CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Automotive / Otomotif /
Penyebab Air Aki Motor Cepat Habis
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3a5235a72768751d403764/penyebab-air-aki-motor-cepat-habis

Penyebab Air Aki Motor Cepat Habis

Penyebab Air Aki Motor Cepat Habis – Wah pasti Anda tau bahwa aki merupakan komponen kelistrikan yang harus mendapatkan perhatian yang luar biasa. Ya, karena cairan aki tentunya memiliki tugas penting dalam sistem kerja aki basah.

Baca Juga : Katanya Aki Kering, Kok Pakai Air?

Fungsi dari cairan elektrolit dalam aki motor yakni untuk membantu dalam proses terjadinya arus listrik secara kimiawi, betul? Tanpa ada cairan elektrolit arus listrik yang masuk, dari alternator ataubiasa disebut spul (proses charge), tidak akan bisa disimpan.

Baca juga : Cara Lepas Pasang Aki Mobil Dengan Benar

Nah, dari situlah, ternyata ya, disinilah letak permasalahan yang sering terjadi, yakni air aki akan cepat habis atau berkurang. Apa penyebabnya ya? Dan bagaimana sih mengatasinya? Berikut adalah pemaparannya.

Baca Juga : Barang Unik Bernama Selimut Aki

Penyebab Air Aki Cepat Habis

Sebenarnya sih, apabila air aki berkurang, merupakan suatu kejadian yang biasa dan wajar aja ya. Karena kan cairan ini akan menyimpan arus listrik. Ya, jadi air aki akan menguap sedikit demi sedikit. Ya, karena panas yang ditimbulkan oleh arus listrik. Kejadian hal seperti ini membuat cairan dalam aki motor berkurang secara perlahan-lahan.

Akan tetapi, apabila cairan berkurang sangatlah cepat, bisa jadi hal ini, ya karena beberapa faktor juga sih. Misalnya, hantaman keras atau sistem pengisian yang sedang bermasalah.

Baca Juga : 3 Hal Yang Menyebabkan Garansi Motor Hangus

Pasti Anda tau dong, jika terjadi guncangan keras saat menabrak lubang dalam kecepatan tinggi, tentunya beresiko membuat air aki keluar dari lubang udara. Yup, pada samping tutup aki.

Lain halnya nih ya, apabila pengisian aki yang rusak. Arus pengisian energi listrik yang lumayan besar dari pada dinamo ampere alias Overcharged. Tetunya juga bisa membuat aki motor cepat habis.

Baca Juga : Ini Dia Aki Untuk Yamaha NMAX

Lalu, ketika terjadi overcharged maka suhu dalam aki pun, tetunya akan menjadi lebih panas dari biasanya. Hal yang seperti ini, tentunya akan mengakibatkan cairan elektrolit lebih mudah mendidih.

Sehingga terjadilah pemuaian yang lebih cepat. Atau dengan kata lain, cairan aki akan berkurang dengan cepat dari yang sewajarnya. Dan, apabila hal-hal seperti di atas terjadi, tentunya Anda dapat mengatasi permasalahn tersebut dengan seperti cara berikut ini :

Baca Juga : Motor Terendam Banjir? Jangan Panik, Lakukan Hal Ini

Cek Tegangan Aki

Pada kejadian yang seperti satu ini, Anda tentunya bisa menangani dengan beberapa tahap ya Bro/Sis!
Lakukanlah pengecekan seberapa besar arus listrik yang dihasilkan dinamo ampere atau alternator atau spul.

Tentunya pengecekan dapat Anda lakukan dengan bantuan alat ukur konvensional, seperti avometer. Atau bisa juga menggunakan alat khusus pengecekan aki.


Apabila ternyata arus listrik yang dikeluarkan ternyata lebih besar dari ketentuan standar yakni max. 13-14 volt, dapat dipastikan telah terjadi masalah pada sistem pengisian Anda.

Akan tetapi tidak semudah itu ya Bro/Sis. Apabila sistem pengisian bermasalah, sebaiknya Anda periksa satu persatu, spul atau alternatornya dan regulator alias kiproknya ya!

Baca Juga : Cara Jumper Aki Mobil Dengan Benar

Cek Alternator

Untuk mengecek alternatornya, tentu Anda hanya mencolok ke kabel output dari mesin dengan salah satu probe multitester. Dan juga satu probe lagi ditempel ke bagian besi mesin. Apabila Anda bingung kabel yang mana, cara mengenalinya sangat lah mudah lho!

Baca Juga : Istilah CCA pada Aki

Yakni, cari persamaan warna yang keluar dari mesin (sebelah kiri). Dengan yang masuk pada socket kiprok (regulator). Perhatikan kabel dari pulser atau pick up tidak perlu dicek. Nah, apabila tegangan lebih dari 14 volt, Anda langsung ganti spul (alternator) aja ya!

Baca juga : Aki Menggelembung Pertanda Apa

Dan yang kedua nih ya. Apabila tegangan dari spul normal, tentunya Anda dapat beralih ke kabel plus-minus aki. Langsung tempel aja kedua probe multitester pada masing-masing kutub aki. Sambil mesin dinyalakan dengan putaran mesin 5000 Rpm ke atas. Apabila multi meter terbaca lebih dari 14 volt, Anda langsung ganti aja regulator atau kiproknya.

Baca Juga : [TIPS] Cara Lepas-Pasang Aki Mobil Dengan Benar

[hr]

Zeus Battery adalah Distributor Baterai Aki Motor, Mobil, Kapal dan Industri Berkualitas.
Kontak :
WA : 0813 1016 4662


PH : 021 8899 7274
zeusbattryonline.com


Telah terbit di : Zeus Battery
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Kup4s dan 2 lainnya memberi reputasi
emoticon-Sundul
emoticon-Sundul
emoticon-Sundul


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di