CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Ketika "Dia Bukan Jodohku" Hanyalah Jadi Sebuah Kambing Hitam
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e37e5e3c342bb43cd767a8c/ketika-quotdia-bukan-jodohkuquot-hanyalah-jadi-sebuah-kambing-hitam

Ketika "Dia Bukan Jodohku" Hanyalah Jadi Sebuah Kambing Hitam

Hello, selamat datang kembali di thread ane yang sederhana ini gansist!


Ketika "Dia Bukan Jodohku" Hanyalah Jadi Sebuah Kambing Hitam


Pada suatu sore yang sedikit berawan, pada sebuah taman komplek perumahan, dimana terjadinya sebuah percakapan kecil antara dua orang anak manusia.


Quote:



Ketika "Dia Bukan Jodohku" Hanyalah Jadi Sebuah Kambing Hitam


Pastinya kita semua telah sepakat, bahwa jodoh ada di tangan Tuhan. Cerita cinta kita telah dituliskan jauh sebelumnya, bahkan sebelum kita menghirup nafas di dunia ini.

Namun, apakah seperti itu adanya?

Jelas, selama ini ane sangat meyakini bahwa Tuhan telah menuliskan suratan cinta ane. Ane yakin, sudah ditetapkan seseorang wanita yang terbaik untuk ane, dimana akan datang ke dalam kehidupan ane tepat pada waktunya. Karena itulah saat ane menghadapi kenyataan bahwa Jamillah terasa sangat berat sekali untuk ane perjuangkan, maka disitulah tiba waktunya bagi ane untuk berkata, ini bukanlah jodohku. Tiba saatnya ane harus melepasnya dengan lapang hati. Butuh waktu memang, tapi tentunya ane harus relakan kepergiannya, karena memang dia bukan untuk ane.

Dan, kata-kata dari Kang Batagor, serta merta mengobrak-abrik pemahaman ane.

“Tong, coba lu liat dinamika yang ada di kampung belakang komplek ini. Pak Raharjo yang kemaren baru meninggal, sampe akhir hidupnya apa pernah beliau ngerasain kasih sayang dari seorang istri? Terus si itu tuh yang kagak usah kita sebut namanya, udah jadi rahasia umum kan kalo bininya gak cuma satu. Ada lagi mpok Saryanti, lu tau gimana baiknya dia, tapi liat deh kelakuan bejat suaminya. Dan masih banyak contoh lainnya soal pasangan jodoh yang kalo dipikir aneh-aneh jalan ceritanya. Jauh lah dari kesan romantis, apalagi keluarga bahagia.”

“Menurut lu gimana tong? Adil kagak kalo Tuhan nulis suratan jodoh macam itu? Ada yang kagak dikasih jodoh sama sekali semasa hidupnya, di lain sisi ada yang malah dikasih jodoh dobel. Trus ada juga yang dikasih jodoh kagak sesuai. Bukankah katanya orang baik bakal berjodoh sama orang baik juga?

Butuh waktu yang lama bagi ane untuk mencerna ini semua. Ya meskipun tidak selama waktu yang diberikan Rangga kepada Cinta untuk menunggu dalam kehampaan. Cukup lama, hingga akhirnya ane menyadari adanya sebuah pemahaman yang keliru dalam diri ini.

“Ya, jodoh merupakan sebuah pilihan bebas untukmu, dari jalinan cerita cinta yang tak terhingga jumlahnya, dimana telah dituliskan dengan sangat sempurna oleh Sang Pemilik Kehidupan.” Ucap Kang Batagor seraya memilin kumis tipisnya, mirip seperti gelagat Master Shifu saat memberikan pencerahan kepada Po dalam Kung Fu Panda.

Ketika "Dia Bukan Jodohku" Hanyalah Jadi Sebuah Kambing Hitam


Lalu seketika state kesadaranku mulai bergeser. Aku tidak lagi berpikir bahwa Tuhan memilihkan satu orang wanita untuk menjadi istriku pada saat yang tepat nanti. Melainkan, aku bebas memilih siapapun wanita yang kuinginkan untuk menjadi pendamping hidupku.

Semuanya telah ada jalan ceritanya. Ada jutaan cerita yang telah selesai dituliskan, cerita dimana aku menikah dengan A, atau kisah dimana aku menikah dengan B, atau C, atau D, dan seterusnya. Tentu setiap cerita memiliki variabel tersendiri, seperti tingkat perjuangan yang berbeda, peluang keberhasilan yang tidak sama di tiap kisah, hingga pada konsekuensinya masing-masing.

Saat dimana aku memilih untuk mengejar A, seorang gadis desa misalnya, yang tidak menuntut banyak asalkan berani langsung melamar, tentu akan memiliki tingkat kesulitan yang jauh berbeda dengan pilihan B, seorang wanita karier di kota besar dimana memiliki orangtua yang sangat pemilih. Begitu pula dengan kisah hidupku dalam berumah tangga nantinya, pastinya ada perbedaan yang cukup signifikan diantara kedua pilihan tersebut.

Lantas, apakah memang benar seperti itu sistem jodoh? Ataukah ini hanya sebuah pemahaman yang ngawur dan juga keliru?

Ah rasanya ane tidak peduli soal benar dan salah. Untuk apa meributkan sebuah kebenaran, saat hanya Tuhan yang bisa menyatakannya? Dengan memilih pemahamanan ini, menjadikan ane lebih bertanggungjawab dalam hidup. Ane tidak lagi gampang berputus asa dalam mengejar cinta yang telah ane pilih. Ane tidak lagi gampang menyerah saat dihantam derasnya ombak cobaan, dan menyalahkan Tuhan dengan berkata “Ini memang bukan jodohku”.

Untuk agan dan sista, yang saat ini sedang mengalami penolakan, ataupun sedang mengalami sebuah permasalahan berat dalam kisah cintanya...

Ingatlah bahwa disana, dalam Ocean of Possibilities, telah ada kisah cinta antara kalian dengan seseorang yang sangat kalian idamkan saat ini. Kisah cinta yang sangat indah, menunggu untuk kalian wujudkan menjadi realitas. Jadi mau memilih yang mana nih gansist, berhenti di tengah jalan dengan mencari pembenaran atas lemah dan manjanya kalian, atau terus berusaha tanpa kenal lelah?

Ketika "Dia Bukan Jodohku" Hanyalah Jadi Sebuah Kambing Hitam


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jinzflix dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh sekottk
Halaman 1 dari 3
Petromax dulu deh
profile-picture
Kup4s memberi reputasi
Jodoh udah diatur.. kalo belom dapet jodoh tandanya susah diatur..

Kata satpam komplek.. jodoh gak perlu dicari.. cukup dijebak.. ntah lah artinya apa..

Semoga didekatkan jodohnya...Aamiin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
achmad526 dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


jodoh ada dimana mana. bebas mau milih yg mana. masing2 punya variabel, konsekuensi, dan endingnya masing2.
mau memilih untuk ga punya jodoh pun boleh..

ya itu sih kata kang batagor di komplek ane...
profile-picture
profile-picture
Kup4s dan bethique memberi reputasi
mungkin jodohnya baru masuk tkemoticon-Ngakak (S)
sabar ya seperti president perancis(40an) dan istrinya (60an)
Ketika "Dia Bukan Jodohku" Hanyalah Jadi Sebuah Kambing Hitam
seperti ibu dan anakemoticon-Ngakak (S)

donald trump juga beda usianya jauh dengan istrinya
Ketika "Dia Bukan Jodohku" Hanyalah Jadi Sebuah Kambing Hitam
profile-picture
Kup4s memberi reputasi
Diubah oleh MrJeffBezos
Quote:


bebas kan mau milih jodoh yg seperti apa. mau yg jauh lebih tua, atau yg jauh lebih muda. masing2 punya konsekuensi tersendiri
profile-picture
Kup4s memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Gue paham ini, sepemikiran sama guee
profile-picture
Kup4s memberi reputasi
nyesek sihhh. sebenernya tuh perkara begini beginian yaaa bingung juga sihhh
sakit hati atau kecewa itu pasti, tapi ya kita harus mempersiapkan diri dengan segala kemungkinan.
profile-picture
Kup4s memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Menganggap bukan jodohnya ....adalah cara ntuk menghibur diri. Putus itu memang sakit.
profile-picture
Kup4s memberi reputasi

yang pengen dompetnya semakin tebal bisa dicobain join bersama kami dan hubungi WA : +6281363191417
profile-picture
Kup4s memberi reputasi
Jangan Paksain, emng mau berjuang sendiri?
klo ntar dibelakang ada apa2 lu yg pasti di salahin,
klo gk mau ya udh gk udh biarin aja, ikan di laut kagak cuma 1,
ente harus tegar,
yg terbaik pasti akan datang.

tinggal ente mau sabar apa enggak......!
Quote:


setuju nih gw

profile-picture
profile-picture
mubafirs dan Kup4s memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Quote:


Setiap pilihan jodoh pastinya memiliki tingkat kesulitan dan juga problematika yg berbeda. Berani memilih, maka seharusnya juga sudah bersiap diri akan berbagai tantangan yg menanti. Artinya harus siap menerima rasa kecewa dan sakit hati jika gagal menaklukkan tantangannya.

Tapi jika kita bisa menyadari dengan benar berbagai tantangan yg ada dan juga sudah bersiap diri, maka seharusnya potensi kekecewaan bisa diminimalisir.
profile-picture
profile-picture
citiciti dan Kup4s memberi reputasi
Quote:


Hal apanya nih yg dipaksain
profile-picture
Kup4s memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Saya sangat setuju sekali dengan pemikiran di atas. dan dalam 5 tahun ini saya juga berpikiran sama dengan di atas. Jodoh itu bukan 1 orang laki dan 1 orang perempuan ditakdirkan sejak lahir untuk bertemu dilain waktu untuk bersama selamanya hingga maut memisahkan mereka. Tapi jodoh itu merupakan orang yang kelak menemanimu dengan setia (setia belum tentu menyenangkan bisa juga bikin hati kesel tapi dia tidak mau meninggalkan pasangan) hingga akhir hayatmu. Ingat akhir hayat, maka ketika orang nikah baru 10tahun ud merasa itu jodohnya, maka sepertinya belum benar. Karena bisa saja di tahun ke 13 tnyata cerai, ehh 2 tahun kemudian dapat baru lagi hingga akhir hayatnya setia ya wes itu jodohnya.

Dan ingat, meski kita bebas mau nikah dengan siapa saja, jika kita tidak sungguh2 dalam menjaga ya tetap saja kita tidak BERJODOH.
profile-picture
profile-picture
achmad526 dan Kup4s memberi reputasi
baru baca nih gan
profile-picture
MrJeffBezos memberi reputasi
jodohku? dimana kah dirimu?wakakakak
Quote:


Krn jodoh adalah pilihan bebas, maka kita sendiri yg menentukan alur ceritanya. Saat jodoh yg telah dipilih tidak dijaga baik2, ya wajar saja jika hubungannya tidak lama.

Yg sering terjadi, kadang kita yg ga menjaga dengan baik adanya sebuah hubungan, lalu ketika hubungan kandas mencari2 pembenaran dengan alasan ini memang bukan jodohku
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di