CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Wali Kota Banda Aceh Dinilai Tidak Serius Lindungi Situs Sejarah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3be4d788b3cb7b3842d6e3/wali-kota-banda-aceh-dinilai-tidak-serius-lindungi-situs-sejarah

Wali Kota Banda Aceh Dinilai Tidak Serius Lindungi Situs Sejarah

Wali Kota Banda Aceh Dinilai Tidak Serius Lindungi Situs Sejarah

BANDA ACEH - Ketua Darud Donya Cut Putri kembali melayangkan surat kedua kepada Wali Kota Banda Aceh untuk melindungi situs cagar budaya makam Sultan Sayed Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail, atau yang dikenal dengan Taman Poteu Jeumaloy, Rabu (5/2/2020).

“Darud Donya melihat tidak ada perhatian serius dan tindaklanjut dari Wali Kota Banda Aceh terhadap surat pertama Darud Donya. Padahal sudah banyak pihak baik di Aceh maupun nasional dan dunia internasional yang mendukung perlindungan situs cagar budaya tersebut, namun Wali Kota Banda Aceh tetap tidak bergeming dan tidak ada tindaklanjut. Oleh sebab itu Darud Donya kembali mengirimkan surat kedua meminta wali kota serius dan tegas melindungi situs sejarah Sultan Sayed Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail,” kata Cut Putri dalam keterangan tertulisnya yang diterima acehonline.co, Kamis (6/2/2020).

Dalam suratnya kepada Wali Kota Banda Aceh, Cut Putri menjelaskan, Darud Donya menyampaikan bahwa dalam rangka upaya memulihkan dan melestarikan Situs Cagar Budaya Makam Sultan Sayed Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail, yang mana cagar budaya tersebut kini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan bahkan hampir musnah.

Maka, Darud Donya meminta Wali Kota Banda Aceh untuk membersihkan dan menertibkan akses jalan menuju cagar budaya Makam Sultan Sayed Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail yang sekarang dipakai sebagai tempat berjualan Bakso Hendra Hendri.

Selanjutnya, membebaskan kawasan cagar budaya Makam Sultan Sayed Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail dari bangunan-bangunan, dan mengembalikan kawasan situs cagar budaya tersebut seperti semula. Lalu, memugar dan memulihkan kawasan cagar budaya Makam Sultan Sayed Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail sehingga kembali menjadi Taman Poteu Jeumaloy, sebagaimana aslinya sesuai manuskrip.


Baca selengkapnya di https://acehonline.co/nanggroe/wali-...n-surat-kedua/


profile-picture
profile-picture
profile-picture
latifbastian123 dan 4 lainnya memberi reputasi
ga heran, di afganistan taliban bom patung buddha, ISIS banyak menghancurkan situs sejarah di suriah

dari sejarah juga doyan menghancurkan situs sejarah dan budaya milik non ajarannya, sudah tradisi dan SOP kaum itu
Lihat 1 balasan
Hormat cm kepada kaum asal gurun.. kl asal sama2 aceh mah ga peduli..
Beda aliran

Mereka kan waktu hidup pro pedagang cina
Lah
Ajaran manual book kan kalo udah mati yaudah putus hubungan dunia
Makam raja Arab aja cuma seonggok batu doang itu aja tanpa nama
kebangetan y
Mana mau di seriusin la wong lagi mau di ekspor ganja nya !
gak ngasilin duit - ngapain dilindungi? emoticon-Leh Uga
a-histories


emoticon-Big Grin emoticon-coffee
mending magerin kebon ganja emoticon-cystg

No History, no present, No FUTURE emoticon-Cape d...
gila, kenapa ga bangke itu aja yang pindahin ?
ujung2nya pasti minta duit ini
dicek dulu, mungkin situs sejarah itu mengganggu aikido kadrun al wahabboni. emoticon-Blue Guy Smile (S)
Balasan post Rasuna
Mgkn itulah alasan anggota legislatif mengusulkan budidaya cannabis di Aceh, biar makin mirip Afghanistan (salah satu exportir opium terbesar dunia) :kagets
Emmm mungkin perlu belajar sejarah lagi tuh gan walikotanya
emoticon-Kiss


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di