CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Menkes akan Berkantor di Natuna Selama Observasi WNI dari Wuhan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e36d138a2d19552047beec1/menkes-akan-berkantor-di-natuna-selama-observasi-wni-dari-wuhan

Menkes akan Berkantor di Natuna Selama Observasi WNI dari Wuhan

Menkes akan Berkantor di Natuna Selama Observasi WNI dari Wuhan

Menkes akan Berkantor di Natuna Selama Observasi WNI dari Wuhan

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan timnya untuk sementara waktu akan berkantor di Natuna, Kepulauan Riau.

Seperti diketahui, Natuna menjadi tempat observasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang dijemput dari kota asal mewabahnya virus Corona, yaitu Wuhan, China.

"Menteri Kesehatan bersama dengan tim akan membuka kantor di Natuna," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (2/2/2020).

Mereka akan berkantor di sana untuk mengawasi proses observasi 243 WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China.

Nantinya, kata Retno, juru bicara Menkes akan memberi keterangan pers terkait perkembangan terkini.

"Juru bicara dari Menteri Kesehatan dari waktu ke waktu akan menyampaikan update perkembangan," ujar dia.

Diketahui, pemerintah sudah memulangkan 243 WNI dari Wuhan, yang tiba di Indonesia pada Minggu hari ini.

Dari jumlah itu, lima orang di antaranya adalah tim aju atau tim pendahulu.

Mereka, kata Menlu, akan menjalani masa observasi selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau.

Selain kepada 243 orang, observasi juga akan dilakukan terhadap 42 orang tim penjemput.

"Sehingga total yang akan menjalankan observasi 285 orang," kata Retno.

"Sampai dengan saat ini mereka dalam kondisi sehat," lanjut Retno.
sumber

☆☆☆☆☆

Cukup?
Atau belum?
Lantas sekarang naik permintaanya, Presiden berkantor disana?

emoticon-Cape d... (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ekaputra19 dan 11 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
ga cukup, mesti sekjen PBB dan Doctor Strange.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
azirma.ayrus dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post unwell
Quote:


emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
DoDoLanDoDoL dan 2 lainnya memberi reputasi
baguslah.....
jgn sampe warga sana merasa jd klinci percobaan...

emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kenpachiku dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Astajim ya akhi cina gak jadi merebut laut natuna kalo begitu emoticon-Kagets
profile-picture
profile-picture
shotgunBlues dan gabener.edan memberi reputasi
Bisa jadi bentar lagi nuntut presiden kantor ke natuna. Orang tolol kan gak pernah puas makanya tolol forever. Padahal cuma 14 hari sementara hebohnya udah kek dunia mau kiamat emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
riezazura dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
bamsoet,HNW dkk ....berani kagak kesana...

jangan sok care tapi cuman bacot doangemoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
kenpachiku dan trimusketeers memberi reputasi
Quote:


Sekjen Sunda Empire Eart Empire De Hereen Seventeen Ki Ageng Rangga Sasana emoticon-Cool
profile-picture
DoDoLanDoDoL memberi reputasi
Quote:


Astajim emoticon-Kagets
Quote:


Kadrun mana percaya Jokowi, mereka mintanya gabener rasa presiden dong emoticon-Malu
profile-picture
kenpachiku memberi reputasi
mantap, sekalian FPI ft BANSER langsung bantu ke sono
siapin air wudhu yang banyak buat vaksin emoticon-Ngakak
Balasan post Judess
14 hari kalau urusannya sama virus mematikan ya lama..1 hari aja serasa setahun. Skrg umpakan aja ente yg tinggal disitu. Gtu dah gampangnya.
Perlu banyak ulama spt habib rijik, bahar smith dll buat tim doa nya di kirim kesana
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Ada yg nyebar isu aneh2 sampe rame hal2 yg blm pasti
Balasan post Aparatkaskus
Quote:


Lah kan udah di confirm itu yang pulang dari wuhan sehat semua. 14 hari buat observasi. Virus nya gak terbang sana sini. emoticon-Embarrassment

Tertular pun paling sedikit harus kena percikan yg max 2 meter. Itu rumah warga jarak berapa meter memang? Orang natuna gak punya tv? Gak bisa akses internet? Sampai seprimitif itu kah? emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
DoDoLanDoDoL dan aprilice memberi reputasi
Diubah oleh Judess
sambil memantau situasi dan kondisi
Diubah oleh TvMerah95
Menkes akan Berkantor di Natuna Selama Observasi WNI dari Wuhan
Pasti ada provokatornya, indo plg gampang diadu domba

Bata only!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
s.o.s.s.o dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh CYBERTRUCK
Quote:

Tadi waktu nonton tvone di jelasin kalo jarak tempat rehab dgn pemukiman itu 6km, sementara menurut who (cmiiw) jarak maksimal nih virus 2km.

Intinya info info kayak gini harus di edukasi ke warga sana sih biar tenang
profile-picture
kenpachiku memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Alasan pemerintah memilih Natuna, kepulauan Riau sebagai tempat observasi 245 WNI dari Hubei, China sudah jelas, sesuai dengan protokol kesehatan. Lokasi observasi dipastikan aman dan jauh dari permukiman.

Sebanyak 245 WNI yang ada di China, mereka ingin pulang ke Indonesia itu hal yang wajar, sebab mereka masih WNI, masih mengakui Indonesia sebagai tanah airnya.

Beda dengan 600 WNI yang ada di Suriah yang merengek-rengek minta pulang ke tanah air, ke Indonesia. Dibilang sebagai WNI sudah ngak pantas juga, sebab paspos sudah dibakar, sudah ngak mengakui Indonesia sebagai tanah airnya, ngapain juga pulang dengan minta syarat jaminan hukum, padahal melanggar hukum.

Selamat bekerja buat Menkes dan tim.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
saktihikari dan 5 lainnya memberi reputasi
Bravo tim Menkes!
sebuah langkah berani menurut pribadi ane ini mah.
semoga sehat dan lancar semuanya
Balasan post Judess
@Judess kata siapa kena percikan 2 meter..sampai saat ini metode penularan masih ditelusuri. Bahkan tdk menutup kemungkinan bs lewat udara atau dibawa binatang yg terbang jauh. Itu sebabnya kota2 dicina di isolasi penuh.
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di