CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Paling Parah! Jadi Toxic People, Tapi Enggak Sadar!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e36d505018e0d3884487f0a/paling-parah-jadi-toxic-people-tapi-enggak-sadar

Paling Parah! Jadi Toxic People, Tapi Enggak Sadar!


Paling Parah! Jadi Toxic People, Tapi Enggak Sadar!

Singkatnya, Toxic People ini adalah orang yang menyusahkan dan merugikan orang lain. Seperti namanya, yang berarti racun. Ada kok ciri-ciri yang mudah dianalisis. Apa aja, ya, langsung baca deh.


Spoiler for Ciri Toxic People:


Di atas itu—adalah ciri dari Toxic People yang bisa kamu cocokkan dengan teman pergaulan saat ini. Berprasangka baik memang bagus, tapi ada kalanya, kalau sudah melampaui batas, bisa lah, mulai melakukan filter agar tidak merugikan diri sendiri.

Tapi, gimana misal kita sendiri yang jadi Toxic People Itu?
Tentu saja bisa.
Memang, menyadari kekurangan atas diri sendiri itu paling susah, paling sukar dan ranah tersensitif di jagat raya, hehe.

Disebut racun sebab orang jenis ini, memang suka menebarkan pengaruh negatif ke sekitarnya.
Waspada jika berdekatan dengan Toxic People, tapi juga waspada jika kita malah punya potensi jadi Toxic People.

Sadar telah jadi penjahat itu lebih bagus daripada jadi penjahat but don't feel guilty. Selanjutnya, mari perbaiki diri.


Kenapa harus sadar?
Jadi Toxic People itu nggak ada untungnya. Hidup bakalan susah bahagia, terus dibayang-bayangi perasaan tidak puas, kerap mengeluh dan resah.

Lebih jelasnya, berikut adalah kriteria Toxic People yang perlu kalian hindari:


1. Gosting

Dilihat di Wikipedia, istilah ini dipakai sejak tahun 2011. Mengartikan Ghosting ini gampang-gampang susah. Misalnya, kamu tiba-tiba hilang dari pergaulan, bisa juga disebut Ghoster—atau pelaku Ghosting ini. Bisa juga, saat kamu janjian dan janji akan datang ke sebuah tempat, tapi malah tidak datang. Contoh lain, kamu janji melakukan sesuatu, seperti menari, mengerjakan PR, meeting, dll, tapi di saat waktunya tiba, kamu malah menghilang.

Hindari perilaku yang bisa menjengkelkan serta merugikan orang di sekitarmu ini mulai sekarang.


2. Narsis Parah

Gejala narsis akut ini adalah ketika; kamu merasa jadi pusat perhatian, kamu ingin selalu tampil pantas dalam segala hal dan diakui, kamu tahu betul kalau kamu diperhatikan publik, di situlah gejala narsis akut alias narsis parah ini menimpamu. Tentunya polahmu yang super narsis ini, akan bikin orang dia sekitarmu sangat-tidak nyaman.


3. Hobi Mengkritik

Membangun orang lain dengan cara memberikan kritikan itu memang baik, bahkan penting, namun jika kamu terlalu antusias dalam mengkritik dan tidak mau gantian mendengar opini dari orang lain, bisa disimpulkan jika pola berpikirmu tidak seimbang.

Harus segera dihindari, ya. Usahakan, jangan menerobos ruang pribadi seseorang lewat kritikan. Juga, jangan suka merasa paling benar dengan tidak mau menerima kritikan balik.


4. Suka Menghasut

KBBI bilang jika hasut adalah membangkitkan hati orang supaya marah (melawan, memberontak, dan sebagainya). Dan yang bertindak menghasut disebut sebagai Penghasut.

Contohnya, kamu menceritakan keburukan orang lain ke pada temanmu, lalu temanmu ikut marah dan membenci. Parahnya lagi, kamu tidak merasa bersalah dan malah senang. Dengan adanya indikasi sifat Toxic ini, jelas akan menimbulkan perpecahan.


5. Minta Diperhatikan

Senang diperhatikan dan minta diperhatikan. Lucunya, orang dengan sifat Toxic tidak mau gantian memperhatikan orang lain, suka menyela saat orang lain berbicara. Kondisi terburuknya adalah mengalami gangguan mental bernama histronik.

Histronik merupakan gangguan mental yang membuat penderitanya kesulitan memahami citra dirinya sendiri. Cirinya adalah, cenderung ingin mendapatkan pengakuan dan pujian orang sebagai tolak ukur untuk menilai diri sendiri. Hubungi psikiater segera jika sampai kamu mengalaminya, ya, Guys.


6. Mengidap Sindrom Thanos

Thanos Syndrome atau sindrom Thanos ialah merasa paling benar dan paling hebat. Acap kali, pengidapnya akan merasa semuanya berantakan jika dirinya tidak ada.


7. Sukar Berempati

Mati hati, mati rasa, inilah yang dialami oleh Toxic People. Cenderung sukar untuk berempati pada kondisi orang lain. Karakter seperti cukup berbahaya sebab tidak bisa memahami dan mengerti kesulitan orang lain .

Jika mau memosisikan pada orang lain, sebagai lingkungan dari Toxic People, pasti akan menyadari betapa menjengkelkan menghadapi orang yang demikian itu. Menyadari jika memang punya kriteria racun tersebut, lalu berusaha mengurainya, itulah pilihan terbaik sebab bagaimana pun, siapa pun, akan selalu membutuhkan orang lain. Dan orang lain tidak akan mau diandalkan jika kita sendiri tidak menebar kebaikan. Benar, kan.


Sumber:
Referensi 1
Referensi 2
Diubah oleh iselfiawrds
Pejwan.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di