CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Buntut Kasus Bullying, Kepala SMP 16 Malang Hingga Guru Bakal Disanksi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3bca41facb95566f568251/buntut-kasus-bullying-kepala-smp-16-malang-hingga-guru-bakal-disanksi

Buntut Kasus Bullying, Kepala SMP 16 Malang Hingga Guru Bakal Disanksi

Buntut Kasus Bullying, Kepala SMP 16 Malang Hingga Guru Bakal Disanksi
Wali Kota Malang Sutiaji (berpakaian hitam) saat mengunjungi SMP 16 Malang, Senin (3/2/2020). [Suara.com/Aziz Ramadani]
Sutiaji memastikan, sanksi atau hukuman tegas bakal diputuskan dalam pekan ini. Dia menyebut, sanksi akan diberikan kepada staf pengajar hingga kepala sekolah.

SuaraJatim.id - Pemkot Malang akan memberikan sanksi kepada kepada semua staf pengajar di SMPN Kota 16 Malang menyusul kasus dugaan bullying seorang siswanya berinisial MS (13) oleh tujuh pelajar lainnya hingga mengakibatkan jari korban diamputasi.

Pernyataan tersebut diungkapkan Wali Kota Malang Sutiaji pada Kamis (6/2/2020). Dia menegaskan, sanksi diberikan karena pihak sekolah lalai dalam hingga berakibat kepada MS yang mengalami cacat pada jari tangan kanannya.

"Harus ada punishment dalam hal ini ke SMPN 16 Malang. Nanti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang dan Inspektorat yang memproses sesuai PP Nomor 53 Tahun 2010 terkait disiplin PNS," kata Sutiaji, Kamis (6/2/2020).

Sutiaji memastikan, sanksi atau hukuman tegas bakal diputuskan dalam pekan ini. Dia menyebut, sanksi akan diberikan kepada staf pengajar hingga kepala sekolah.

"Kami lakukan tindakan secepat mungkin, dalam Minggu ini harus sudah ada punishment kepada semuanya, kepala sekolah, Waka (kesiswaan), guru yang ada di dalamnya. Saya tidak menyampaikan ini bentuk keteledoran dari lembaga kita, karena kejadiannya dengan diketahuinya adalah cukup relatif agak panjang," katanya.

Setelah mengumpulkan seluruh kepala sekolah, lanjut dia, pihaknya telah melakukan evaluasi. Khususnya, agar pihak sekolah lebih tanggap lagi terhadap kondisi peserta didiknya. Termasuk menjalin komunikasi intens dengan pihak orangtua siswa.

"Semisal siswa itu sakit, tidak masuk beberapa hari, maka pihak sekolah melakukan komunikasi kepada orangtua. Ditanyakan kondisi anaknya," ujarnya.

Lalu, perlu ada peninjauan Perda (peraturan daerah) Pendidikan Kota Malang, terutama tentang mekanisme pengaduan kepada anak yang merasa dirinya terancam di sekolah.

"Di Perda itu belum ada model pengaduan. Jadi nanti perlu diatur mekanisme pengaduan seperti apa, sehingga berfungsi untuk melindungi anak yang mengadu (perundungan), agar tidak dibully lagi oleh teman-temannya," katanya.

Untuk diketahui, MS menjadi korban bully teman-temannya hingga mendapat perawatan dan menjalani operasi amputasi pada jari tangannya. Sebelumnya, pihak sekolah terkesan sempat menutupi adanya praktik bullying tersebut. Hingga akhirnya Polresta Malang memutuskan melakukan penyidikan dan mendalami kasus yang menimpa MS.

Dari hasil pendalaman tersebut, polisi menemukan fakta terjadinya aksi perundungan terhadap MS hingga membuat siswa kelas VII tersebut mengalami cacat, lantaran dua ruas jari di bagian tangan kanan harus diamputasi.

Sumber : https://jatim.suara.com/read/2020/02...bakal-disanksi
profile-picture
profile-picture
falin182 dan gang60487900 memberi reputasi
y baguslah
Setuju.. Mereka jg harus tanggung jawab..
Harus diinvestigasi dan jadikan kasus ini percontohan untuk dunia pendidikan lainnya. Jangan biarkan bullying menghantui anak² yang mau berangkat ke sekolah. Jadinya anak malah takut masuk sekolah deh.. emoticon-Hammer2
profile-picture
hantumasam memberi reputasi
Iya nih copot dan kasih sanksi ke Kepseknya.. trus guru² yg sbnarnya tau dan terkesan membiarkan juga di skorsing 6 bulan lah emoticon-Traveller biar kapok.
Eh satu lagi dinas pendidikannya juga copot karna lalai.
ini sampe diamputasi loh, berarti kan ada unsur pidana penganiayaan, bahkan sekolah tidak melapor ke pakpol, berarti kan turut serta juga.
profile-picture
maverick4ever memberi reputasi

Bukan

Tidak semua hal yg dilakukan oleh banyak orang terhadap satu orang dikategorikan sebagai bullying: gangrape (pemerkosaan), mukulin orang (pengeroyokan/penganiayaan), dll
paling benci baca kasus bullying...

Apa bagusnya murid korban bullying bawa karambit di sakunya ya?
Sebenarnya ini korban sama pelaku sama2 teman main dan akrab loh.

Tapi entah benar bercandaan atau bukan yang pasti ada akibatnya yaitu "Jari diamputasi" dan nasi sudah menjadi bubur.

Maka, ya belajar bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan sedini mungkin.

Bercanda itu juga ada batasnya.
Untuk menjadi concern para guru dan orang tua, Gulat2 atau Sumo2an atau Banting2an bukanlah becandaan untuk anak2 usia dini.
menyedihkan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di