CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
“Ketika” Kasus Bullying SMPN 16 Kota Malang Dianggap Percandaan Diseriusi Polisi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3be6fefacb956e544e3811/ketika-kasus-bullying-smpn-16-kota-malang-dianggap-percandaan-diseriusi-polisi

“Ketika” Kasus Bullying SMPN 16 Kota Malang Dianggap Percandaan Diseriusi Polisi

“Ketika” Kasus Bullying SMPN 16 Kota Malang Dianggap Percandaan Diseriusi PolisiMalang, beritalima.com| Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah dan Kepala Sekolah SMPN 16 Kota Malang Syamsul Arifin menyatakan bahwa kasus dugaan bullying atau perundungan fisik yang terjadi pada siswa kelas 7 di SMPN 16 tersebut hanya gurauan saja. Bahkan jari korban yang saat ini akan diamputasi, diungkapkan oleh Zubaidah itu hanya terkena gesper (Sabuk).

“Karena seringnya kejepit gesper ikat pinggang dan itu sering sekali. Kebetulan pada saat di masjid dia itu nahan sakit itu ada temannya yang lewat keinjak, sudah minta maaf dan enggak apa-apa. Pada 15 Januari kejadiannya,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Hal itu sontak membuat ribuan netizen di Malang Raya, mengomentari keras atas pernyataan Kepala Sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan, hingga mendapat bullyan pedas dari para netizen.

“Copot kepala dinasnya mosok jari seperti itu dibilang kena gesper, mikire piye kok bisa kena gesper, uda gitu hasrat banget ngebela para pelaku, pertanyaannya Siapakah Orang tua pelaku itu?,” tulis salah satu akun @Annisa Habibi di salah satu grup facebook.

“Kalau sudah publik tahu begini apa tidak tambah malu wahai para pemegang jabatan terkait?. Para keluarga pelaku juga mbok mikir melindungi anak anak anda sekarang, bukan berarti lolos dari karma lo ya. Jangan ajari anak kita cuci tangan dari kesalahannya. Kalau salah ya salah,” tulis salah satu akun bernama @Rezantya Nisa.

Tak hanya para netizen, dari beberapa para walimurid di SMPN 16 Kota Malang pun, juga menyoroti ungakapan kepala sekolah dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, mereka menilai bahwa Kadisdikbud membela kepala Sekolah dan pelaku bullying.

“Harusnya kepala dinas pendidikan, turun langsung melihat keadaan MS biar tahu, ngapain harus membela kepala sekolah dan pelaku pelaku itu,” ujar salah satu walimurid yang enggan namannya di mediakan Rabu 05/02.

Polresta Malang Temukan Adanya Dugaan Kekerasan Terhadap MS

Sementara itu, meski keterangan dari pihak dinas, bahkan walikota Malang Sutiaji menyatakan bahwa peristiwa tersebut hanya gurauan. Namun, hasil penyelidikan Polresta Malang Kota menyebutkan adanya dugaan kekerasan kepada korban dengan cara dilempar beramai-ramai di atas paving.

”Dari hasil pemeriksaan diketahui ada dugaan kekerasan kepada anak yang dilakukan bersama-sama di muka umum,” ungkap Kombes Pol Leonardus Simarmata Kapolres Malang Kota di kantor Polresta Malang, Selasa 4/02/2020.

Menurutnya saat itu, diakui teman MS bahwa korban diangkat secara beramai-ramai, selanjutnya korban dilempar ke paving oleh temannya tersebut dengan posisi terlentang yang dilakukan di sekitar masjid sekolah.

“Tubuh korban diangkat beramai-ramai lalu dijatuhkan ke tanah yang berlapis paving dalam kondisi telentang, saat dijatuhkan tumit kaki menghadap ke luar. Selain itu masih dalam posisi sama, korban dibanting ke pohon kecil di depan masjid,” jelasnya.

Polisi menduga peristiwa dilakukan di luar jam belajar, yakni saat istirahat. Pengakuan para pelaku, tindakan dilakukan sebatas gurauan.

“Mereka katanya iseng, bercanda,” bebernya.

Akibat peristiwa itu korban mengalami memar di sekujur tubuh. Bahkan salah satu jari tangan korban diamputasi dan psikisnya mengalami trauma.

“Korban masih dirawat. Kondisi masih tertekan secara mental,” pungkasnya.

MS, 13, salah seorang siswa SMPN 16 Kota Malang, Jawa Timur, harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Lavalette, Kota Malang, Jawa Timur. Siswa kelas VII itu diduga menjadi korban perundungan

”Untuk jelasnya nanti dari keterangan korban juga, terkait dugaan kekerasan, teman korban ini mengaku hanya iseng dan bercanda. Di mana, dilakukan saat tidak ada jam mata pelajaran dan mungkin pas istirahat,” ujarnya.

Meski dengan adanya pengakuan bercanda dan hanya iseng. Dia menyampaikan bahwa terduga pelaku ini bisa dikenakan Pasal 40 ayat 2 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

”Tapi, untuk selanjutnya kami masih menunggu hasil visum dari RS Lavalette hari ini. Kalau sudah keluar. Kasus ini akan naik ke dalam tahap penyidikan,” tutupnya.

https://beritalima.com/ketika-kasus-...eriusi-polisi/

Buset dah...emoticon-doremoticon-doremoticon-dor

Tuh anak ampe mau di amputasi loh yaaaemoticon-dor

“Ketika” Kasus Bullying SMPN 16 Kota Malang Dianggap Percandaan Diseriusi Polisi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
falin182 dan 11 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Apa pernah Bully eh bercanda di dalam masjid

astagfirullah
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
“Karena seringnya kejepit gesper ikat pinggang dan itu sering sekali. Kebetulan pada saat di masjid dia itu nahan sakit itu ada temannya yang lewat keinjak, sudah minta maaf dan enggak apa-apa. Pada 15 Januari kejadiannya,” jelasnya beberapa waktu lalu.


emoticon-Embarrassment
Barangsiapa yang menutupi aib saudara seimin nya.... emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 13 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh khloekarmike
Lihat 2 balasan
tipikal sekolah pasti mangkir karena oleh mendiknas bakal dibantai semua petingginya.

yg diawasin sama negara dan swasta aja kaya begini nasibnya, bayangkan sekolah-sekolah agama yg ga ada ngawasin, berapa kasus kaya begini yg ga ketahuan media. malah dikubur karena takut bikin jelek pemimpin2 sekolah agamanya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
falin182 dan 10 lainnya memberi reputasi
Quote:


Quote:


Quote:


viralkan gan....keterlaluan soale emoticon-dor
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 3 lainnya memberi reputasi
Karena seringnya kejepit gesper ikat pinggang dan itu sering sekali. Kebetulan pada saat di masjid dia itu nahan sakit itu ada temannya yang lewat keinjak, sudah minta maaf dan enggak apa-apa. Pada 15 Januari kejadiannya,” jelasnya beberapa waktu lalu.

_________________________________________

gimana cerita itu jari sering kejepit gesper?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan 3 lainnya memberi reputasi
jaman ane sekolah seculun-culunnya bocah paling kagak ditemenin doang
orang tua jaman now, bikin anak semangat begitu ngedidik cuman ngandelin mode auto pilot emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan 3 lainnya memberi reputasi
Gilas aja udah... Gaberner itu... Goblok aja sih hal salah ditutup2i.. emoticon-Mad:
profile-picture
serapionleo memberi reputasi
Diubah oleh simsol...
Balasan post simsol...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


bukan ane breemoticon-Peace
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ayic222
Ya udah semoga anaknya ente pak kena kasus bullying


Amin
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan simsol... memberi reputasi
ada² j
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan simsol... memberi reputasi
Becanda sampai jari diamputasi??
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Kalo becandanya boleh sampe kya gitu, sini dah pelakunya gw becandain. Dikelitikin cutter pinggangnya becanda juga kan ya ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Orang tua jaman now kan boleh jadi seangkatan sama agan jaman sekolah dulu emoticon-Hammer




































emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
stygiant dan 2 lainnya memberi reputasi
Apa mungkin ada imbalan tutup mulut,kok kesannya remeh banget mereka ngelihat kejadian ini, untung pakpol bergerak cepat nanganin kasus ini.
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Kalo udah jelas ada fisik yg terluka kok dibilang becanda, ni tetep harus masuk ke ranah hukum biar jadi pelaran buat semuanya
profile-picture
simsol... memberi reputasi
kepala dinas dan kepseknya ga tanggung jawab, jadi duri dalam dunia pendidikan kita emoticon-Turut Berduka
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Edyan ini..ortu anak2 pembully ini juga harus tanggung jawab..kalau perlu mereka juga ikut dipenjara
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di