CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Obituari Gus Sholah: Narasi Kebangsaan dan NKRI Yang Terus Hidup
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e379bb368cc9524b45d3b11/obituari-gus-sholah-narasi-kebangsaan-dan-nkri-yang-terus-hidup

Obituari Gus Sholah: Narasi Kebangsaan dan NKRI Yang Terus Hidup

Obituari Gus Sholah: Narasi Kebangsaan dan NKRI Yang Terus Hidup
Indonesia kehilangan salah putra terbaiknya. 'Pendekar' Kebangsaan, begitu kira-kira karib dan sejawat menjuluki Dr. Ir. KH. Salahuddin Wahid, wafat pada 2 Februari 2020.

Gus Solah-sapaan akrabnya dikenal sebagai Guru Bangsa. Lahir di Jombang, 11 September 1942, kiprahnya tak hanya dikenal sebagai tokoh ulama. Melainkan penulis, aktivis, juga politikus.

Kiprahnya untuk Indonesia amat besar. Cucu KH Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama, itu semasa hidupnya banyak terlibat dalam berbagai organisasi dan peristiwa penting di Tanah Air.

Dilansir tempo.co, Ia pernah menjadi bagian ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), bahkan pernah terpilih menjadi Anggota Dewan Penasehat ICMI sejak 1995 hingga 2005. Lalu pada tahun 2000, terpilih menjadi Ketua MPP ICMI periode 2000-2005. Keanggotaannya di ICMI membuat Gus Solah makin dekat dengan dunia politik.

Dia diketahui pernah bergabung dengan Partai Kebangkitan Umat (PKU) yang didirikan Kiai Yusuf Hasyim dan menjadi Ketua Dewan Pimpinan Pusat serta Ketua Lajnah Pemenangan Pemilu PKU.

Pada September 1999, Gus Solah mengundurkan diri dari PKU. Lalu pada Muktamar NU ke-30 di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Gus Solah ikut maju sebagai salah seorang kandidat Ketua Umum PBNU. Gus Solah kemudian terpilih sebagai salah satu ketua PBNU periode 1999-2004.

Pada akhir 2001, Gus Solah juga terpilih sebagai salah satu dari 23 anggota Komnas HAM periode 2002-2007. Selama berkiprah di Komnas HAM, Gus Solah sempat memimpin TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) untuk menyelidiki kasus Kerusuhan Mei 1998 (Januari-September 2003), kemudian Ketua Tim Penyelidik Adhoc Pelanggaran HAM Berat kasus Mei 1998, Ketua Tim Penyelidikan Kasus Pulau Buru, dan lain sebagainya.

Ketika sistem pemilihan presiden dan wakil presiden dilakukan secara langsung pada 2004, Gus Solah sempat dipinang Golkar untuk maju sebagai cawapres berpasangan dengan Wiranto.

Di luar itu semua, satu hal besar yang dilakukannya adalah ketika membesarkan Ponpes Lirboyo. Ya, ketika memutuskan meninggalkan hiruk pikuk politik pada 2006, Gus Sholah lantas fokus mengembangkan Ponpes.

Sejak era kepemimpinannya, pesantren itu pun berbenah dan tercatat sebagai salah satu pesantren terbesar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Kendati tak lagi berkecimpung di politik, kontribusi Gus Sholah justru makin besar untuk bangsa. Almarhum berkeliling Indonesia menyampaikan ceramah kebangsaan dan penguatan NKRI.

Selamat Jalan Gus.. Jasamu Luar Biasa untuk Bangsa.

Allahummagfirlahu Warhamhu Wa'afihiWa'fuanhu...
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un 
innalilahi wa innailaihi rojiun. semoga amal ibadahnya di terima di sisi Allah SWT emoticon-Turut Berduka


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di