CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Erick Thohir perintahkan BUMN farmasi cari vaksin anti-Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3972afaf7e930bf4020b6c/erick-thohir-perintahkan-bumn-farmasi-cari-vaksin-anti-corona

Erick Thohir perintahkan BUMN farmasi cari vaksin anti-Corona

Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Erick Thohir mendorong BUMN-BUMN farmasi untuk melakukan riset atas vaksin wabah virus Corona yang saat ini sedang merebak.

"Kita mendorong BUMN farmasi seperti Biofarma dan kawan-kawan untuk melakukan riset secepatnya terkait vaksin Corona," ujar Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Selasa.

Arya mengatakan bahwa semua pihak saat ini sedang berlomba-lomba melakukan riset dan mencari vaksin untuk mengobati wabah virus Corona.

Baca juga: Wapres harap kerja sama Indonesia-Singapura temukan vaksin corona

"Siapa tahu ada tanaman-tanaman di Indonesia yang bisa digunakan untuk mengobati penyakit Corona ini," katanya.

Selain itu Kementerian BUMN juga mendorong rumah sakit-rumah sakit BUMN untuk mengantisipasi kalau ada pasien yang suspect atau dicurigai terjangkit wabah tersebut.

Menteri BUMN, Erick Thohir melihat rumah sakit-rumah sakit BUMN harus cepat tanggap dalam mencegah masuknya virus tersebut masuk ke Indonesia. Langkah kesiapsiagaan lainnya adalah pembentukan tim gerak cepat identifikasi dan pencegahan penyebaran Novel Coronavirus di seluruh RS BUMN.

Erick juga mendorong rumah sakit-rumah sakit BUMN untuk menyediakan alat pelindung diri (APD) dan fasilitas ruang isolasi terhadap pasien dengan gejala penyakit yang mengarah gejala infeksi virus Corona.

Baca juga: IDI: Belum ada obat untuk anti virus corona

Sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengkhawatirkan jika antivirus Corona tidak segera muncul, maka semua negara dan masyarakat di seluruh dunia hanya tinggal menunggu nasibnya.

Airlangga Hartarto berharap vaksin atau antivirus untuk menyembuhkan wabah Virus Corona bisa segera keluar, agar wabah tersebut dapat segera dihentikan.

Menurut Airlangga, belum ada negara yang mengeluarkan roadmap atau pedoman, sehingga berbagai negara masih menunggu dan melihat efek dari Virus Corona. Saat ini semua negara hanya melakukan pencegahannya saja.

Menurut Menko Perekonomian, pencegahan tersebut dilakukan dengan cara masyarakat yang berkunjung ke China tidak boleh masuk atau kembali ke negaranya, mengingat Virus Corona ini mediumnya bermacam-macam.

Erick Thohir perintahkan BUMN farmasi cari vaksin anti-Corona
Menteri BUMN Erick Thohir saat menyampaikan keterangan di Jakarta. ANTARA/Aji Cakti/am.

Sumber: https://m.antaranews.com/berita/1279...-vaksin-corona
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
nahh gini ikut andilll
profile-picture
bla.tiga memberi reputasi
Hilang kemana itu anti vir
emoticon-Marah kampret udah genting kek ginih jg di ilangin
emoticon-Blue Guy Bata (L) Hayuh carik sampek ketemu
akhirnya setelah artikel corona azab dan artikel iqro corona, muncul artikel yg lumayan berbobot
Coba di cek di buku iqro kli ada solusi nya







Om yg di atas ana .... sorry ana nglawak emoticon-Big Grin
emoticon-Ngacir
Lihat 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Lihat 5 balasan
Ya baguslah, Pemerintah ngak mau kalah juga dengan China, Amerika dan Australia, pemerintah Indonesia mendorong BUMN² Farmasi agar bisa menemukan vaksin corona.

Di China oara peneliti di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China telah mengidentifikasi virus. "Kami mengisolasi virus dan menganalisis susunan genetiknya," ujar Xu Wenbo dari CDC China, mengutip Deutsche Welle.

Langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah memahami virus dan mengetahui cara menghentikannya.


Di AS, National Institute of Health telah membentuk kelompok pengembangan vaksin. Anthony Fauci, yang mengepalai kelompok mengatakan, dua vaksin untuk jenis virus corona lain (SARS dan MERS) bisa menjadi dasar yang tepat untuk menemukan vaksin virus corona jenis baru atau nCoV.

Para peneliti mengambil virus yang relatif tidak berbahaya (seperti flu biasa) dan menambahkan unsur virus corona ke dalamnya untuk memicu reaksi dari sistem kekebalan tubuh.

Fauci dan timnya akan mulai melakukan uji klinis vaksin pada manusia pada tiga bulan ke depan.

Sementara di Australia, kelompok yang dipimpin oleh Keith Chappel dari University of Queensland juga turut mengembangkan vaksin. Tim ini menggunakan metode klem molekuler yang terbukti efektif melawan virus berbahaya lainnya seperti Ebola, MERS, dan SARS saat uji laboratorium.

Ngak mudah untuk menemukan vaksin virus corona, butuh waktu lama, ya doa kan aja semoga para peniliti dan ahli bisa segera menemukan vaksin virus corona, ngak ada usaha yang sia², usaha tidak akan mengkhianati hasil.
profile-picture
profile-picture
prayformysky dan chisaa memberi reputasi
Diubah oleh 54m5u4d183
Balasan post timeflow
Quote:


ilmuwan vaksin kebanggaan gerombolan lo mana tong

dr bernard mahfoudz
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
Quote:


Indosat dulu mahal
Sekarang murah


Lagian indosat terus, yg lain napa emoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
Memang sudah seharus nya di cari vaksin nya, sesuai dgn sila ke 2 dan ke 3 pancasila.
Balasan post timeflow
Quote:


kalo udah ada vaksinnya, tetap aja muncul masalah baru










gerombolan lo yg penuh kebencian itu anti vaksin soalnya



sungguh bencana bagi alam semesta lo emoticon-Ngakak
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Quote:


Terus? emoticon-Leh Uga
Freeport balik apa ga? emoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Balasan post timeflow
Indosat dah gw beli sahamnya. Tenang aja sih emoticon-Ngakak
mau anti virus yang free apa yang premium?
emang si vaksin pergi kemane ampe di cari cari
profile-picture
profile-picture
MUF0REVER dan ahmad.c memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post KangPri
Erick Thohir perintahkan BUMN farmasi cari vaksin anti-Corona
Vaksin Corona Virus emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di