CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Terendam Banjir Sejak Kemarin, Ribuan Warga Periuk Tangerang Dievakuasi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e38d791337f9372621f51ed/terendam-banjir-sejak-kemarin-ribuan-warga-periuk-tangerang-dievakuasi

Terendam Banjir Sejak Kemarin, Ribuan Warga Periuk Tangerang Dievakuasi

 Terendam Banjir Sejak Kemarin, Ribuan Warga Periuk Tangerang Dievakuasi
 Minggu, 2 Februari 2020 - 10:32
https://indopos.co.id/read/2020/02/0...ng-dievakuasi/
 
 
indopos.co.id – Wilayah Periuk, Kota Tangerang, Banten, sejak kemarin hingga Minggu pagi (2/2/2020) ini masih tergenang banjir dengan ketinggian air mencapai 80 centimeter.

“Ketinggian air di wilayah Periuk masih 80 centimeter. Belum bisa dilalui kendaraan dan warga masih mengungsi,” ujar Taufik, warga Periuk Tangerang, Minggu (2/2/2020).
Kepala BPBD Damkar Wilayah Periuk Syahrial menambahkan, ketinggian air pada pagi hari mengalami peningkatan dan sudah ada seribuan lebih warga yang dievakuasi.
 
Akibat adanya peningkatan debit air tersebut, Jalan Regency di Periuk tak bisa dilalui kendaraan sebab ketinggian air mencapai 100 sentimeter. “Kalau di perumahan bisa lebih tinggi lagi,” ujarnya.
Sebelumnya, pada Sabtu (1/2/2020) banjir melanda empat kecamatan di Kota Tangerang dengan titik banjir ada 27 lokasi. Banjir tak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga memutus akses lalu lintas warga karena beberapa jalan terendam banjir dan tak bisa dilalui kendaraan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun mengerahkan 255 petugas dan mengoptimalkan 30 pompa penyedot air dalam membantu percepatan pengeringan di lokasi banjir.
Namun, hujan yang terjadi sejak tadi malam hingga pagi hari, membuat sejumlah wilayah di Kota Tangerang masih dilanda banjir.
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah telah menginstruksikan kepada Dinas PUPR membangun tanggul tambahan dari karung berisi pasir untuk menahan air yang sudah limpas dari tanggul beton.
Menurutnya, hujan lebat yang mengguyur Kota Tangerang sejak Sabtu dini hari (01/2), mengakibatkan dua titik wilayah di Kecamatan Periuk terendam banjir, yaitu Jembatan Alamanda dan Perumahan Garden City.

Kondisi ketinggian air, Jembatan Alamanda sendiri, sejak pukul 03:25 WIB, telah mencapai 60 cm dan arus lalu lintas kendaraan sudah terputus. Wali Kota juga menginstruksikan Dinas PUPR untuk mendistribusikan pompa air mobile agar air segera surut.
“Ada empat pompa air di Situ Bulakan, dan sudah dibuka semua. Nanti akan datang pompa air yang mobile tiga lagi, akan didistribusi dua disini dan satu di Rawa Bamban,” ujar Arief dalam keterangan resmi yang diterima.
Sementara itu, banjir di Perumahan Garden City Periuk yang mencapai ketinggian 50 cm hingga 100 cm. Arief meminta BPBD untuk segera mengevakuasi warga yang terdampak. “Tolong bantu evakuasi warga, diarahkan untuk pindah ke tempat aman nanti akan kita bangun posko,” tegasnya.
Senada dengan Walikota, Camat Periuk Sumardi, meminta warganya untuk mau di evakuasi ke tempat yang lebih aman dan mengikuti instruksi dari petugas BPBD. “Tadi sesuai dengan instruksi wali kota kita bangun dapur umum dan Posko Kesehatan untuk warga. Dan saya meminta kepada seluruh warga untuk mau mengikuti instruksi dari petugas BPBD karena ditakutkan hujannya masih akan terjadi sampai malam,” jelasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, hingga kini korban yang terdampak banjir tercatat berjumlah 82 rumah dan 371 jiwa. Dinas Sosial dan PMI Kota Tangerang mengirimkan ratusan nasi bungkus untuk warga Periuk, Kota Tangerang yang Minggu pagi rumahnya masih tergenang banjir.
“Kita sudah kirim 350 nasi bungkus untuk pagi ini ke wilayah Periuk. Sebab kondisi di sana masih banjir,” ujar Kabiro Humas PMI Kota Tangerang, Ade Kurniawan di Tangerang Minggu (2/2/0202).
Dinas Sosial Kota Tangerang melibatkan PMI Kota Tangerang, Tagana dan kelompok disabilitas yang bernaung di Dinas Sosial Kota Tangerang membuka dapur umum di halaman Kecamatan Periuk Kota Tangerang dan nasi bungkusnya didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak banjir di beberapa lokasi.
Kepala Dinas Sosial Tangerang, Suli Rosadi mengatakan, ada dua Posko dapur umum yang telah didirikan untuk pengkondisian bagi warga terdampak, posko utama ada di RW 13 dan selanjutnya posko yang ada di Kecamatan Periuk.
“Selain PMI kita juga melibatkan Tagana serta teman-teman dari kelompok disabilitas, untuk membantu kegiatan dapur umum tersebut,” kata Suli di tempat terpisah.
Pengurus PMI Kota Tangerang, Ibrohim mengatakan ada sekitar 15 relawan yang dilibatkan dalam kegiatan dapur umum serta tim assesment untuk pemenuhan kebutuhan warga yang terdampak banjir.
“Kita terus berkoordinasi dengan dinas sosial dan kecamatan dalam hal ini, sehingga semua masyarakat terdampak bisa terlayani kebutuhan selama di pengungsian,” ujarnya. (ant)

dapat berkahemoticon-Ultah
kalo ada trit banjir biasanya cebong pada kumpul, biasa di kolam soalnya
Salah Anies nih


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di