14 hari.

Konsultan ekonomi kenamaan yakni Capital Economics juga memperkirakan konsumsi minyak di Tiongkok akan turun 10% pada kuartal I 2020. “Ini berdasarkan perkiraan bahwa ekonomi Tiongkok hanya mencapai 3% pada kuartal I 2020,” demikian keterangan tertulis Capital Economics. OPEC dan sekutunya termasuk Rusia juga telah membahas dampak virus corona terhadap permintaan minyak dunia. Namun Rusia memberi sinyal bahwa mereka tak mendukung pemangkasan produksi lebih jauh.

Reporter: Verda Nano Setiawan


Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Harga Minyak Terkerek Seiring Kabar Pengembangan Antivirus Corona" , https://katadata.co.id/berita/2020/0...tivirus-corona

Penulis: Ameidyo Daud
Editor: Verda Nano Setiawan

Dalam hal begini, Rusia memang banyak ladang sebelah timur negaranya jadi tenang-tenang aja.



Diubah oleh goal481
kbr baik
profile-picture
goal481 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post 54m5u4d183
Tuan Putin dengan beruangnya
Diubah oleh goal481
Quote:


walah
aih aih.. ulah juragan minyoak kah?
Lihat 1 balasan
Balasan post sibuk.nyaleg
Masih bingung ulahnya siapa, intinya jangan dari rajanya raja minyak dari timur tengah soalnya lagi ngontrak perjanjian sama Indonesia


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di