CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Cara Mencintai Diri Sendiri Untuk Hidup yang Lebih Bahagia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e372501f0bdb2662e10a3c0/cara-mencintai-diri-sendiri-untuk-hidup-yang-lebih-bahagia

Cara Mencintai Diri Sendiri Untuk Hidup yang Lebih Bahagia


Cara Mencintai Diri Sendiri Untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Deborah Khoshaba Psy.D, seorang psikolog dari AS pernah mengatakan bahwa bentuk mencintai diri sendiri adalah penghargaan kepada diri sendiri yang tumbuh dari tindakan yang mendukung pertumbuhan fisik, psikologis, dan spiritual.

Mencintai diri sendiri tidak sama dengan mengagungkan diri atau menganggap kelebihan diri sendiri di atas segalanya. Mencintai diri sendiri lebih kepada penerimaan diri, penguasaan diri, kesadaran diri, dan self respect. Kamu dapat menerima kekurangan diri seperti halnya kamu bangga dengan kelebihan yang kamu punya.

Sebelum memutuskan untuk mencintai orang lain dengan maksimal ada baiknya kamu mencintai dirimu sendiri terlebih dahulu. Karena hal ini akan memberi pengaruh besar untuk kehidupanmu ke arah yang lebih baik.

Mencintai diri sendiri akan memperngaruhi bagaimana kamu memilih pasangan, menyikapi masalah, hingga menentukan hal-hal penting dalam hidupmu. Kamu akan terhindar dari stress dan tekanan batin karena mampu me-manage emosi dengan baik. Kamu jadi tahu tindakan apa yang mesti kamu ambil namun tetap baik untuk dirimu sendiri.

Adakalanya kita lebih bisa mencintai orang lain daripada diri sendiri? Mengapa demikian? Alam bawah sadar kita mengasumsikan bahwa segala sesuatu yang terjadi pada diri kita dapat dengan mudah dikendalikan, maka dengan mencintai orang lain kita berharap dapat melakukan hal yang sama. Padahal sebenarnya tidak.

Mencintai diri sendiri jauh lebih sulit daripada mencintai orang lain. Karena satu-satunya yang kita punya saat semua orang pergi adalah diri kita sendiri. Lalu kenapa sih sulit untuk mencintai diri sendiri? Mungkin kamu bisa mulai mencoba dengan hal-hal sederhana berikut.


1. Menyadari kelebihan dan kekurangan

Manusia cenderung lebih mudah dikendalikan oleh orang lain karena mereka tidak sadar dengan kelebihan dan kekurangan yang mereka punya. Padahal, siapa sih yang mau dikendalikan? Semua orang ingin mampu berdiri sendiri dan bebas mengeksplore hal-hal yang mereka inginkan.

Agar kamu menjadi manusia berkualitas dan mampu mencintai dirimu sendiri, sudah selayaknya kamu menyadari potensi berupa kelebihan maupun kekurangan yang kamu punya. Kekurangan tak selamanya berupa kekurangan, kadang dibaliknya ada kelebihan tersembunyi yang tidak orang lain sadari. Tugasmulah untuk segera menemukannya secepat mungkin.

Jika kamu sudah menyadari kelebihan dan kekurangan yang kamu punya, maka waktunya untuk menggali hal postif dari dirimu untuk mengubah hal itu jadi sesuatu yang bernilai dari dirimu. Dengan menyadari kelebihan dan kekuranganmu sendiri, kamu jadi lebih bisa menguasai diri dan mengendalikan dirimu untuk tidak mengikuti arus orang lain. Sudah saatnya kamu berdiri di kaki sendiri dengan segala kelebihan dan kekuranganmu.


2. Pahami kebutuhan daripada keinginan

Egois berbeda dengan mencintai diri sendiri. Sejatinya, jika kamu orang yang egois kamu lebih mementingkan dirimu dan buta dengan sekitar. Namun, mencintai diri sendiri akan membuatmu tahu apa yang dirimu butuhkan dan berhenti untuk sok jadi pahlawan.

Egoisme akan membuatmu terlihat lebih mementingkan diri sendiri dan mengabaikan sekitarmu. Bedanya dengan tindakan mencintai diri sendiri adalah ada beberapa hal yang kamu dahulukan untuk kebutuhan dirimu.

Contohnya adalah kamu memperhatikan kualitas nilai pertemanan yang baik menurutmu, dan mengabaikan toxic relationship di sekitarmu. Karena kamu fokus dengan value untuk meningkatkan kualitas diri. Nggak ada salahnya kamu move dari hal yang tidak menguntungkan. Tinggalkan hubungan yang melukai, kerana bisa jadi itu hanya sebuah keinginan, padahal yang kamu butuhkan adalah hubungan yang sehat dan saling membahagiakan.

Penuhi kebutuhan diri seperti utamakan kebutuhan primermu terlebih dahulu  sebelum mencoba membantu orang lain. Kamu berhak kok untuk merasa baik-baik saja daripada jatuh hanya untuk menyelamatkan orang lain. Ketika kamu paham dengan kebutuhan dirimu, maka keinginan untuk hal lain akan kamu kesampingkan.


3. Temukan passion

Apa yang kita sukai belum tentu membuat nyaman. Bisa jadi itu adalah kesenangan sementara. Sedangkan sesuatu yang membuatmu nyaman dan betah mengulanginya maka sudah pasti kamu menyukainya.

Temukan hal tersebut sebelum kamu memutuskan hal penting dalam hidupmu. 90% melakukan hal yang sesuai passion akan membuat seseorang lebih sukses dan lebih bahagia. Mengapa? Karena kita mengerjakan dengan senang hati, fokus dan hal membawa kita pada tujuan yang sebenarnya.

Misalnya, ada banyak sekali di sekitar kita yang kuliah atau bekerja tidak sesuai passion, itu karena sejak awal memutuskan terjun pada sebuah keputusan, mereka hanya mengikuti arus dan berharap akan mencintai pekerjaan atau bidang studi yang dijalani seiring berjalannya waktu. Padahal tidak. Kamu hanya akan terjebak dan susah untuk keluar dari zona tersebut karena telah mengorbankan banyak hal. Termasuk dirimu sendiri.


Temukanlah apa yang kamu sukai, yaitu sesuatu yang dengannya kamu merasa nyaman.

4. Merawat diri dengan baik

Merawat diri meliputi jiwa dan raga. Jangan salah satunya. Keduanya harus seimbang. Jika orang lain saja mampu anda perhatikan, maka diri sendiri harus lebih dari itu. Merawat diri dengan baik seperti menjaga kesehatan, membatasi pergaulan dengan hal-hal yang merugikan fisik maupun psikologis, memperhatikan penampilan, hingga interaksi sosial.

Kamu paham apa yang membuatmu dapat menjadi pribadi yang terawat. Merawat diri soal kesehatan misalnya, kamu paham makanan apa yang cocok dan baik dikonsumsi, kamu tahu olahraga sangat penting untuk menjaga kesehatan, kamu paham tentang pola tidur yang berkualitas dan kamu mampu memenuhinya, kamu tahu pergaulan buruk lingkungan yang membuatmu tertekan dan kamu mampu membatasinya.


5. Lindungi diri sendiri

Selain kamu tahu cara melindungi diri, kamu juga paham batas-batas agar dirimu tidak terlukai dengan mudah. Perlakuan yang melukai dari orang lain terhadap dirimu bukan saja ke arah fisik. Namun psikis mu. Banyak sekali di sekitar kita yang berakhir menyedihkan karena psikisnya terserang. Jangan sampai hal ini terjadi ke kamu ya!

Kamu harus pandai membatasi diri dari hal-hal yang memiliki peluang untuk menyakitimu. Berikan batasan untuk berinteraksi dengan sesuatu yang berakhir dengan merugikan dirimu. Jika pun kamu memperkecil lingkaran pertemanan, jangan segan-segan untuk menyingkirkan orang-orang yang hanya mengambil kesenangan dari rasa sakitmu. Pertemanan sedikit dan berkualitas lebih baik daripada lingkaran besar teman yang hanya merugikan saja.

Kamu berhak melindungi dirimu dari berbagai macam racun yang berkeliaran. Jagalah dirimu sendiri, jagalah sekitarmu yang sama bersinarnya denganmu. Beranilah untuk berkata tidak terhadap sesuatu yang tidak perlu.


6. Maafkan diri sendiri

Tak ada gading yang tak retak katanya. Kamu bukan Tuhan yang maha sempurna. Penting untuk memaafkan dirimu sendiri tak terkecuali sebesar apa kesalahan yang telah kau perbuat. Jika kamu manusia yang berpikir, pasti kesalahan yang kamu perbuat ada alasan dibaliknya. Jangan membuat dirimu terpuruk dengan merutuki kesalahan terus menerus. Kamu hanya perlu memperbaiki, dan bangkitlah untuk sesuatu yang lebih baik lagi.

Sesekali berikanlah reward kepada diri sendiri atas pencapaian yang telah berhasil kamu raih. Buat dirimu sebahagia mungkin dengan tetap berpikir positif. Jauhkan pikiranmu dari hal-hal negatif. Dirimu adalah milikmu, tidak ada yang bisa mencintai dirimu dengan utuh selain dirimu sendiri. Jika orang lain menyakiti, maka kamulah yang menjadi tamengnya.emoticon-Wowcantik


emoticon-Toastemoticon-Wow

Bagi ente2 yang udah bisa mencintai diri sendiri kayak isi thread di atas, artinya kalian udah dewasa gan.emoticon-Sundul


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di