CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Sisi Gelap Pengangguran?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3a49c0a2d1953ad820b750/sisi-gelap-pengangguran

Sisi Gelap Pengangguran?

Sisi Gelap Pengangguran?

foto: Ligalaga

Akhh welcome bray kembali lagi sama ane salembay sang penulis receh. Ane mencoba kembali ke masa lalu ketika ane menganggur dan itu rasanya gak enak. Btw temen ane juga sekarang lagi nganggur dan ane kasihan sama dia. Tapi jujur ketika ane nganggur rasa malu seolah menyelimuti dan merasa dikucilkan masyarakat. Ngerasa punya tekanan batin gituh, nganggur itu seperti jadi orang yang tidak berguna bray.

Mengapa menganggur identik dengan citra negatif, maka ane mencoba menelusuri dan menemukan beberapa fakta ilmiah dari pengangguran.


1. Pengangguran memicu penelantaran anak

Sisi Gelap Pengangguran?


Mengutip penelitian university of oxford menyatakan pengagguran dapat meningkatkan pengabaian terhadap anak karena orang tua  memiliki akses terbatas pada sumber daya untuk memenuhi kebutuhan anak seperti makanan, pakaian, dan perawatan medis. Ketika orang tua kesusahan dampaknya sama dirasakan oleh anaknya.


2. Penganguran memperburuk kesehatan

Sisi Gelap Pengangguran?


Mengutip penelitian university collage london menyatakan penganguran jangka panjang bisa merusak kesehatan, pencari kerja yang lebih tua tampaknya lebih terpengaruh dari pada rekan yang lebih muda. Faktor stes jadi sebab utama yang mempengaruhi munculnya kebiasaan tidak sehat. Seperti merokok, makan berlebih, dan kurangnya aktivitas.


3. Penganguran tidak terlatih di mata perekrut

Sisi Gelap Pengangguran?

Mengutip penelitian ghent university tahun 2017 mereka menyimpulkan perusahaan enggan merekrut pengangguran jangka panjang karena kurang termotivasi, kurang berbakat, dan kurang terlatih. Semakin lama mereka menganggur semakin rendah mereka mendapat reaksi positif. Penelitian juga menunjukan presepsi ini juga mendorong rendahnya perekrutan pengangguran jangka panjang.


4. Orang tidak peduli pada pengangguran

Sisi Gelap Pengangguran?


Mengutip penelitian universitas aarhus tahun 2016 dengan judul mengapa semua orang ingin membantu yang sakit, tetapi tidak untuk yang menganggur. Jawabanya ada pada psikologi kita dimana intuisi memandang penyakit sebagai nasib buruk tapi tidak untuk menganggur. Padahal faktanya dalam dunia modern banyak orang meninggal akibat penyakit gaya hidup.


5. Menganggur rusak mental anak muda

Sisi Gelap Pengangguran?


Mengutip penelitian king's collage university menyatakan kaum muda yang tidak dalam pendidikan, pekerjaan, atau pelatihan kerja rentan mengalami masalah kesehatan mental. Keinginan bekerja tapi tidak mampu mendapatkanya membahayakan mental.  Dampaknya pada gejala depresi dan muncul kecemasan. Penting mendukung kaum muda dengan lebih baik ketika melakukan perubahan menantang dari masa sekolah ke pekerjaan.


Semoga yang menganggur segera mendapatkan pekerjaan.


sumber: https://www.sciencedaily.com/
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hyllal dan 21 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh salembay
Halaman 1 dari 10
profile-picture
profile-picture
profile-picture
amiruls.lee dan 2 lainnya memberi reputasi
memang gelap gan,
ndak bisa beli token pln, apa nya gak gelap2an.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 17 lainnya memberi reputasi
Quote:


Bener juga yah.. emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan ciptawan memberi reputasi
menarik, beberapa poin di atas menurut pandangan gw malah berbeda ya wkwkwkkwkw

1. Pengangguran memicu penelantaran anak.
kirain justru karena banyak waktu luang, anak ga terlantar ... kalo kerja apalagi sering lembur mungkin bisa terjadi penelantaran entah karena sibuk kerja atau kecapekan

2. Penganguran memperburuk kesehatan.
banyak waktu luang justru banyak waktu buat olahraga, jaga kesehatan, terus karena nganggur jadi beban pikiran/stress berkurang

3. Penganguran tidak terlatih di mata perekrut
ini gw setuju banget, nganggur lama-lama jadi bikin skill tumpul

4. Orang tidak peduli pada pengangguran
ada benarnya sih, sebagian kalangan memandang rendah sama pengangguran

5. Menganggur rusak mental anak muda
ini meneurut gw justru karena kondisi ekonomi orang tua yg berkecukupan dan si anak terbiasa dalam kondisi lingkungan "dimanja" yg mana segala kebutuhan si anak disupport langsung oleh orang tua, sehingga pada anak timbul rasa seperti "ngapain kerja, duit ortu gw masih banyak" "ngga kerja dulu ah, masih nyaman kondisi sekarang" "uang jajan saku masih jalan, why not ?"

ya itu pandangan gw sih. btw nice trit TS membuka wawasan emoticon-Toast
profile-picture
profile-picture
profile-picture
patrio80 dan 8 lainnya memberi reputasi
untung ada YOUTUBE.

muantaaap!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mulivw dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Menurut sebuah penelitian dari Florida State University tahun 2017 orang yang bermain hp lebih dari 5 jam perhari mengidap gangguan depresi dan keinginan untuk bunuh diri emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
the1thatgotaway dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh salembay
Lihat 2 balasan
Balasan post salembay
Quote:


busyet.. gimana kabar atlet esport ML ??
profile-picture
profile-picture
profile-picture
patrio80 dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Mengutip penelitian University of Chichester tahun 2019 mereka menyimpulkan gamers esport mengalami tekanan mental, 51 jenis faktor stres, kecemasan berkompetisi, sifat agresif terhadap gamers lain bahkan menghindari komunikasi.

Mereka juga punya kecenderungan ingin tidur dan bangun lebih lambat, resiko insomnia, kurang tidur, dan mood yang mudah berubah.
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan ciptawan memberi reputasi
Diubah oleh salembay
Lihat 2 balasan
Balasan post salembay
Quote:


bearti hadiah milyaran ditebus dengan stress berlebihan.
yg asmyong yg esport wannabe, dapet milyaran kaga dapet stressnya iya emoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ursa.minor dan 4 lainnya memberi reputasi
Semua yg di jabarin benar! Tapi aa nganggur adalah pilihan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ya gitu deh, para peneliti University of Chichester juga berkata Studi ini penting bagi industri, Kita harus memahami bagaimana kita dapat mendukung kesehatan gamer dan menjaga mereka tampil di tingkat atas - seperti halnya atlet profesional lainnya.
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan ciptawan memberi reputasi
Quote:


Mengutip penelitian dari American Psychological Association (APA) tahun 2015 mereka menyimpulkan menganggur bukanlah pilihan melainkan efek dari eksternal yang berdampak besar pada kepribadian dasar kita.

"Ini menunjukkan bahwa pengangguran memiliki implikasi psikologis yang lebih luas daripada yang diperkirakan sebelumnya."

semakin lama pria menghabiskan tanpa pekerjaan, semakin kecil kemauan mereka untuk bekerja, yang juga terkait dengan menikmati penghasilan seseorang (orang tua), menurut para peneliti.

Studi ini menunjukkan bahwa efek pengangguran di masyarakat lebih dari sekedar masalah ekonomi - penganggur dapat dikatakan sebagai akibat dari perubahan kepribadian yang tidak dapat dihindari.
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan ciptawan memberi reputasi
nganggur ga masalah bleh
yg penting punya kenalan "orang dalem"emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Mengutip penelitian dari University of Georgia tahun 2017 menyatakan ketika punya banyak tekanan calon pekerja akan berbuat curang. "Tekanan kinerja menimbulkan kecurangan ketika karyawan merasa terancam. Meskipun ada potensi mendapatkan imbalan yang baik jika mereka meningkatkan kinerja mereka, ada juga kesadaran yang signifikan bahwa jika mereka tidak melakukannya, pekerjaan mereka akan berisiko."

Ini terutama benar ketika karyawan merasa mereka tidak dapat memenuhi harapan dengan cara lain. Persepsi itu mengarah pada kemarahan, yang pada gilirannya mengarah pada perilaku tidak etis, kata Mitchell. Wadah tekanan dan kemarahan ini menyebabkan karyawan fokus pada melakukan apa yang bermanfaat bagi mereka - bahkan jika itu merugikan orang lain.
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan ciptawan memberi reputasi
syukur pada allah ane gak atau belom mengalami masa dimana ane pengangguran
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Mengutip penelitian dari George Mason University tahun 2009 biarkan diri Anda bersyukur - ini adalah cara terbaik untuk mencapai kebahagiaan menurut beberapa penelitian baru.

Rasa syukur, emosi rasa terima kasih dan kegembiraan dalam menanggapi atau menerima hadiah, adalah salah satu unsur penting untuk menjalani kehidupan yang baik, kata para peneliti.
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan ciptawan memberi reputasi
Diubah oleh salembay
Balasan post salembay
Kalau dia dapatnya duit dari itu ?
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan ciptawan memberi reputasi
menganggur itu tidak baik untuk kesehatan mental,fisik,keuangan.
tapi tergantung daripribadi masing2..
kalo dia fokus menganggur untuk sesuatu hal yang bermanfaat mungkin dia sehat2 saja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Ya itu resiko, semua hal yang kita kerjakan pasti ada resikonya.

Mengutip penelitian The Physiological Society tahun 2019 menyatakan Pekerjaan shift meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung.
Studi ini secara khusus menyarankan bahwa kerja shift memiliki dampak negatif pada cara jenis lemak (disebut trigliserida) dipecah, serta pada cara gula digunakan dalam tubuh kita. Keduanya meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes karena keduanya memengaruhi cara tubuh kita memproses gula dan lemak.
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan ciptawan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Mengutip penelitian BMC Public Health tahun 2009 menyatakan Tunjangan pengangguran membantu mengurangi perilaku negatif yang berhubungan dengan kesehatan yang sering dikaitkan dengan menjadi pengangguran.

Mereka yang mengalami periode pengangguran lebih rentan dan berisiko lebih tinggi untuk beradaptasi dengan perilaku yang berpotensi tidak sehat daripada yang dipekerjakan terus-menerus. Temuan kami mungkin menunjukkan bahwa tingkat stres yang lebih tinggi ada di antara mereka yang mengalami pengangguran tanpa kompensasi.

Temuan ini memberikan wawasan baru tentang peran dukungan keuangan pada saat ketidakstabilan pekerjaan. Para penulis menyimpulkan bahwa, "Program-program bantuan pengangguran seharusnya tidak hanya bertujuan mengurangi dampak finansial tetapi juga dampak kesehatan yang merugikan dari pengangguran.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 10


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di