CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bank Dunia Sebut 115 Juta Orang RI Rentan Kembali Miskin
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3795c510d295458f43f044/bank-dunia-sebut-115-juta-orang-ri-rentan-kembali-miskin

Bank Dunia Sebut 115 Juta Orang RI Rentan Kembali Miskin

Kamis, 30 Jan 2020 11:49 WIB

Bank Dunia Sebut 115 Juta Orang RI Rentan Kembali Miskin
Danang Sugianto - detikFinance


Bank Dunia Sebut 115 Juta Orang RI Rentan Kembali MiskinIlustrasi/Foto: Pradita Utama

Bank Dunia Sebut 115 Juta Orang RI Rentan Kembali Miskin
Jakarta - 
Tingkat kemiskinan Indonesia mengalami penurunan yang berarti. Cukup banyak dari penduduk Indonesia yang sudah keluar dari jurang kemiskinan. Namun bukan berarti mereka terbebas dari kemiskinan.
Bank Dunia dalam laporannya berjudul Aspiring Indonesia-Expanding the Middle Class menilai masyarakat Indonesia yang sudah keluar dari garis kemiskinan masih rentan untuk kembali miskin.
Bank Dunia mencatat selama 15 tahun terakhir, Indonesia telah membuat kemajuan luar biasa dalam mengurangi tingkat kemiskinan yang sekarang berada di bawah 10%. Selama periode itu kelas menengah Indonesia tumbuh dari 7% menjadi 20% dari total penduduk atau sekitar 52 juta orang.



Namun yang perlu diperhatikan adalah masyarakat miskin yang baru saja keluar dari garis kemiskinan. Jumlahnya mencapai 45% dari penduduk Indonesia atau sebanyak 115 juta orang.
Nah bagi mereka yang baru keluar dari garis kemiskinan jika tidak memiliki kemampuan untuk masuk menjadi kelas menengah besar kemungkinannya kembali lagi menjadi miskin.
Oleh karena itu Bank Dunia merekomendasikan pemerintah untuk mengadopsi kebijakan yang tepat guna mendorong mereka masuk ke kalangan menengah.
"Permintaan dari kelas menengah dapat mendorong pertumbuhan. Mereka adalah sumber dari hampir setengah total pengeluaran rumahtangga di Indonesia. Selain itu, mereka juga berinvestasi lebih banyak dalam sumber daya manusia. Dengan kebijakan yang tepat untuk memperluas kelas menengah dapat membuka potensi pembangunan Indonesia dan mendorong Indonesia menjadi negara berpenghasilan tinggi," kata World Bank Acting Country Director untuk Indonesia, Rolande Pryce di Energy Building, Jakarta, Kamis (30/1/2020).


Menurut Pryce, untuk mendukung jutaan orang yang memiliki aspirasi untuk menjadi bagian kelas menengah, Indonesia perlu menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan dengan upah yang lebih baik. Lalu didukung oleh sistem yang kuat untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas dan jaminan kesehatan universal.
Hal ini itu memerlukan perbaikan lingkungan usaha dan investasi pada infrastruktur. Selain itu, yang juga akan diperlukan adalah perluasan akses jaminan sosial untuk perlindungan dari guncangan kesehatan dan ketenagakerjaan yang mengikis keuntungan ekonomi dan peluang mobilitas ke atas bagi jutaan orang yang ingin masuk dalam kelas menengah.




Spoiler for spoiler:

 
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jonfaisal dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh my.agathis
Halaman 1 dari 2
rakyat nya telanjur gembira, kek naek roket ke angkasa.. tapi bahan bakar nya kehabisan di tengah perjalanan .. prreeetttt.. preettt... pret..
emoticon-Ngakak jadi kampret
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RyanYulio dan 2 lainnya memberi reputasi
Saran yang baik dari Bank Dunia
Nggak mungkin terjadi selama,jokowi memimpin emoticon-Cool
gaya hidup ga disesuaikan dgn kantong alhasil jd morat marit keuangannya
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan areszzjay memberi reputasi
intinya kemajuan di indonesia itu semu
mereka yg baru keluar dari kemiskinan itu OKB kebanyakan
belum pernah pnya pengalaman jadi orang kaya, orang2 ex miskin ini biasanya sembrono dalam membelanjakan uang nya, dan itu berpotensi bikin mereka miskin lagi
ngakak aja denger berita lina ex nya sule beli perhiasan emas sampai 2 Milyar
gitulah cara pikir orang kampung yg kaya mndadak, tahu nya cuma perhiasan doank, pdhal kalo di beliin emas batangan, untung nya bisa berlipat ganda ketimbang perhiasan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Abis ini pasti bank dunia dicaci maki nastaik. emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga

Bank Dunia anti kebasukian, bank dunia ini kadrun, dll emoticon-Najis emoticon-Najis
profile-picture
48y24rd memberi reputasi
Diubah oleh jkwselalub3n4r
Lihat 1 balasan
yang bahaya kejebak sama "produk2" MLM berkedok agama, terus ketipu, jadi miskin lagi,
sudah banyak yg kena kasus begitu, orang nya jadi stress, terus susah bangkit,

yang legowo dan bisa bangkit si ada, tapi lebih banyak yg terpuruk nya.
Balasan post ronin1969
antam ga pernah promo sih gan taunya toko emas berjalan emoticon-Smilie
profile-picture
48y24rd memberi reputasi
Indonesia perlu
menciptakan lebih banyak lapangan
pekerjaan dengan upah yang lebih
baik.
==============================
gimana upah baik outsourcing ga di awasin tuh masih gaji di bawah umr
giliran buruh dan pns upah gede bikin inplasiii wal hasil barang2 mahal semua ngeluh deh emoticon-Hammer2l
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Bi ini afiliasi kadrun? Kok hate speech? Makar? Radikal?
Yg jadi anggota partaik aja bilang ini rejim lagi meroket? Beraniny sebut2 miskin kembali?
Balasan post ronin1969
lmao yang dimaksud itu bukan OKB tapi golongan menengah kebawah alias miskin kagak kaya juga nggak naik status dari miskin ke gol menengah karena upah naik atau baru dapat kerjaan dari tadinya nganggur tapi upahnya pas-pasan banget contohnya yang pendapatan bulanannya 2 juta rumah masih ngontrak punya anak 2/3/lebih bagi gw itu keluarga masuk kategori miskin tapi bagi Pemerintah itu keluarga mampu karena menurut bps gaji bulanan 2 juta bukan warga miskinemoticon-Cape d...

profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 2 lainnya memberi reputasi
itu namanya fenomena hijrah.
apalah artinya harta duniawi ya akhi. emoticon-Angel
Bank dunia pasti salah
Ga mgkn di era serba roket gini malah byk yg akan jadi miskin

emoticon-Leh Uga
kampret pendidikan rendah menambah angka kemiskinan di Indonesia

harap kampus-kampus ruko diberantas, hanya membuang2 uang mahasiswa nya tapi mahasiswa tidak mengerti apa-apa yang diajarkan, hanya demi status sarjana tapi sarjana abal-abal karena ilmu nya nol.

sebelum skripsi, semua mahasiswa sebaiknya wajib publikasi paper ilmiah ke jurnal nasional terakreditasi, untuk membuktikan bahwa mereka benar-benar paham apa yang telah diajari di kampus.
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Diubah oleh kampret.strez
Lapangan pekerjaan emang harus diperbanyak sih. Tapi kualitas SDM yg paling penting. Mana ada yg mau mempekerjakan orang malas dan susah berkembang?
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Quote:


Seandainya ambil yg 3 dolar per hari, artinya pendapatan sekitar 45rb per hari atau 1.35 juta per bulan sudah tidak dianggap miskin lagi.
Pengendalian populasi penduduk juga penting.
Yup, gaya hidup hedon, doyan jajan, latah sama gadget terbaru, dan gengsi tinggi bikin hampir semua orang punya hutang dan ga punya tabungan
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
...ya di negara lain juga ada yang begitu bukan Indonesia doang....dan 115 juta orang itu juga punya kesempatan buat naik tingkat ke atas..bukan jatuh doang...biasanya harapan ada di anak...emoticon-Ngacir
World bank,jangan bikin malu pemimpin lah
Apa2 sudah dibuat murah koq rilis hasil yg memalukan
#Uangnya ada,tinggal kita mau kerja apa enggak#
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di