CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Kapan Aku Bahagia? Ciri-ciri Orang Bahagia Ini Bisa Kamu Terapkan!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3b3aa610d2955a1a6f68ed/kapan-aku-bahagia-ciri-ciri-orang-bahagia-ini-bisa-kamu-terapkan

Kapan Aku Bahagia? Ciri-ciri Orang Bahagia Ini Bisa Kamu Terapkan!

Kapan Aku Bahagia? Ciri-ciri Orang Bahagia Ini Bisa Kamu Terapkan!

Dear, pernahkah kamu bertanya pada dirimu sendiri, “kapan aku bahagia?”. Apa yang membuatmu senang? Apakah itu pasangan yang penuh kasih, pekerjaan dengan gaji tinggi yang menyenangkan, atau perjalanan dunia tanpa akhir?

Kebanyakan orang menghabiskan hidup mereka menunggu untuk bahagia. Mereka berpikir jika mereka memiliki lebih banyak uang atau lebih banyak mobil atau hubungan yang sempurna, maka mereka bisa bahagia.

Tetapi, kenyataannya adalah bahwa siapa pun bisa bahagia saat ini. Itu tidak selalu mudah, tetapi kamu dapat memilih untuk bahagia karena menurut ilmuwan saraf UCLA, Alex Korb, kebahagiaan dimulai dari pikiran kita.

Tidak ada yang menghentikanmu untuk bahagia, selain dirimu sendiri.

“Kebahagiaan adalah kebiasaan, tanamkan itu.” ~ Elbert Hubbard

Kebahagiaan tercipta karena pilihan dan pilihan itu merujuk pada bagaimana kita berpikir, bertindak, dan bereaksi terhadap hal-hal yang tidak dapat kita kendalikan.

Nah, jika kamu masih belum bisa menemukan caramu untuk bahagia, coba tanamkan beberapa pemikiran dan ciri-ciri orang bahagia ini untuk menciptakan bahagia, Dear!


1. Mereka membeli pengalaman, bukan barang

Menurut penelitian, orang-orang yang menghabiskan uang untuk pengalaman daripada hal-hal materi lebih bahagia. Ketika mereka menggunakan uang untuk membeli pengalaman hidup, mereka merasa seperti uang itu dihabiskan dengan lebih baik.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kita lebih menghargai ingatan dan pengalaman kita, daripada hal-hal yang kita beli.

Meskipun kamu merasakan sensasi ketika membeli barang baru, tetapi kegembiraannya akan memudar dari waktu ke waktu, sedangkan sukacita dan kenangan pengalaman bisa bertahan seumur hidup.


2. Tidak mencari apa yang perlu ditemukan di dalam

Orang yang bahagia tahu bahwa hal-hal mulai dari materi maupun manusia bukanlah kunci menuju kebahagiaan mereka. Tentu saja, mereka tahu bahwa hubungan yang saling mencintai dan mendukung itu penting.

Namun, mereka tidak pernah bergantung pada orang untuk kebahagiaan mereka, karena itu adalah sumber kekecewaan.


3. Mencintai diri sendiri apa adanya

Orang yang bahagia merasa nyaman dengan tubuh mereka sendiri. Mereka menerima siapa diri mereka secara fisik dan emosional, mempertahankan karakter mereka yang sebenarnya, bahkan jika mereka tidak menerima persetujuan dari sekitar.

Yang terpenting, mereka membuat yang terbaik dari apa yang mereka miliki, alih-alih berkubang dalam apa yang orang lain akan definisikan sebagai kelemahan atau kekurangan.


4. Pertanyaan “kapan aku bahagia?” bisa terjawab ketika selalu bersyukur

“Dia adalah orang bijak yang tidak mengatakan hal-hal yang tidak dia miliki, tetapi bersukacita atas apa yang dia miliki.” – Epictetus

Bersyukur adalah salah satu kebiasaan orang yang bahagia.

Ketika kamu membiasakan diri untuk menyatakan betapa bersyukurnya kamu atas semua yang kamu miliki dalam hidup, pengalaman-pengalaman yang menggembirakan ini akan terus berkembang dalam hidupmu.


5. Senang menerima perubahan

Orang yang bahagia tahu bahwa tidak ada yang permanen dalam kehidupan ini. Mereka merangkul perubahan dan tahu bahwa kebahagiaan hidup tidak bisa berlangsung tanpa gangguan.

Bahkan kehidupan yang sepenuhnya dijalani, memiliki masa kesedihan yang luar biasa. Tetapi, mereka tidak menentang ketidakadilan hidup. Sebaliknya, mereka melihat keindahan dan kebahagiaan setelah kehilangan.

Yang terpenting, mereka menolak untuk membiarkan kemunduran besar menentukan siapa mereka.


6. “Kapan aku bahagia?”, ketika kamu tahu bagaimana memaafkan

“Saya percaya pengampunan adalah bentuk cinta terbaik dalam hubungan apa pun. Dibutuhkan orang yang kuat untuk mengatakan bahwa mereka menyesal dan orang yang lebih kuat untuk memaafkan. ”

Orang-orang yang bahagia tahu bagaimana memaafkan karena mereka menginginkan semangat yang damai. Ketika seseorang menyakitimu adalah normal untuk merasakan emosi negatif, seperti kepahitan dan dendam.

Tetapi, orang-orang yang bahagia tidak membiarkan diri mereka membayar harga berulang-ulang. Itu karena mereka tahu bahwa fokus pada masa lalu akan membuat mereka tidak menikmati keajaiban hari ini dan potensi hari esok.

Nah, jadi itu tadi ciri-ciri orang bahagia. Semoga bisa membantumu menjawab pertanyaan “kapan aku bahagia?” pada dirimu ya, Dear.



emoticon-Wowemoticon-Big Kiss
Diubah oleh joelciika17


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di