CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Corona, Awal Turunnya Digdaya Tiongkok?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3a0a24349d0f78e6211c8c/corona-awal-turunnya-digdaya-tiongkok

Corona, Awal Turunnya Digdaya Tiongkok?

Setelah dunia mengetahui berbahayanya virus corona, berbagai kebijakan preventif agar virus tersebut tidak menular telah diterapkan. Mulai dari penghentian penerbangan dari dan ke Tiongkok, penghentian impor barang dari Tiongkok, hingga pada timbulnya reaksi represif masyarakat di berbagai negara yang menolak berinteraksi secara langsung dengan orang Tiongkok. Dengan berbagai kebijakan dan reaksi tersebut, benarkah virus corona telah menjadi preseden buruk terhadap kehancuran ekonomi Tiongkok?

Corona virus, atau lengkapnya novel corona virus 2019 atau 2019-nCoV benar-benar tengah menyedot perhatian dunia. Membandingkannya dengan kasus Severe Acute Respiratory Syndrome atau SARS pada 2002 di Tiongkok yang mencatatkan 305 kasus dalam 135 hari, terang saja membuat 2019-nCoV yang mencatatkan 7.921 kasus hanya dalam 30 hari membuat virus yang tengah heboh ini benar-benar memberi kesan yang jauh lebih menakutkan.

Dengan jumlah 20 ribu kasus dan kini 427 orang telah meninggal dunia, World Health Organization (WHO) lantas menetapkan wabah virus corona sebagai darurat global pada 30 Januari 2020 lalu.

Menariknya, di tengah “kondisi ketakutan” yang terjadi karena mewabahnya virus corona, dengan kecepatan penyebaran virus yang dinilai tidak normal, muncul spekulasi yang berasumsi bahwa virus tersebut kemungkinan merupakan senjata biologis yang bocor. Hingga saat ini belum bisa dipastikan apakah tuduhan tersebut bisa dibuktikan kebenarannya, atau hanya sekedar kabar bohong atau hoaks yang selalu muncul silih berganti.

Tidak hanya ditulis oleh berbagai media, bahkan platform sosial media berbagai video, TikTok juga menjadi tempat penyebaran informasi yang menyebutkan bahwa virus corona diciptakan oleh pemerintah Tiongkok untuk mengurangi jumlah penduduk.

Media-media pro-Kremlin (Rusia) bahkan secara spesifik menyebutkan bahwa virus corona adalah senjata biologi Amerika Serikat (AS) yang memang menempatkan Tiongkok sebagai target sasarannya. Menimbang pada perang dagang yang terjadi antara Tiongkok dan AS dalam beberapa tahun terakhir, narasi semacam itu tentu saja menjadi masuk akal untuk didengungkan.

Di tengah berbagai gempuran asumsi yang menyelimuti virus corona, hal apakah yang dapat dimaknai dari wabah tersebut?


Artikel selengkapnya Corona, Awal Turunnya Digdaya Tiongkok? hanya di Pinterpolitik.com

Web: http://bit.ly/2hBqPxf
YouTube: http://bit.ly/PinterPolitik
Instagram: http://bit.ly/2gdJwGP
Facebook: http://bit.ly/2ycBqF6
Twitter: http://bit.ly/2ygW5HT
Podcast: http://bit.ly/Podcast-Pinpol
LINE@: http://goo.gl/J4As4i
profile-picture
profile-picture
profile-picture
latifbastian123 dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
Peradaban cina yg 5000 tahun sudah melalui banyak bencana alam, wabah penyakit, peperangan dan kemiskinan. Dan sampe detik ini negara itu masih tetap eksis, malah makin kuat dari waktu ke waktu. Terlalu naif kalo dibilang wabah ini akan meruntuhkan kedigdayaan cina. Tidak ada badai yg tidak berlalu. Begitu badai udah berlalu mereka akan tancap gas lagi seperti tidak ada kejadian apa2. Percayalah... cina bukan negara kaleng2 dan seumur jagung kayak Timor Leste misalnya. emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh sehau76
Lihat 4 balasan
lebay, itu penyakit sebatas musim semi mau hancurin china?emoticon-Big Grin
yang ada harga bawang putih meroket jadi 60an ribu/kg sekarang emoticon-Big Grin
Lihat 2 balasan
Balasan post sehau76
Quote:


Namanya thread opini emoticon-Takut

Dr 2002 di serang sars

Menyusul mers

Terakhir novelcorona virus


China msh berdiri emoticon-Big Grin
profile-picture
davecchio memberi reputasi
Dikasih musibah juga masih nyolong di natuna.. Udah trum... Tambahin lagi aja virusnye... Emang pantes cina dikasih musibah.. Tamaknya kebangetan..



Soal digdaya sebuah negara. Pasti ada masa redupnya... emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
patra.yosh dan 4 lainnya memberi reputasi
Balasan post budakdelusi
Quote:


Ho oh ....asssuq emoticon-Big Grin

Kemarin ana beli seperapat sdh 12 ribu emoticon-Takut

Yang jelas setelah wabah Corona ini reda, china akan semakin kuat di bidang kesehatan dan virologi.

Yang bisa menghancurkan dan memusnahkan bangsa china itu hanya kalau di antara mereka saling berkelahi / perang. Kayak yg sudah sering dalam sejarah mulai dari Qin, Han, Tiga Negara, sampai ke Qing dan republik.

Mirip lah kondisinya kayak Indonesia, kita tak akan hancur oleh penyakit atau serangan dari luar. Tapi akan pecah berkeping2 kalau di dalam saling berkelahi. sudah terbukti sejak jaman VOC, Orde lama, hingga jaman kadrun khilafakh isis.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan 3 lainnya memberi reputasi
Mirip perang candu ini...
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Gw cuma pengen tahu aja sih....

Kalau seandainya Tiongkok beneran ancur,
Terus kadrun mau pake baju apa, smartphone apa?
Mau makan buah apa ?

Pada gak mikir juga apa kalo Indonesia masih bergantung banget sama Tiongkok.

Benci boleh, goblok jangan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Quote:


mungkin tidak akan meruntuhkan digdaya.
tetapi negara lain akan memberikan image dan cap negatof kepada cina. terbukti di beberapa negara sekarang menjadi isu rasial dan diskriminasi.

kalau zaman dahulu kan penyebaran penyakit masih dikaitkan dengan supranatural jadi tidak ada yang disalahkan.
Lihat 9 balasan
kalau kata kadrun, azab
Balasan post sonoffallen
Quote:


dari dulu juga tiongkok ini dicap negatif dan selalu jadi korban isu rasial dan diskriminasi sama "white supermacy" emoticon-Big Grin
profile-picture
sehau76 memberi reputasi
Quote:

kokoh juga ya negara xijinpingemoticon-Matabelo
terlalu dini buat bilang ini awal kehancuran negara cina
secara udah ribuan tahun bertahan dihantam berbagai hal yg menguji kekuatan bangsa, hasilnya skrg termasuk negara superpower

jdi kayknya ga segampang itu,
efek terbesar yg dirasakan justru sama negara2 yg masih tergantung / suka impor dr cina
bawang putih mahal coyyyy emoticon-Cape d...
profile-picture
Bukan.Arab memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post sonoffallen
Bedain image negatif kepada cina di Indo dan negara lain. Kalo di Indo itu emang udah turun temurun dari jaman kolonialisme belanda dulu. Apalagi skrg sejak cinak makin maju makin deras image negatif yg dihembuskan negara2 Barat. Barat tau jelas kalo disini ada isu rasial... makanya tinggal lempar isu apapun soal cinak disini pasti heboh.

Kalo di negara2 lain yg gak ada isu rasial seperti Indo pandangan mereka biasa2 aja. Negatif pun hanya sesaat doank. Begitu wabah berlalu ya normal lagi. Ane ambil contoh negara Pakistan... biarpun termasuk negara Islam... tapi masy di negara tsb justru banyak yg jadi cinak fansboy. Makanya ane kurang setuju kalo ada yg bilang Islam itu rasis. Buktinya Pakistan gak.. emoticon-Big Grin

Penyebab satu2nya kenapa di sini ada isu rasial ya jelas kecemburuan ekonomi. Coba seandainya warga tionghoa disini miskin2 kayak warga rohinga di Myanmar.... mungkin gak dicemburui tapi gantinya dihina2.
profile-picture
profile-picture
gigiemaskeren dan pertotperbaik memberi reputasi
Diubah oleh sehau76
Balasan post mas_paimin
Quote:


Corona tahun 1960 udah exist masih dianggap flu biasa. Masak 60 tahun kemudian di stempel azab? WTF emoticon-Big Grin
Balasan post sehau76
cina akan digantikan indonesia
Balasan post budakdelusi
saatnya indonesia lbh produktif
Balasan post mas_paimin
[mention]mas_paimin[/mention] kasus sars beda dengan yang ini

percaya deh, cina lambat laun akan kalang kabut
Balasan post sehau76
@sehau76 ini juga karena politik cina yang mengatakan semua warga keturunan cina adalah warga negara cina, maka dari itu ada preventif dari semua negara thd warga keturunan,

jadi cina itu homogen, sipit semua
beda dgn indonesia yang heterogen
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di