tatikartini
TS
tatikartini
[Love Letter 4] Jangan Sakiti Aku Lagi
Jangan Sakiti Aku Lagi

"Aku tulis surat ini untukmu kekasih."

Dear cintaku ....

Sudah setahun lebih aku sabar menahan perasaan ini. 

Rasa cintaku yang teramat membelenggu, sehingga aku tak mampu beranjak dari hatimu.

Kuserahkan segenap rasa cinta, jiwa dan ragaku untukmu. 

Entah mengapa, kau membalas dengan keraguan, ketidakpercayaan bahkan mungkin kepalsuan.

Padahal di setiap kata, ucapan cintamu menggebu kau tuturkan kepadaku. 

Hingga akhirnya aku mulai tahu banyak dusta terangkai dibalik kata manis rayumu. 

Hatiku sakit tapi tetap tak mampu beranjak dari hatimu.

Serasa terhina harga diriku dengan sikapmu yang seakan menyembunyikan keberadaanku, bahkan kau pun tega bermain api di belakang ku walau akhirnya kau tetap kembali kepelukan ku.

Hati ini terlanjur hambar, nyaris hilang rasaku. 

Haruskah aku tetap percayaimu? Cintamu? 

Sayang, kutulis suratku ini dengan rasa tak menentu.

Dalam segenap rasa sakitku, aku kukuh mencintaimu.

Dalam segenap ragu, aku tak kuasa tinggalkanmu. 

Pesona kata cinta mu seolah candu bagiku. 

Aku hanya mampu ucapkan dalam doa-doaku …

"Tuhan, kuserahkan semua ini kepada-Mu, hanya Engkau yang bisa membuka jalan untukku, akankah aku tetap bersamanya atau … kelak aku berjalan sendiri.Tolonglah aku ya Tuhan …."

Aku sadar mungkin aku bukan yang terbaik bagimu, lalu mengapa kau kukuh memilihku? 

Apa aku nampak bodoh dan lemah dimatamu? 

Sehingga kau bisa dengan mudah mempermainkan aku? 

Jauh di lubuk hatiku aku berharap kamu akan membuktikan semua ucapan janji-janjimu kepadaku. 

Akan aku kuatkan hati untuk tetap menunggumu sampai batas akhir waktuku.

Dibatas keraguan, aku akan tetap mencintai dan menyayangimu setulus hatiku.

Aku percaya, kau masih memiliki hati yang berbalut ketaatan di atas keyakinanmu. 

Kalau boleh aku memohon … 

"Sayang, tolong jangan selalu menyakitiku …

Cintai aku sebagaimana aku mencintaimu.Bukankah sering kau ucap, kita akan bersama selamanya."

Bahkan saat pergi tinggalkan aku, kau tetap kembali dan berkata padaku.

"Aku ingin tetap bersamamu, pulang kembali ke dalam dirimu, menetap dan takkan pernah pergi lagi.Menua bersama, semakin tua semakin kucinta."

Indahnya ucapanmu itu selalu terngiang membuat aku luluh, tak kuasa untuk marah seberapapun banyak salahmu. 

Aku masih tetap berharap, masih ada hari bahagia tersisa di atas luka-luka yang sempat kau cipta. 

Semoga kau bisa memahami perasaanku


Dari aku, kekasihmu. 


Jakarta, 3 Februari 2020
Diubah oleh tatikartini 16-02-2020 23:03
tata604aldysaditien212700
tien212700 dan 44 lainnya memberi reputasi
45
2.8K
70
Thread Digembok
Urutan
Terbaru
Terlama
Thread Digembok
Komunitas Pilihan