CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
[60 Juta/M]Protes untuk Pemprov DKI yang Mau Ubah RTH Zaman Ahok Jadi Kawasan Kuliner
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3aed4a018e0d529950479e/60-juta-mprotes-untuk-pemprov-dki-yang-mau-ubah-rth-zaman-ahok-jadi-kawasan-kuliner

[60 Juta/M]Protes untuk Pemprov DKI yang Mau Ubah RTH Zaman Ahok Jadi Kawasan Kuliner

Protes untuk Pemprov DKI yang Mau Ubah RTH Zaman Ahok Jadi Kawasan Kuliner

Rabu, 5 Februari 2020 | 08:48 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Fraksi PDI-Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta memprotes keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan membangun kawasan kuliner di Jalan Pluit Karang Indah Timur, Penjaringan, Jakarta Utara.

Perkaranya, sentra kuliner itu bakal dibangun di atas lahan ruang terbuka hijau (RTH) yang dulu pernah dibebaskan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Fraksi PDI-P merasa aneh karena rencana pembangunan kawasan kuliner tak sesuai peruntukannya.

Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Gembong Warsono melayangkan protes setelah meninjau langsung lokasi tersebut pada Senin (3/2/2020).


"Dulu 2018 kita pernah datang ke sana, kita stop, berhenti. Tapi sekarang mulai dibangun lagi," ucap Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Gembong Warsono, Selasa (4/2/2020).

Kawasan kuliner ini disebut akan dibangun oleh PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) yang merupakan anak perusahaan dari PT Jakarta Propertindo.

IMB yang sudah terbit

Gembong merasa heran karena lahan yang seharusnya untuk jalur hijau justru diterbitkan izin mendirikan bangunan (IMB).

Ia pun menuding ada pihak-pihak tertentu yang bermain di belakang proyek pembangunan sentra kuliner tersebut.

"Pertanyaan sederhana, kok jalur hijau di bawah SUTET bisa keluar IMB? Kalau enggak ada orang-orang gede, mana berani mengeluarkan IMB?" ujarnya.

Dikembalikan ke lahan hijau

Untuk itu, Gembong pun meminta Gubernur Anies segera menghentikan keinginannya membuat sentra kuliner di atas jalur hijau.

Pasalnya, kebijakan itu disebut Gembong melanggar Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).


"Sudah kembalikan ke lahan hijau. Kan itu fungsinya. Kita Fraksi PDI Perjuangan meminta kepada Jakpro untuk mengembalikan fungsi yang sebenarnya pada jalur hijau sebagaimana tertuang dalam rencana detail tata ruang kita," ujar Gembong.

"Itu dulu digunakan masyarakat untuk berjualan tanaman, kiri-kira luasnya 2,5 hektar. Terus zaman Pak Ahok direlokasi untuk jadi RTH," imbuhnya.

Menurut dia, PT JUP berdalih bahwa kawasan itu akan dipercantik menjadi tempat berdagang bagi para usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Sudahlah kembalikan kepada fungsinya. Fungsinya apa? Untuk jalur hijau, ya kembalikan ke jalur hijau saja. Sudah selesai kok. Itu kan perubahan peruntukan," ujar dia.

Bagaimana kondisi di lokasi?

Pantuan Kompas.com di lokasi, tepatnya di sepanjang Jalan Pluit Karang Indah Timur, batas RTH sudah dipagari dengan seng berwarna silver.

Hanya beberapa meter seng terbuka untuk akses jalan kendaraan yang menuju ke rumah pompa.


Di langit-langit RTH terdapat kabel listrik yang menguntai dari tiang saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) dari satu tempat ke tempat lainnya.

Kawasan yang selama ini menjadi ruang terbuka hijau itu rencananya akan berubah menjadi kawasan wisata kuliner.

Terbukti, papan informasi bertuliskan IMB kelas B terpampang jelas di salah satu sudut lahan kosong tersebut.

Dalam papan tersebut, izin secara gamblang telah dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi DKI Jakarta.

Lanjut baris pertama papan itu berisi nomor IMB dengan nomor 47/C.37a/31/1.785.51/2018. Masih di baris pertama juga terdapat tanggal IMB, yakni 08-08-2019.

Di baris ketiga terdapat lokasi pembangunan, yakni di Jalan Pluit Karang Indah Timur, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.


Masuk ke hal yang lebih substantif, dalam papan tersebut tertulis jelas kegiatan yang sedang dilakukan adalah mendirikan baru, sedangkan penggunaannya untuk Pedagang Kaki Lima (PKL), Bazar, Taman, Parkir, Plaza, dan Area Premium.

Bangunan ini rencananya dibangun menjadi dua lantai.

Pemilik lahan juga jelas tertulis PT Jakarta Utilitas Propetindo (Jakpro).

Restoran sudah berjajar di seberang proyek 

Belum juga diresmikan menjadi wisata kuliner, tepat di seberang lahan garapan berjejer rapi berbagai macam restoran.

Mulai dari seafood, chinese food, dan makanan cepat saji lainnya terdapat di sepanjang jalan.

Babeh, salah satu juru parkir di sekitar kawasan tersebut, menyebutkan bahwa kawasan ini memang sempat ramai ketika PKL masih diperbolehkan jualan.

"Ini daerah ini memang ramai dari dulu, sempat ada pedagang kaki lima, tapi dibongkar, pas ada mereka tambah ramai lagi," terang Babeh saat ditemui Kompas.com.

https://megapolitan.kompas.com/read/...wasan?page=all


[60 Juta/M]Protes untuk Pemprov DKI yang Mau Ubah RTH Zaman Ahok Jadi Kawasan Kuliner

60 juta per meter euy lumayan buat biaya capres atau pilgub periode selanjutnya

Anus basuedan wan kadrun jembud aibon emang mantap dah, pokoknya apa yg bisa diduitin ya diduitin

Dari mulai pohon mahoni yg coba bego2in warga Jekardah bilang kagak ada harganya, kalau kadrun tolol pengabdi wan Arab sih manggut-manggut tapi kita kan gak goblok semua kayak kadrun

Sekaran 60 juta dikali berapa meter aja tuh RTH emoticon-Leh Uga

profile-picture
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan 6 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Brengsex betul emoticon-Big Grin


Bata only emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan mizunashi memberi reputasi
Wush pantes cepet imb nya keluar, ternyata ada udang dibalik batu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Cari duitnya kebangetan juga selain itu tempatnya di bawah sutet yg harusnya emang gak boleh buat pemukiman apalagi malah dibangun resto tempat makan yg bakalan ngundang banyak orang emoticon-Cool

Tauk sendiri kan bahaya dekat dengan sutet emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan bayukuya1988 memberi reputasi
Anies kan pernah merevisi Peraturan Gubernur nomor 38 tahun 2019 tentang pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) kurang dari Rp1 miliar. Obyek pajaknya ditambah yang digratiskan. Beberapa di antaranya untuk mantan presiden, mantan wakil presiden, mantan gubernur dan mantan wakil gubernur. Kemudian guru, pensiunan guru, hingga veteran dan penerima tanda jasa kehormatan. Ya bagus cuman berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2019, tapi sekarang objek pajak berupa rumah, rusunami, dan rusunawa dengan NJOP dengan nilai di bawah Rp1 miliar wajib membayar PBB kembali mulai 2020 ini. Hahaha padahal di era Ahok geratis.

Di situ ( Revisi Peraturan Gubernur nomor 38 tahun 2019 tentang pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) kurang dari Rp1 miliar ) Anies juga menyiapkan kebijakan pendamping sebagai cara untuk menutupi potensi pajak yang hilang.

Dua di antaranya yang disebut Anies ialah peraturan pajak rumah di kawasan elite dan peraturan pajak untuk lahan terbuka di jalan protokol. Dia rencananya bakal menaikkan lahan terbuka yang menganggur hingga 200 persen jika tidak dipergunakan.

"Kalau dipergunakan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pajaknya kita diskon sampai 50 persen. Asal dia bangun RTH dan merawatnya," ujar Anies.

Ya Anies sepertinya sedang menggenjot penerimaan daerah dari sektor pajak dari pedagang ( Kemarin kan APBD defisit ).
Diubah oleh 54m5u4d183
Lihat 1 balasan
60jeti/meter .... ckckckck

[60 Juta/M]Protes untuk Pemprov DKI yang Mau Ubah RTH Zaman Ahok Jadi Kawasan Kuliner
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ambarawan dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ..Minyak.BABI..
tenang aja,kepala SKPD msh bnyk kok
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
roninthirst dan MUF0REVER memberi reputasi
dekat SUTET? ga takut kesetrum?
profile-picture
profile-picture
MUF0REVER dan bayukuya1988 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Balasan post l.kripac98
Quote:


Harusnya gak bagus ada bangunan deket sutet karena banyak bahayanya, selain kesetrum juga ada gelombang yg bisa mempengaruhi kesehatan penghuni dekat sutet yg berbahaya

[60 Juta/M]Protes untuk Pemprov DKI yang Mau Ubah RTH Zaman Ahok Jadi Kawasan Kuliner

Apalagi si wan jembud ini maunya air ngalir ke tanah, kalau mau ngalir ke tanah harus banyak RTH lah masak mau dibetonin RTH dari mulai Monas sekarang lahan ini

Wan jembud gak punya otak Kadrun juga otaknya pada goblokk semua emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
MUF0REVER dan kenpachiku memberi reputasi
Diubah oleh bayukuya1988
ga beres gini masih ada yang bela2in ampe dipenjara?
profile-picture
profile-picture
MUF0REVER dan kenpachiku memberi reputasi
Ini nama nya keberpihakan untuk usaha kecil emoticon-Ngakak santai bud masi banyak kaum kadrun bakal jilad pantat ente sampe sunhole ampe mekilat penting seiman anda arab... Ma bebas kaum pilihan allah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ruuuruuu dan 3 lainnya memberi reputasi
Kadrun Panen lagi 60 juta per meter euy, disewain aja udah dapat cuan banyak

Sementara Wan jembud pengen airnya masuk tanah, tapi RTH malah dijadiin beton, demi pemasukan duid, lumayan lah buat modal nyapres n nyagub lagi, sambil bagi2 jatah ke para kadrun yg udah jilatin bol anus sampai bersih emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ambarawan dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Kadrun elit yg cuan, kalau kadrun gembel mah yg penting mayatnya gak mandi sendiri n disholatin emoticon-Leh Uga
profile-picture
kenpachiku memberi reputasi
[60 Juta/M]Protes untuk Pemprov DKI yang Mau Ubah RTH Zaman Ahok Jadi Kawasan Kuliner
profile-picture
qavir memberi reputasi

Gila, aroma korupsi kelompok Anies nggak ada matinya, dari mulai lem aibon, getah getih, batu gabion, monas, pohon mahoni, sampai lapak kaki lima di jalanan dan RTH.
emoticon-Salaman

Sudah terkumpul duit berapa trilyun ya....? emoticon-Ultah

KPK kayak nggak pernah ada kalau menyangkut anies dan DKI emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
kenpachiku dan MUF0REVER memberi reputasi
ngecat jalan gonta ganti
bikin jalur sepeda bongkar pasang
renovasi monas gonta ganti tanaman.

tapi ngomongnya :

[60 Juta/M]Protes untuk Pemprov DKI yang Mau Ubah RTH Zaman Ahok Jadi Kawasan Kuliner

ini orang memang tidak tahu cara kerja yang benar. emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kenpachiku dan 2 lainnya memberi reputasi
Balasan post 54m5u4d183
Quote:


Buset apbd defisit...

Jaman kowi ahok belum pernah dpt berita apbd defisit malah potensial nambah terus...

emoticon-Bingung apbd cepet amet abis...
profile-picture
profile-picture
kenpachiku dan MUF0REVER memberi reputasi
Balasan post bayukuya1988
Quote:


@bayukuya1988 Ad nya emoticon-cystg

Sering pake vpn gan?
Quote:


Kenyata'an nya gitu
Quote:


Ngawur ente.. justru itu mau memfasilitasi org2 biar jadi Flash/Gundala klo kesetrum sutet.. ngerti bong? emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
roninthirst dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh areszzjay
Pertanyaan sederhana, kok jalur hijau di bawah SUTET bisa keluar IMB? Kalau enggak ada orang-orang gede, mana berani mengeluarkan IMB?" ujarnya.



nah..loh..... apa dong..emoticon-cystg perlu di sedikili ini mah...emoticon-Ngakak
profile-picture
kenpachiku memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di