CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bukan Pusat Kuliner, Asosiasi PKL Sebut Pembangunan di Pluit Karang RTH Interaktif
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3b516ba2d1950c5031f352/bukan-pusat-kuliner-asosiasi-pkl-sebut-pembangunan-di-pluit-karang-rth-interaktif

Bukan Pusat Kuliner, Asosiasi PKL Sebut Pembangunan di Pluit Karang RTH Interaktif

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Pedagang Kaki Lima Kecamatan Penjaringan membantah bahwa lahan seluas 2,3 hektar di pinggir Kali Karang, Jalan Pluit Karang Indah Timur, Penjaringan, Jakarta Utara bakal dijadikan sebagai pusat kuliner.

Ketua Asosiasi PKL Kecamatan Penjaringan Purwanto menyebutkan, pembangunan di lokasi tersebut merupakan proyek ruang terbuka hijau (RTH) interaktif.

"Ini RTH interaktif, artinya interaktif itu ruang terbuka hijau dan ada interaksi warga. Jadi iya kan di situ ada sarana olahraga kayak jogging track, ada taman, ada parkir, interaksi pendukung warga," kata Purwanto di lokasi pembangunan, Rabu (5/1/2020).

Baca juga: PLN Sebut Kali Krendang di Bawah SUTET Aman untuk Sentra Kuliner

Purwanto menuturkan, 89 persen dari lahan yang ada dibawah Sutet ini akan didominasi oleh RTH berupa pepohonan, taman, lahan parkir dan rerumputan.

Sementara 11 persen sisanya barulah dibangun kios-kios untuk para pedagang UMKM Kecamatan Penjaringan.

"Kios dua kali dua (meter). Itu nanti jadi tempat penyajian, kayaknya food court, di depan ada meja-meja untuk makan," tutur Purwanto.

PKL yang mendapatkan kios di lokasi itu pun dilarang untuk menginap di sana sehingga bisa menjaga kemanan dan ketertiban di lingkungan.

Baca juga: Jakpro: Hanya 11 Persen RTH di Pluit yang Akan Dibangun Kawasan Kuliner

Purwanti juga menyampaikan bahwa PKL-PKL yang nantinya berjualan di lokasi itu merupakan PKL yang berada di bawah Sudin UMKM Jakarta Utara.

Sebelumnya Fraksi PDI-P sebelumnya memprotes keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan membangun kawasan kuliner di lokasi tersebut.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengaku heran karena Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di jalur hijau untuk membangun kawasan kuliner di Jalan Pluit Karang Indah Timur itu.

Padahal, secara aturan jalur hijau atau RTH, pada dasarnya tak bisa untuk bangunan.

Terlebih lagi, calon kawasan sentra kuliner itu berdekatan dengan saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET).

"Pertanyaannya sederhana, kok jalur hijau di bawah SUTET bisa keluar IMB? Kalau enggak ada orang gede, mana berani ngeluarin IMB?" ucap Gembong di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Selasa (4/2/2020).

Purwanti juga menyampaikan bahwa PKL-PKL yang nantinya berjualan di lokasi itu merupakan PKL yang berada di bawah Sudin UMKM Jakarta Utara.

Sebelumnya Fraksi PDI-P sebelumnya memprotes keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan membangun kawasan kuliner di lokasi tersebut.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengaku heran karena Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di jalur hijau untuk membangun kawasan kuliner di Jalan Pluit Karang Indah Timur itu.

Padahal, secara aturan jalur hijau atau RTH, pada dasarnya tak bisa untuk bangunan.

Terlebih lagi, calon kawasan sentra kuliner itu berdekatan dengan saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET).

"Pertanyaannya sederhana, kok jalur hijau di bawah SUTET bisa keluar IMB? Kalau enggak ada orang gede, mana berani ngeluarin IMB?" ucap Gembong di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Selasa (4/2/2020).

https://megapolitan.kompas.com/read/...uit-karang-rth

Bukan pusat kuliner
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Ah, jadi jmn bahola. . . Yg dapat org" itu nanti disewain lg . . .ckcck
profile-picture
m4r1c0 memberi reputasi
Halah ngikutin wan aibon

Permainan kata


emoticon-Cape d...
profile-picture
m4r1c0 memberi reputasi
Kepala Departemen Pengelolaan Aset dan Properti PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) Hafidh Fathoni mengatakan, setelah dibebaskan di zaman Ahok , lahan tersebut diserahkan kepada PT Jakarta Propertindo (JakPro).

Lahan yang berada di bantaran kali itu pun menjadi aset milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta.

Namun, lahan ternyata tidak dipelihara dengan baik oleh direksi JakPro sebelumnya.

"Kalau dibilang RTH, itu ruang terbuka yang kemudian tidak terawat sekian lama," ucapnya, Rabu (5/2/2020).

"Direksi yang dulu tidak merawat," tambahnya menjelaskan.

Untuk itu, Hafidh pun menyebut, pihaknya berencana menyulap lahan tak terawat itu menjadi kawasan sentra kuliner.
subannalloh kawasan PKL interaktif itu maksudnya PKL yg aktif menjemput bola menawarkan dagangannya, tidak permanen alias pake gerobak dorong dan PKL nya juga aktif nyambi jadi kang Parkir sambil berdagang ya akhi emoticon-Selamat
Tata kata
ruang terbuka hijau... bukan ruang pkl ngumpul...
BTW kenapa malah PKL nya yg angkat bicara, pemda nya mana nih ? apa jgn2 PKL sekarang udah diangkat jadi bagian dari pemerintah dan penentu kebijakan ?emoticon-Leh Uga
profile-picture
roninthirst memberi reputasi
Kok bisa yg bantah malah asosiasi pkl??
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
interaktif....
antara penjual dengan pembeli
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
2,3 hektar sebelas persennya = 253 m²
Dibagi kios 2x2m atau 4 m² = 63 kios bos
Kios sebanyak itu udah bisa dibilang sentra kuliner bos
emoticon-Wakaka
Lihat 1 balasan
iye ntr dibikin kios2 jualan
trus gk dijagain lama2 semrawut
kek gk tau abud aja
Langsung saja ke intinya : akan ada yang berjualan atau tidak?

Nama boleh diplesetkan macem2 tapi intinya nggak bisa bohong.

emoticon-norose
Terinspirasi wan abud emoticon-Big Grin

Manis di bibir memutar kata 🎵
Malah kau tuduh akulah segala penyebabnya
Siapa terlena pastinya terpana 🎵
Bujuknya rayunya suaranya 🎶
Yang meminta simpati dan harapan 🎵


Mencari Alasan - Exist


emoticon-Kaskus Radio
Diubah oleh callmebay544
Interaktif penjual dan pembeli lapak
biar sudah,...

drpd jualan & parkir makan trotoar & jalan raya,...

jg buat tempat hiburan rakjat ketjil,...

emoticon-Mewek
profile-picture
deniswise memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ngoahaha itu bahasa dr mana pula..
kok semua warga jakarta sekarang sudah mirip gubernurnya, pandai bermain kata kata?.
ada pohon di usg
ada air antri masuk ke bumi
ada monas sengaja di genangin.
lah sekarang RTH interaktif, dengan penuh PKL emoticon-Big Grin
Quote:


udh diangkat jadi penasihat umum gabener
tguppppp mah ngopi ja dipinggirin
profile-picture
profile-picture
roninthirst dan cindurmato memberi reputasi
Balasan post agh05t
kenapa enggak sekalian di kantor gubernur, atau jika perlu di istana negara buka lapak PKL nya, kan Ruangnya masih luas tuh. emoticon-Big Grin
deket SUTET loh itu apa gk takut?emoticon-Bingung
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di