CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Menkop Teten Rangsang Peran Koperasi di Destinasi Wisata Labuan Bajo
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e37ff8268cc956faf217f4e/menkop-teten-rangsang-peran-koperasi-di-destinasi-wisata-labuan-bajo

Menkop Teten Rangsang Peran Koperasi di Destinasi Wisata Labuan Bajo


Menkop Teten Rangsang Peran Koperasi di Destinasi Wisata Labuan Bajo

Andi Syafriadi 

 

AKURAT.CO Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki berharap pengembangan Destinasi Wisata di Indonesia jangan hanya dinikmati investor dari luar wilayah tersebut saja.

"Saya mendorong Koperasi agar berperan aktif agar pengembangan sebuah Destinasi Wisata, khususnya di Labuan Bajo, NTT juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat disana," ujar Teten, usai menerima pengurus Koperasi Pariwisata Republik Indonesia (Koparri), di Jakarta, Senin (3/2/2020).

Oleh karena itu, Teten Masduki meminta Koparri mengidentifikasi lima produk unggulan diLabuan Bajo untuk dijadikan komoditas unggulan guna mendukung sektor pariwisata.



Dimana nantinya, melalui program itu akan lebih fokus dalam pengembangan Destinasi Wisata, khususnya di sektor homestay, wisata alam, kuliner, suplai kebutuhan hotel dan restoran, hingga souvenir.

Teten berharap Koparri mampu mengkonsolidasikan program-program tersebut di tingkat masyarakat sekitar Destinasi Wisata.

"Kita akan arahkan program pelatihan di Destinasi Wisata unggulan. Misalnya, untuk meningkatkan kualitas souvenir. Apakah perlu kita datangkan desainer untuk melatih para perajin disana? Intinya, harus kita bangun kualitas pusat oleh-oleh, hingga kualitas Tour Guide-nya kita tingkatkan," papar Teten.

Menurutnya pengembangan sektor pariwisata merupakan program jangka panjang. Sehingga, yang diperlukan adalah vokasi untuk jangka panjang pula, ujung-ujungnya akan ada peningkatan kesejahteraan masyarakat disana.

Hanya saja, Teten meminta agar langkah pengembangan Destinasi Wisata dimana pun harus berbasis Koperasi, bukan perorangan.

"Saya akan dorong masyarakat disana untuk tergabung dan membentuk sebuah badan hukum bernama Koperasi. Wisata alam sudah banyak dikelola Koperasi. Tujuannya, agar kemitraan dengan hotel, restoran, atau pihak lain, bukan lagi dengan perorangan melainkan dengan badan hukum. Sehingga, kepentingan masyarakat akan lebih terlindungi," imbuh Teten. 

Sementara Ketua Koparri, Yosef Tor Tulis menjelaskan Koperasi primer nasional yang dipimpinnya sudah memiliki cabang di Lampung dan Labuan Bajo.

"Disana, kami akan membina para petani sayur dan buah-buahan untuk mampu mensuplai kebutuhan restoran dan hotel. Begitu juga dengan kerajinan khas daerah disana. Kami akan fokus kesana," papar Yosef.

Menurut Yosef pihaknya akan menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat di sekitar Destinasi Wisata di Indonesia.

"Kita yang akan membina komunitas-komunitas yang ada disana. Sehingga, bila ada program pelatihan dari pemerintah, akan lebih tepat sasaran," ucap Yosef.

Di Labuan Bajo, ada sekitar 18 komunitas wisata, yang terdiri dari komunitas tenun, kuliner, restoran, petani sayur dan buah-buahan, yang akan dikonsolidasikan oleh Koparri.

"Berdasarkan data, anggota mereka mereka itu akan kita ajukan untuk mendapat program pelatihan untuk meningkatkan kualitas dan produktifitasnya," ucapnya.

Semua program Koppari akan diarahkan pada kemampuan pemenuhan kebutuhan Labuan Bajo. Selama ini, kebutuhan Labuan Bajo dipasok dari luar daerah, seperti dari Bima, Bali, dan Makassar.

"Masyarakat Labuan Bajo hanya menjadi penonton. Itu yang akan kita ubah. Kita akan latih petani agar hasilnya bisa sesuai dengan standar hotel dan restoran,"  ucap Yosef.

Dengan begitu, Yosef berharap, masyarakat Labuan Bajo tidak lagi tertinggal, selain itu, para anggota komunitas tersebut akan kita tarik menjadi anggota dari Koparri.[]


https://m.akurat.co/id-989909-read-m...ta-labuan-bajo

Harus itu, biar penduduk lokal gk cuma jadi penonton
Mang tete n main rangsang euy
Ekonomi kerakyatan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di