CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
PKS, Puzzle Kekuatan Politik Nasdem?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e38ba19337f932533434dae/pks-puzzle-kekuatan-politik-nasdem

PKS, Puzzle Kekuatan Politik Nasdem?


Setelah PDIP mengusulkan untuk menambah parliamentary threshold (PT) sebesar 5 persen, partai-partai lain kemudian turut memberikan tanggapan, baik penolakan maupun dukungan. Menariknya, di tengah penolakan partai-partai seperti PSI dan PBB, partai lain seperti PKS dan Nasdem justru mengusulkan PT yang jauh lebih besar dari PDIP, yakni masing-masing 7 dan 7,5 persen. Diusulkannya jumlah PT yang besar tersebut tentu saja menunjukkan bahwa PKS dan Nasdem begitu percaya akan keberhasilannya di Pemilu selanjutnya. Lantas, manuver politik apakah yang tengah dipersiapkan keduanya di balik optimisme tersebut?

Parlementary threshold atau ambang batas persyaratan minimal yang harus diperoleh partai politik (parpol) untuk mendapatkan kursi di parlemen mulai ditetapkan pada Pemilu 2009 dengan tujuan untuk melakukan penyederhanaan parpol di parlemen.

Dengan catatan terdapat 9 dari 38 parpol pada Pemilu 2009, 10 dari 12 parpol pada Pemilu 2014, dan 9 dari 16 parpol pada Pemilu 2019 yang berhak mendapatkan kursi di parlemen, terlihat jelas penerapan PT telah memenuhi raison d’etre atau alasan keberadannya untuk diterapkan.

Tidak hanya tren pemangkasan jumlah parpol di parlemen, terjadi pula tren peningkatan persentase PT di setiap gelaran Pemilu. Pada Pemilu 2009, PT yang ditetapkan sebesar 2,5 persen, dan pada Pemilu 2014 dan 2019 masing-masing sebesar 3,5 dan 4 persen. Melanjutkan trennya, parpol pemenang pemilu, PDIP, kemudian memberikan usul agar PT ditetapkan menjadi 5 persen.

Seperti “lagu lama”, usulan kenaikan PT selalu menjadi momok menakutkan bagi parpol kecil atau bagi parpol yang tidak lolos ke Senayan. Keluh kesah tersebut misalnya dikemukakan oleh Ketua DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah yang menilai menaikkan PT adalah bentuk perampasan suara rakyat oleh parpol-parpol besar.

Senada, Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang juga menegaskan bahwa wacana tersebut dapat melenyapkan partai menengah ke bawah.

Kontras, bagi partai besar atau yang telah merasakan empuknya kursi Senayan, usulan tersebut justru mendapatkan sambutan hangat. Tidak hanya mendukung, parpol seperti PKS dan Nasdem justru mengusulkan penambahan jumlah PT yang lebih besar dari PDIP dengan mencapai 7,5 persen.

Terang saja, usulan penambahan PT yang besar tersebut memperlihatkan optimisme kedua parpol akan kemampuannya untuk sukses di Pemilu 2024. Tidak hanya itu, kekompakan PKS dan Nasdem dalam mengajukan PT di kisaran 7 persen juga menambah kuat indikasi bahwa kedua parpol ini akan menjalin koalisi ke depannya.

Lantas, jika benar demikian, mengapa Nasdem harus berjudi dengan PKS dan tidak mempertahankan hubungan baik dengan PDIP yang tengah begitu berkuasa saat ini?

Artikel selengkapnya PKS, Puzzle Kekuatan Politik Nasdem? hanya di Pinterpolitik.com

Web: http://bit.ly/2hBqPxf
YouTube: http://bit.ly/PinterPolitik
Instagram: http://bit.ly/2gdJwGP
Facebook: http://bit.ly/2ycBqF6
Twitter: http://bit.ly/2ygW5HT
Podcast: http://bit.ly/Podcast-Pinpol
LINE@: http://goo.gl/J4As4i
Awas jilatan sapiemoticon-Ngakak
PKS yakin karena didukung program ternak istri ternak anak


emoticon-Cool
sapi gila merapat ke bewok nih.emoticon-Betty
PKS, Puzzle Kekuatan Politik Nasdem?


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di