CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
KETIKA ORANG BADUY HARUS MENJADI MUALAF DEMI BANTUAN SOSIAL
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e381755977513534f29f030/ketika-orang-baduy-harus-menjadi-mualaf-demi-bantuan-sosial

KETIKA ORANG BADUY HARUS MENJADI MUALAF DEMI BANTUAN SOSIAL

KETIKA ORANG BADUY HARUS MENJADI MUALAF DEMI BANTUAN SOSIAL

KETIKA ORANG BADUY HARUS MENJADI MUALAF DEMI BANTUAN SOSIALWahyu HeriFeb 04, 2018

0



 
 
 

 

 

 
[url=https://www.kaskus.co.id/forum/new_thread/[removed]void(0);][/url]

Dalam upaya peningkatan kemajuan dan kesejahterahaan perekonomian bagi masyarakat Baduy, Yayasan Baitul Maal Perusahaan Listrik Negara (YBM-PLN) menyerahkan bantuan di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.
PLN memberikan bantuan 1.600 bibit pepaya California kepada 20 kk untuk ditanamkan di lahan seluas dua hektare di kecamatan tersebut. Bukan itu saja, PLN juga memberikan pemasangan listrik gratis pada mereka. Lalu, PLN akan berusaha dalam memberikan bantuan secara berkelanjutan.
Memang bagus kegiatan yang dilakukan PLN ini. Sayangnya, bantuan-bantuan ini  diberikan hanya kepada masyarakat Baduy yang Mualaf (sudah masuk agama Islam)Waduh gimana yah?
Sekarang, pengguna listrik golongan 900 volt tidak lagi mendapatkan subsidi dari pemerintah. Subsidi dihapus agar bisa digunakan dengan hal-hal semacam ini. Mengalihkan subsidi istrik dari PLN kepada masyarakat yang tertinggal. Kebijakan ini memang boleh diacungi jempol, karena PLN dan pemerintah mengalokasikan subsidi agar tepat sasaran pada masyarakat yang lebih membutuhkan.
Di luar kebijakan tadi, PLN sendiri memiliki lembaga yang dibuat untuk menampung dana bantuan dari sisihan gaji pegawai. Dana tersebut kemudian dikelola oleh Yayasan Baitul Maal yang kemudian diberikan pada warga baduy dalam bentuk bibit tersebut.
Saya menghargai upaya PLN dan lembaga amalnya terkait penyisihan 2,5% gaji karyawan guna membantu masyarakat. Hanya saja, dalam persoalan bantuan di Baduy ini, saya menyatakan keberatan atas beberapa alasan.
Pertama, terkait bibit pepaya yang diberikan. Saya yakin PLN mengetahui bahwa Suku Baduy sangat menghargai kearifan lokal. Dengan memberikan bibit pepaya California, PLN sudah menggeser kearifan lokal yang mereka jaga. Apalagi bibit tersebut bukan berasal dari Indonesia. Kenapa mereka tidak memberikan bibit lokal saja? Kan masih banyak tuh pepaya lokal asli Indonesia.
Kedua, mereka berhak memilih agama yang mereka yakini. Dengan kegiatan tersebut, takutnya, masyarakat Baduy yang sangat membutuhkan akan pindah keyakinan. Kan bisa aja mereka yang tidak kuat iman akan berpindah keyakinan. Apalagi diiming-imingi bantuan seperti itu.
Terakhir, tindakan PLN sangat diskriminasi. Bantuan-bantuan hanya diberikan kepada Mualaf. Sampe saat ini Indonesia mengakui adanya 6 agama yaitu; Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, Budha, dan Kong Hu Chu. Dan untuk Suku Baduy, mereka mempunyai keyakinan adatnya sendiri. Kalo ingin membuat suku baduy memeluk agama yang diakui di Indonesia, ya, jangan hanya Islam saja.
Harusnya PLN memberikan bantuan berdasarkan kelas sosial, bukan berdasar agama. Toh, bantuan itu untuk ketidakmampuan ekonominya, bukan ketidakmampuan keyakinannya.
Peluncuran bantuan untuk pemberdayaan suku Baduy sudah bagus, tapi jangan ada tujuan lain dalam kegiatan ini. Seharusnya PLN yang notabennya Badan Usaha Milik Negara (BUMN), tidak tebang pilih dalam memberi. Jangan sampai ada niat yang terselubung deh.


https://www.bacatangerang.com/ketika...ntuan-sosial/


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di