CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Miliarder Kevin O’Leary Ungkap Tiga Kebiasaan Milenial yang Bikin Boros
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e38e11e88b3cb658a5f0652/miliarder-kevin-oleary-ungkap-tiga-kebiasaan-milenial-yang-bikin-boros

Miliarder Kevin O’Leary Ungkap Tiga Kebiasaan Milenial yang Bikin Boros

Pospapua.com, Jakarta — Kita tentu sering mendengar anjuran untuk rajin menabung. Bukan hanya untuk hari ini, perencanaan keuangan yang matang juga berguna untuk kehidupan di masa depan.
Bagi sebagian orang, menabung mungkin bukan hal mudah dilakukan, Anda sendiri mungkin merasakan sulitnya menyisihkan uang dari kebutuhan sehari-hari.

Saat ini, perbankan banyak menawarkan solusi untuk menyimpan uang kita. Tujuannya agar kita bisa memenuhi kebutuhan tanpa membayar di muka, salah satunya adalah kartu kredit.

Cara ini banyak dipilih milenial, sayangnya hal ini justru membuat banyak orang malah menumpuk utang, alih-alih menumpuk tabungan.

Apakah Anda juga sering merasa boros dan sulit menabung?

Miliarder dan bintang televisi, Kevin O’Leary, membocorkan hal-hal yang mungkin jadi penyebab sulitnya milenial menyimpan uang.

Seperti yang dimuat laman CNBC, statistik menunjukkan bahwa generasi milenial masih menghabiskan uang untuk hal-hal yang ternyata tak begitu penting. Dan jika pengeluaran itu tidak dilakukan, bisa menjadi penghematan yang sangat besar.

Apa saja pengeluaran tak penting tersebut?

Kopi

Harga secangkir kopi sangat bervariasi di seluruh dunia. Secangkir kopi bermerek terkenal, Starbucks, di Amerika rata-rata dihargai kisaran 2,75 dollar AS.

Merek berlogo wanita berwarna hijau itu membanderol harga jauh lebih mahal di Eropa, Timur Tengah, dan Asia Selatan.

Rata-rata berkisar 6-8 dollar AS per gelas atau setara Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu jika 1 dollar AS sama dengan Rp 14.200.

Ini baru contoh salah satu merek kopi saja. Anda tentunya mengetahui jika saat ini tengah tren menjamurnya coffee shop yang berlomba-lomba menawarkan produk mereka, dengan harga yang tidak berbeda jauh.

Menurut O’Leary, rela merogoh kocek cukup dalam untuk secangkir kopi merupakan hal sia-sia.

Menurut aplikasi investasi personal, Acorns, selama tahun 2018 rata-rata orang Amerika Serikat menghabiskan 1.100 dollar AS (Rp 15,6 juta) per tahun untuk membeli kopi, atau sekitar 92 dollar AS (Rp 1,3 juta) per bulan.

Jumlah itu merupakan 30 persen lebih yang ditanamkan sepertiga orang Amerika untuk berinvestasi.

Celana Jeans Bermerek

Salah satu fashion item yang tak lekang oleh waktu ialah celana jeans. Tanpa kita sadari, mungkin Anda sudah memiliki lebih dari 3 pasang celana jin bermerek terkenal.

O’Leary menyebutkan, seseorang tidak harus memiliki lebih dari 3 pasang celana jin. Ia menekankan, jika Anda memiliki lebih dari 3 pasang celana jin beremerek terkenal yang cukup mahal, maka itu keputusan yang buruk.

Secara umum, wanita berusia 16 tahun ke atas menghabiskan 76 persen lebih banyak membeli celana jin daripada pria.

Sementara, rata-rata orang dewasa berusia 25-34 tahun menghabiskan 161 dollar AS per bulan untuk pakaian.

Menurut salah satu situs keuangan pribadi Amerika Serikat, saat ini sepasang jeans rata-rata berharga sekitar 60 dollar AS.

Berarti orang-orang Amerika menghabiskan 38,5 juta dollar AS per hari, dan 14 miliar dollar AS per tahun hanya untuk celana jeans.

Sepatu

Sebagai satu pelengkap penampilan, tak bisa dipungkiri jika sepatu adalah fashion item yang tak bisa kita abaikan.

O’Leary mengatakan, seseorang tidak perlu mempunyai lebih dari 4 pasang sepatu. Hal ini diperkuat oleh paparan psikolog. Menurutnya, walau memiliki banyak sepatu, rata-rata seseorang hanya rutin mengenakan 3 – 4 pasang saja.

“Kamu bodoh jika membeli banyak sepatu. Karena kamu tidak akan pernah memakainya, sepatu-sepatu itu hanya akan terpajang di rak bertahun-tahun,” kata O’Leary.

Dalam hal sepatu, wanita tampaknya merupakan pelanggar terburuk. Pengecer sepatu DSW menunjukkan, 75 persen wanita di AS memiliki 20 pasang sepatu di tahun 2018.

Bayangkan sebesar apa pengeluaran hanya untuk sepatu, terlebih jika membeli sepatu bermerek ternama.

Untuk menghentikan kebiasaan boros, Anda bisa memulainya dengan berhenti menggunakan kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup. Gunakan kartu kredit hanya untuk kebutuhan yang mendesak saja.

Memulai hidup minimalis juga bisa diterapkan, agar uang yang kita punya tidak menguap begitu saja, apalagi hanya sekadar untuk memenuhi gengsi semata.

Semoga artikel ini bermanfaat. (*/Dry/nds)

Oleh: Anisa Tri Kusuma





#GayaHidupProduktif #ayoinvestasi #AgentOfChange #ubahcarapandang #sccaparkost #scc #aparkost #YEP 
Kalo adek dibeliin celana koloy manyak cama mama.
emoticon-Baby Boy


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di