CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ternyata RI Rutin Impor Kera hingga Ular dari China
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3a3e06f0bdb220e0683aef/ternyata-ri-rutin-impor-kera-hingga-ular-dari-china

Ternyata RI Rutin Impor Kera hingga Ular dari China

kumparanBISNIS
5 Februari 2020 10:38

Bisnis

Ternyata RI Rutin Impor Kera hingga Ular dari China
Ternyata RI Rutin Impor Kera hingga Ular dari China
Sejumlah Kera Ekor Panjang (Macaca fascicularis) mencari makan di Taman Nasional Baluran, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (31/7/2019). Foto: Antara/Budi Candra Setya

Pemerintah melarang sementara impor hewan hidup asal China. Hal ini untuk mencegah penyebaran virus corona ke Indonesia.


ADVERTISEMENT

China merupakan mitra dagang terbesar di Indonesia. Selama 2019, impor nonmigas China ke Indonesia mencapai USD 44,58 miliar atau 29,95 persen dari total impor Indonesia.


Dari komoditas nonmigas asal China tersebut, ternyata ada hewan hidup. Setidaknya selama dua tahun terakhir ini Indonesia rutin menerima hewan hidup dari Negeri Tirai Bambu itu.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diterima kumparan, Rabu (5/2), China mengirim 1,21 ton ton hewan primata sejak Januari-Desember 2019. Nilainya mencapai USD 898.372 atau sekitar Rp 12,3 miliar (kurs Rp 13.700 per dolar AS). Impor tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama 2018 sebanyak 1,1 ton atau sekitar USD 205.730.


Tak hanya itu, China juga mengimpor hewan reptil hidup ke Indonesia sebesar 18,18 ton atau senilai USD 215.968 sepanjang tahun lalu. Angka ini pun melonjak dibandingkan periode yang sama 2018 sebanyak 11,67 ton atau senilai USD 120.444.


Ternyata RI Rutin Impor Kera hingga Ular dari China
Ilustrasi Bendera China. Foto: Shutter Stock



[font=-apple-system,BlinkMacSystemFont,"Segoe UI",Roboto,Helvetica,Arial,sans-serif]ADVERTISEMENT

Sayangnya, dalam kelompok tersebut tak bisa dipisahkan secara spesifik per jenis hewan. Adapun hewan yang termasuk primata di antaranya kera dan orang utan.


Sementara yang masuk jenis mamalia lainnya adalah paus, lumba-lumba. Kuda, keledai, sapi, maupun kambing tidak termasuk dalam pengelompokan hewan mamalia lainnya. Sedangkan hewan reptil di antaranya ular, buaya, hingga kura-kura. 



Sumber
profile-picture
profile-picture
profile-picture
latifbastian123 dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh my.agathis
Halaman 1 dari 2
berarti ada juga yang demen makan segalanya di sini
Lihat 1 balasan
Ngapain beli Kera dan Ular?
disini juga banyakk..
profile-picture
angelo.ogbonna memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post balado.jengkol
bisa jadi byk karena produk hasil impor emoticon-Big Grin
Balasan post neptunium
Ternyata begitu to
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
kera rebus enak bre
maw bikin kebun binatang emoticon-Bingung
tahun depan indo mulai ekspor kampret aka kelelawar ke luar negeriemoticon-Big Grin
gpa2 bleh asal jgn import utang trs ajeemoticon-Mewek
astajim emoticon-Kagets
buat apa impor kera? buat di makan?emoticon-Takut
dasar jorok mamam keraemoticon-EEK!
Diubah oleh MrJeffBezos
lah itu hewan pan banyak dimari. emoticon-Cape d...
itu impor dalam bentuk hewan hidup apa udah jadi daging? emoticon-Bingung
yaela
sama aja kita ternyata sama cina
ngatain cina doyan makan hewan menjijikkan, gak tau nya kita sendiri juga gitu emoticon-Wakaka

Ternyata RI Rutin Impor Kera hingga Ular dari China
Import kera bisa melewati bea cukai?
profile-picture
rajkapoor memberi reputasi
kl ular, reptil, mungkin maksudnya hewan piaraan, krn memang banyak pasarny.

Kl kera? Gatau deh buat apa....
Quote:


Kampret wuhan ada virusnya, jadi mereka impor kampret indo gitu bray?emoticon-Big Grin
Dimari udah banyak kera bor, ngapaen impor lagi.

Ternyata RI Rutin Impor Kera hingga Ular dari China
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
ular ? kemaren pas hujan gede gw matiin 6, ternyata hasil impor toh
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
belum ada bukti konkrit....

juga heran buat apa import kera ama ular....

bukan kebutuhan primer maupun sekunder emoticon-Bingung
goblok.
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di