CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ustad Maher At-Tuwailibi, Sering Hina Pemerintah & Kiyai NU Ini Pun Kini Tak Berdaya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e397c14a72768254c7c07c4/ustad-maher-at-tuwailibi-sering-hina-pemerintah-amp-kiyai-nu-ini-pun-kini-tak-berdaya

Ustad Maher At-Tuwailibi, Sering Hina Pemerintah & Kiyai NU Ini Pun Kini Tak Berdaya



Ustad Maher At-Tuwailibi, Sering Hina Pemerintah & Kiyai NU Ini Pun Kini Tak Berdaya

Pernah dengar seorang ustad yang bernama Maher At-Tuwailibi dimana congornya hanya bisa menghina dan menghina orang lain, saking senangnya berpolitik nama-nama besar pejabat pemerintah pun di hina bahkan guru-guru NU kami yang berada di Istana pun tak luput dari kicauan hinanya.

Sungguh mulut seorang guru Maher jauh dari apa yang diajarkan oleh nabi Muhammad dimana kita ini harus lemah lembut kepada musuh sekalipun, bertutur kata sopan dan jangan sekalipun menghina orang lain. Itulah sosok nabi panutan umat Islam, tapi rekam jejak sang ustad jelas sekali kata-katanya seperti mercon yang terbakar.



Maher At-Tuwailibi bernama asli Soni Eranata sering teriak agar lawan politiknya segera di matikan, bayangkan elit PSI seperti Tsamara, Grace Natalie, Raja Juli, Guntur Romli di doa'kan “segera” mati?

Tentu saja hal yang panas itu akan mengusik telinga, bahkan membuat jengkel ketika suhu politik sedang memanas. Tak satupun nama di pemerintahan yang luput dari hinaan, tapi apapun yang terjadi tetap saja Pak De dan mbah kiyai Maruf memegang amanah sebagai orang tertinggi di negara Indonesia. Harusnya kita hormati bukan di caci maki, kritik silahkan tapi jangan menghina sebab sebuah kritik adalah cara cerdas agar pemerintah tidak salah jalan.

Ustad Maher At-Tuwailibi, Sering Hina Pemerintah & Kiyai NU Ini Pun Kini Tak Berdaya

Ustad Maher At-Tuwailibi, Sering Hina Pemerintah & Kiyai NU Ini Pun Kini Tak Berdaya

Kalau sudah hinaan, maka bila ada yang berdo'a dari keluarga mereka yang di zalimi apa tidak akan di dengar oleh Tuhan? Lihat sekarang hasilnya Allah tetap meninggikan derajat orang yang bergelimang hinaan, tapi buat mereka yang menghina Allah timpakan ujian agar sadar bahwa mulut di gunakan untuk membawa pesan kebaikan bukan untuk mengajak orang lain untuk menghina pemimpin mereka sendiri.

Politik tetap politik bung, tak ada yang benar-benar suci dan juga sebaliknya tak ada yang benar-benar kotor. Terlebih lagi kalau suka menghina jangan baper juga kalau dihina balik, namun ada cara yang lebih elegant yaitu berdo'a.

Entah apa yang akhirnya terjadi kata-kata kotor yang selalu keluar dari nama seorang ustad kini tak berbunyi lagi, bukan karena pensiun dini tapi sakit yang mengakibatkan tubuhnya lemas tak berdaya. Usus besar Maheer At-Thuwailibi di duga infeksi setelah operasi dan mengalami kebocoran!

Ustad Maher At-Tuwailibi, Sering Hina Pemerintah & Kiyai NU Ini Pun Kini Tak Berdaya

Ustad Maher At-Tuwailibi, Sering Hina Pemerintah & Kiyai NU Ini Pun Kini Tak Berdaya

Apa ini karma, ujian atau azab saya sebagai orang awam tak mengerti yang jelas kiyai NU kami dihina oleh sang ustad tapi kiyai kami tak pernah membalas dengan hinaan. Tapi dibalas dengan prestasi membangun bangsa ini menjadi lebih baik.

Salam lur, saya c4punk see u next thread




emoticon-I Love Indonesia

"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2019
referensi : klik
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star

Ustad Maher At-Tuwailibi, Sering Hina Pemerintah & Kiyai NU Ini Pun Kini Tak Berdaya
Ustad Maher At-Tuwailibi, Sering Hina Pemerintah & Kiyai NU Ini Pun Kini Tak Berdaya
Ustad Maher At-Tuwailibi, Sering Hina Pemerintah & Kiyai NU Ini Pun Kini Tak Berdaya

GIF





profile-picture
profile-picture
profile-picture
latifbastian123 dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
Halaman 1 dari 3
Buat Karantina Cebong, Kadrun dan Kampret...

Pantesnya si maher diketawain aja dah emoticon-Ngakakemoticon-Wakaka
Innalilahi wa innailaihi rojiun
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
bs segera masuk majalah hidayah emoticon-Mewek
Gua niat" kalau dia mati nanti gw sedekah ke fakir miskin 50 rb"
mau azab, ujian, peringatan atau apapun ane gak peduli.

yg penting kita jangan ikutan, gak usah share2 berita yg memungkinkan terjadi konflik, emoticon-Cool
profile-picture
pernahkurus12 memberi reputasi
Diubah oleh abangijokuning
Semoga tobat kau maherrr.. kau bukan ustad maher.. tobat lah
Biasamya kubu satunya ngomong kaya gini
Di Wuhan : Kena azzab atau kena karma
Gempa : Kena azzab atau peringatan dari Allah
Palestina : Cobaan
Pasti yang ini ngomongnya ahhh sudahlah emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
mesashetra dan areszzjay memberi reputasi
template dri kadrun, cba ane ikutin

ini azab😏 krena sdah menhina ulama dan umara
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Diubah oleh steven.thereds
Lihat 1 balasan
moga lekas sembuh dan bisa bertobat
membaca dengan santuy, nulis komen dengan ngegas emoticon-Ngacir
emoticon-Wakaka

emoticon-Christmas
orang yg dihina seharusnya yg mengunjungin ke rumah sakit dung biar sesuai dengan cerita nabi
Karma bin kurma buat ngustot mahir al tulalit emoticon-Wkwkwk
Ane gx tau loh, but IMO biar greget, harusnya kasih karangan bunga, tulis "kami rindu caci maki dan mulut kotormu, semoga lekas sembuh" gtu
emoticon-Ngakak
Quote:


emoticon-Imlek
Semoga diterima di sisinya
ada suatu ungkapan: hidup dan mati dikuasai oleh lidah, siapa suka menggemakannya akan memakan buahnya.

artinya perkataan kita akan memberikan efek juga untuk kita. orang yang tutur katanya baik tentu disenangi orang lain dan akan mudah hidup. sebaliknya orang yang suka menebar kebencian dan kebohongan susah diterima orang lain. nah kan ini sudah jadi kenyataan.

asal tutur kata dibarengi kelakuan juga lho ya, bukan munafik.
Itulah. Ketika menganggap diri paling sempurna, maka orang lain pasti akan dianggap rendah. Tak peduli apakah ulama ataupun preman.
Ustad Maher At-Tuwailibi, Sering Hina Pemerintah & Kiyai NU Ini Pun Kini Tak Berdaya
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di