CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
[TAMAT] APARTEMEN HOROR - KISAH NYATA - PENGALAMAN HOROR
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e36b55668cc95256b07dbc0/tamat-apartemen-horor---kisah-nyata---pengalaman-horor

APARTEMEN HOROR - KISAH NYATA - PENGALAMAN HOROR



[TAMAT] APARTEMEN HOROR - KISAH NYATA - PENGALAMAN HOROR

NARASUMBER @STEFY_NOVTA

    


hai aku stefy

Aku ingin cerita tentang pengalaman horor yang ada di apartemenku, lokasinya yang pasti jakarta pusat

Aku masih pendatang baru dijakarta ini, baru sekitar 4 bulanan…
aku tinggal dilantai 15 basement A, dan hanya ada 3 lift digedung ini, lift yang menuju parkir, lift yang menuju ke foodcourt dan terakhir lift yang dipakai petugas sampah atau security

Ceritanya ni waktu aku pulang malam…
sekitar jam 1 dini hari…
apartemen sangat sunyi seperti kuburan hanya ada security yang berkeliling…

Kebetulan mataku itu sudah sangat mengantuk…
nah tiap aku pulang malam sehabis lembur kerjaan, Sering aku melihat sekelebat bayangan saat memarkirkan mobilku…
awalnya kukira petugas parkirnya…

Soalnya pergerakan bayangan itu sangat cepat jadi aku hanya berfikir mungkin pantulan dari kaca mobil lain…

Mungkin sekitar 3 sampai 4x aku melihatnya… gimana ya bingung jelasinnya...
kaya kain yang terbang gitu pokoknya

Nah puncaknya aku benar-benar yakin kalau itu bukan petugas parkir saat itu sekitar jam 8 malam, aku mau keluar saat aku tengok kaca sepion sebelah kiri.. jelas aku melihat sosok putih dengan rambut panjang berdiri di belakang mobil, seperti sedang main petak umpet 
Teriaklah aku waktu itu… saat petugas parkir yang memberi aba-aba kepadaku kaget dan bertanya "kenapa mbak…!!!"
aku bilang ada hantu dibelakang dekat mobil warna merah itu.. 

Petugas parkir langsung mengechek kebelakang dan bilang
"g da kok mbak… mungkin perasaan mbak ja…" 

Saat aku melihat lagi dari spion sosok tersebut sudah  hilang

Dan sejak kejadian itu aku sering was-was kalau sedang diparkiran sendirian… banyak pikiran aneh yang membayangiku…

Jadi seperti main kucing-kucingan… tapi bedanya ini sama hantu

Nah ini baru kejadian yang da diparkiran…  kita masuk dilorong lantai 15 tempat tinggalku..

Kalian pasti bisa ngebayanginkan gimana lorong apartemen panjang banyak lampu dan kamar… hampir mirip dengan rumah sakit… dan kalau malam sangat sunyi, sepi, dan anginnya berhembus seperti melewati lorong  

Disini aku juga sering menemukan hal-hal yang ganjil…

Salah satunya tu… yang berhubungan dengan lift petugas sampah….
Kejadian itu sore hari sekitar jam 4, kebetulan aku pulang agak cepat hari itu, saat berjalan menuju ruanganku ku melewati lorong sebelah selatan… dan harus melewati lift petugas sampah tersebut

Dan dilorong aku bersimpangan dengan petugas sampah yang sedang mengangkuti sampah dari tiap-tiap pintu

Saat aku berjalan membelakanginya, tapi anehnya saat aku menaruh sepatuku… aku menengok ke arah petugas sampah tersebut… dan petugas itu hilang tanpa jejak…

Aku sangat yakin jarak pintuku dengan petugas sampah itu hanya terpaut 3 pintu, dan lokasi menuju lift masih jauh dan g mungkin bisa sampai disana walau berlari…

Saat aku lihat lagi…
sampah ditiap pintu masih ada dan belum diambil
Padahal pas aku jalan tadi aku yakin dia sedang mengambil sampah-sampah dari depan pintu…

Aku masih sangat heran dengan kejadian tersebut… entah aku yang salah lihat atau itu memang benar-benar hantu… dan tidak hanya itu saja kejadian yang aku alamin di lorong basemen lantai 15 ini

Mungkin sekitar 2 minggu dari kejadian itu , aku juga mengalami hal yang aneh…

Tetanggaku mempunyai anak umurnya sekitar 5 tahun… dia sangat suka bermain dilorong menggunakan skuter kecilnya…

Kadang aku suka godain anak kecil tersebut dan namanya diki…

Nah kebetulan waktu itu diki bermain didekat pintu lift yang menuju ke parkiran tepat didepan pintu apartemenku

Aku lihat dia sedang sibuk bicara sendirian didekat tangga ,

Aku panggil, diki…  kok mainnya sndirian sini maen krumah tante..

Diki menjawab.. ini lg main sama bimbim…

Aku heran dengan maksud si diki… lalu aku coba bertanya pada pengasuhnya..

Mbak-mbak… si diki kok ngomong sendiri… trus bim-bim tu siapa…

Nah pengasuhnya bilang kalau si diki itu indigo, bisa lihat hal yang tidak dilihat orang pada umumnya… dan dia punya teman main namanya bimbim..

"Kami sudah terbiasa dengan hal itu selama tidak mengganggu perkembangannya..."

Owh gt ya... jadi ngeri sendiri setelah mendengarnya… lalu aku coba bertanya kepada diki… si bim-bim bentuknya seperti apa…

Diki menjelaskan… "dia pake celana panjang.. rambutnya kaya diki" 

Aku tanya lagi, trus rumahnya dimana…???
diki menunjuk kearah lift petugas sampah…

Aku jadi semakin deg-degan…. Teringat kejadian yang aku alamin beberapa waktu lalu

Tanyain bim-bim dong… ada temennya ga disini…?
Diki hanya mengangguk saja…
Habis itu aku tidak berani melanjutkan lagi pembicaraan tersebut…

Sudah masuk tahap horor menurutku…  

Dan ada satu kejadian lagi yang aku alamin dilorong basemen lantai 15 ini

Jaraknya hampir 1 bulan dari kejadian saat aku bertanya dengan si diki

Nah waktu itu aku pulang agak larut malam sekitr am 11 habis lembur kerjaan dari kantor

Badanku sangat lemas waktu itu benar-benar butuh istirahat.. saat aku berjalan dilorong aku sambil menoleh kearah balkon seberang yang berlawanan arah…

Dan aku melihat sosok berambut panjang berbaju putih berdiri disamping pintu apartemen… seperti sedang menunggu seseorang… dan ketika mukaku bertatapan dengan dia dari kejauhan… sosok itu langsung terbang melewati balkon menuju lantai atas…

Seperti kain bendera yang ditarik saat upacara…
sontaklah aku langsung berlari ketika melihat hal tersebut…

Langsung masuk rumahku dan mengunci pintu rapat-rapat

Jantungku berdegub kencang… sosok apakah itu… benar-benar menakutkan

Senam jantung terus kalau pulang malam ke apartement ini

Ada 2 tempat lagi yang menurutku di apartement ini

Yaitu kolam renang dan taman diujung lantai… aku ceritain bagian kolam dulu ya

Aku masih ingat kejadian itu , hari jumat jam 6 sore

Aku sedang berenang untuk merilekskan badanku… kraena jarang sekali berolahraga

Aku mulai berenang sekitar jam 5.40 sore, waktu itu hanya ada 3 orang saja yang berenang

laki-laki paruh baya dan satunya lagi , cewek seumuran anak SMA dan mungkin anaknya laki-laki itu

kulihat anak cewek tersebut hanya berdiam dipojokan dan tidak berenang hanya berendam saja

beda dengan laki-laki paruhbaya tersebut yang sangat bersemangat berenang kesana-kesini

sekitar jam 6.20 aku menyudahi berenangku… si laki-laki ini juga sedang duduk dan mengobrol dengan petugas service didekat pintu masuk…

aku berganti pakaian… diruang ganti 

setelah berganti pakaian… aku berjalan melewati pojokan kolam renang tepat ank cew yang tadi berendam dan alangkah kaget aku melihat tubuh ank cewek tersebut mengapung terbalik seperti tenggelam.. aku berteriak kencang waktu itu…

pak ini anaknya tenggelam… cepetan ditolongin…

laki-laki paruhbaya tersebut berlari dengan petugas menghampiriku.. pak ini anak bapak tenggelam cepetan ditolongin….

Mana yang tenggelam mbak.. kosong begini sahut laki-laki tersebut… begitu juga dengan petugas service yang kebingungan melihatku , saat ku lihat lagi kedalam kolam renang tidak ada seorangpun yang tenggelam… trus aku ceritakan semua yang aku lihat saat berenang tadi

Dan laki-laki tersebut menjwab… yang berenang itu hanya kita berdua mbakkalu tidak percaya tanya sama petugas service… dan petugas service tersebut membenarkan cerit laki-laki itu…

Kalau begitu siapa yang aku lihat.. itu msih menjadi pertanyaan buatku dan semakin menambah perasaan hororku mengenai apartement ini…

Puncaknya kejadian itu terjadi saat aku sedang mencoba bermain ditaman atas apartement…

Dan kejadian itu bukan hanya aku saja saksimatanya… tapi ada 2 orang lain yang menyaksikan kejadian tersebut

Bahkan kejadian itu bisa dikatakan ekstrim karena terjadi siang hari saat cuacanya panas sekitar jam 1 siang

Waktu itu hari minggu aku sedang santai diapartement menikmati hari kebebasanku dari tekanan pekerjaan

Nah aku kebetulan ingin sekali melihat taman yang berada diujung apartement.. karena aku belum pernah menuju kesana…

Setelah naik lift akhirnya aku sampai diatas

Disana sedang ada 2 cew yg selfi aku coba jalan dan duduk ditempat yang teduh

Sambil menikmati udara disekitar…

Waktu itu aku sambil membaca berita lewat handphoneku…

Lalu 2 cew tersebut heboh berteriak teriak dan bingun mau lari kemana…

Aku kaget waktu itu.. kenapa 2 cew tersebut berteriak…

Aku masih ingat dia berteriak " jurig teh jurig…!!! " 

Aku segera toleh kekiri kekanan.. g da apa2… aku juga deg-degan sendiri jadinya… tepat saat aku tengok didepan lift , tepat dibelakangku…

Sosok perempuan menyerupai kuntilanak yang ada di film-film melotot kearahku… tapi baju yang dikenakannya berwarna merah tua..

Saat itu aku terdiam dan sama sekali tidak bisa bergerak ataupun teriak…

Sosok itu terlihat jengkel dan marah… mukanya sangat pucat sekali… benar –benar menakutkan dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata

Setelah beberapa saat sosok itu tib-tiba saja terbang kelangit dan menghilang… disertai tawa yang keras… melekik ditelinga… setelah itu aku langsung

Berlari menuju lift… dan 2 cew tersebut juga ikut menyusul….

Kami berbincang waktu didalam lift.. kalian lihat ga yang tadi berdiri didepan lift

Mereka hanya mengangguk… dan kelihatan masih shock

Trus kalian dengar juga tadi dia tertawa… mereka hanya bisa bilang "iy…"

Lalu aku keluar dilantai 15 masuk kekamar cuci mukaku dan tidur…

Badanku lemas… dan pegal-pegal

Aku benar-benar ingin melupakan kejadian itu dengan tidur…  dan bertahan sampai kontrakanku habis baru aku pindah... 


apartemen horor part 2
pasar bubrah gunung merapi - pendakian horor
sosok itu merenggut kaki dan masa depanku
dewi
misteri dibalik piano tua part 1 - kisah nyata
misteri dibalik piano tua part 2 end
JUANS VAN DE SLUKS EPS 1- 32, ON GOING
PENGALAMAN HOROR PANTAI PP DAN WU
AWAL MULA AKU BISA MELIHAT HAL GANJIL
kunjungi juga thread ane yg baru gan , dijamin g kalah seru https://kask.us/iEOIX
pengalaman seorang indigo mempunyai teman sebuah keluarga hantu sejak kecil.. dan banyak misteri seputar rumah yang dibeli oleh orang tuanya saat dia mulai pindah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh wickeproduction
Halaman 1 dari 2
ada terusannya gak?
numpang pasang tenda sembari nunggu kelanjutannya
Lihat 1 balasan
Lanjoottt gan
Lihat 1 balasan
nunggu lanjutan
Lihat 1 balasan
gelar tiker, nunggu lanjutannya 😁
Lihat 1 balasan
nitip jejak dulu
Lihat 1 balasan
jejak dulu ya
Lihat 1 balasan
Quote:


Siap..
titip sendal ya gan..
Lihat 1 balasan
gelar tiker ah nunggu update an

emoticon-Toast emoticon-Toast emoticon-Toast
Lihat 1 balasan
nitip sempak dulu

ditunggu updatenya
Lihat 1 balasan
nitip sendal gan...nunggu update selanjutnya...semoga tidak ada kentang ditrit ini
ane tandain dulu pake bakar menyan dimari emoticon-Cool
Lihat 1 balasan
Teruh saja di comments, lalu bikin index di bawah posting-nya tante..emoticon-Cool
Lihat 1 balasan

APARTEMEN HOROR PART 2 END - KISAH NYATA - PENGALAMAN HOROR

https://kask.us/iEK0n

[TAMAT] APARTEMEN HOROR - KISAH NYATA - PENGALAMAN HOROR

PART 2 (END) APARTEMEN HOROR – KISAH NYATA – PENGALAMAN HOROR

Dengan seiring berjalannya waktu, tak terasa kehidupan mencekamku diapartemen sudah berjalan 9 bulan tinggal 3 bulan tersisa yang harus aku tempuh dengan sabar dan segera pergi dari apartemen ini

“DAN INI MEMBUATKU SANGAT TERTEKAN…!!!!”

Harusnya rumah itu menjadi saranaku untuk merilekskan pikiran dan badanku dari penatnya pekerjaan tapi ini malah kebalikannya… aku masih harus bertahan dan itulah yan ada dalam pikiranku…
Kalian tahu kenapa aku tidak langsung pindah kekontrakan yang baru, salah satunya masalah finansial kalian pasti tahu berapa harga sewa kontrakan 1 tahun dijakarta… belum lagi ongkos packing dan lain-lain.
Sejak pertiwa dikolamrenang dan ditaman ujung lantai itu aku masih shock…
Dan di sisa 3 bulan ini ada juga keanehan-keanehan yang terjadi…
Aku mempunyai sahabat ditempat kerjaku katakanlah namanya mawar… dulu dia sering banget main keapartemenku… tapi gara-gara sosok yang seperti aku lihat di parkiran itu dia tidak lagi berani untuk main ke apartemenku.
Ceritanya waktu itu dia kemalaman dan posisinya waktu itu hujan…
Rumahnya agak jauh dari kantor jadi kalau kemalaman dia biasa menginap ditempatku… nah waktu itu di chat aku untuk numpang menginap di apartemenku… sekitar jam 10 malam dia sampai di parkiran bawah, seperti biasanya dia chat aku…

“stef gw dah sampe ni, gw tunggu di samping lift seperti biasa”

Karena untuk menggunakan lift diapartemen harus memakai kunci digital si mawar ini tidak bisa naik keatas jadi aku yang harus turun untuk menjemputnya.
Tanpa pikir panjang aku langsung ambil jaketku dan segera menjemputnya
Tapi saat aku sedang antri menunggu lift hapeku berbunyi… itu chat dari mawar dan aku kaget melihat isi chatnya…

“ STEF, CEPETAN TURUN... GW TAKUT BANGET NI!!!!”

Langsung aku kaget kenapa si mawar chat begini… pikiranku sudah kemana-mana, antara takut dan bingung, apa yang harus aku lakukan…
Aku balas lagi chatnya, “kamu kenapa? Kamu masih disitu kan?”
Tapi tidak ada balasan sama sekali dari si mawar… jantungku berdegub kencang rasanya lebih parah dari tekanan saat interview kerja…
Akhirnya pintu lift terbuka dan aku langsung masuk menuju parkiran motor tempat si mawar menunggu kebetulan di dalam lift ada 1 mas-mas dari lantai atas yang sedang menuju parkiran juga… aku merasa agak tenang…
Aku coba lagi hubungi si mawar aku chat lagi dia tidak membalas…
Aku telf akhirnya… tapi dia tidak mengangkat telfku
Dalam hatiku aku berfikir… kenapa ni si mawar…kok telfku tidak diangkat
Setelah sampai diparkiran kau menoleh ke kiri dan kanan tapi tidak ada mawar disekitar sini..
Aku langsung berjalan menuju tempat si mamang yang ngurusin parkiran… disana aku lihat ada 3 orang yang sedang berbincang, aku mendekatinya dan coba bertanya kepada mereka…
Bang permisi mau tanya… kalian lihat cewek yang nunggu didekat lift ga tadi…
Mereka langsung memandangiku seolah-olah seperti antara ragu dan takut untuk memberitahuku tentang sesuatu…

Akhirnya salah satu dari mereka bilang kepadaku… mbak yang menunggu di dekat lift tadi ada disitu… trus…… dia mungkin sekarang lagi di depan mbak… soalnya tadi dia buru-buru banget jalannya…

Aku balas dengan ucapan , “owh… terimakasih bang…”
Tapi aku ragu dengan nada bicara si abang itu, seperti ada hal yang disembunyikan…
Waktu aku sedang berbicara itu hamdphoneku berbunyi… itu telf dari mawar…
Sambil berjalan kedepan aku mengangkat telf…
Aku tanya “ kamu dimana… aku cariin diparkiran ga ada “
Dia bicara agak kencang sama aku…

“ GW KABUR STEF… BISA MATI BERDIRI KALO GW DI SITU 5 MENITAN TADI”

Loh memangnya kenapa? Tanyaku sama si mawar…

“ GW ABIS LIAT KAIN MERAH MELAYANG DI DEKET PIPA LANGIT-LANGIT… AWALNYA GW KIRA TU KANTONG PLASTIK YANG EH MALAH MAKIN NGEDEKET TRUS ADA PALA DAN RAMBUTNYA… YA KABUR GW..!!!”

Owh gt…, sahutku…

Lalu si mawar membalas lagi omonganku…
“LU KAGA PERCAYA OMONGAN GW STEF…. NI BENERAN LO… “

Aku jawab lagi,
“iy aku percaya kok… soalnya aku uda sering ngalamin hal begitu.. jadi sudah tidak agak asing buatku… “
“kamu sekarang dimana posisinya???”

Si mawar menjawab “ dideket alfa depan pintu masuk “
Aku segera menuju kesana… terlihat si mawar yang sedang duduk sambil minum sedang menungguku…
Pas aku samperin aku tanya gimana senam jantungnya… uda keringetan…

Sambil agak kesel si mawar ini bilang…
“ ni temenlu mo copot jantungnya malah lu becandain… gila lu”
“serem tau…. Liah hal kek gt… parno jadinya”

Uda-uda maap… jawabku… yuk ke atas ntar aku ceritain semuanya….
Lalu kami segera menuju keatas bersama-sama… setelah sampai di ruanganku aku menceritakan semuanya kepada si mawar ini… dan kalian tahu apa tanggapan si mawar ini…
Dia Cuma bilang…

“KOWE JOSSS… BISA JADI AKTRIS PEMERAN FILM CONJURING”

dia menjawab dengan bahasa jawa yang acak adul sembari meledekku…
“napa lu kaga pindah stef… betah amat lu disini?”

Aku jawab… “duit nenek moyangmu… buat idup ja susah pa lagi pindah kontrakan baru”
Masih 3 bulan lagi baru aku pindah dan g mau perpanjang ni apartemen…

Si mawar bilang “ gw kapok stef klo dateng malam-malam lagi disni… serem amat tempat tinggal lu”

Setelah itu kami sibuk dengan kegiatan kami masing-masing… lalu berbincang sampai ketiduran didepan televisi…
Dan sejak saat itu si mawar jarang sekali untuk menginap ditempatku… kalau tidak benar-benar terpaksa.

Selang 1 bulan dari kejadian itu ada lagi peristiwa yang membuatku parno setengah mati…
Secara beruntun aku melihat penampakan ganjil itu…
Waktu itu selasa malam aku lembur pekerjaan sampai larut malam… aku baru pulang ke apartemenku sekitar pukul 1 dini hari…
Saat sampai di parkiran terasa sunyi hanya terlihat petugas parkir yang sedang duduk sambil menonton televisi dan salahsatunya menghampiriku untuk memberitahu lokasi parkir yang kosong…
Tanpa pikir panjang aku langsung menuju lokasi yang dimaksudkan…
Petugas parkir itu memberi aba-aba kepadaku untuk parkir paralel… tapi saat aku sedang dalam posisi untuk memarkirkan mobilku… si petugas ini malah bengong seperti melihat sesuatu…
Aku bingung kenapa si petugas parkir ini kok malah bengong….
Lalu kabur… begitu saja…

aku langsung kepikiran pasti dia lihat ITU!!!!!

Aku melihat kaca sepion kiri dan kanan… kosong tidak ada apapun dibelakang…
Karena aku juga takut… aku gas lagi mobilku dan tidak jadi parkir langsung menuju kedepan tempat pos satpam, terlihat petugas parkir itu duduk lemas dan shock…
Aku turun dari mobilku dan bertanya, bang kok kabur.. saya jadi takut sendiri dan ga jadi parkir disitu…

Dia hanya bisa bilang… “maap ya mbak? Saya benar-benar takut… tolong jangan komplain ya sama bos…

Dia benar-benar takut… aku masih agak kesal tapi disatu sisi aku juga kasihan… aku jawab saja iy, tapi jangan diulangin lagi hal seperti itu.. bilang dulu kalau mau kabur, jawabku
Si petugas parkir itu, berterimakasih kepadaku.. lalu mengantarkan aku ke lokasi parkir yang lainnya yang tidak jauh dari pos itu?
Setelah memarkirkan mobilku aku segera menuju ke lift…
Lift yang ada di parkiran mobil ini adalah lift yang ada di depan pas ruanganku… jadi aku agak tenang…
Tapi saat aku sedang menunggu lift untuk keatas… aku melihat sosok wanita berbaju merah dengan rambut panjang yang acak-acakan berdiri dan melihat kearahku…
Jarak aku dengan sosok itu mungkin sekitar 10 meter… tapi dia melihat kearahku… benar-benar menakutkan…
Wajahnya mungkin tidak terlihat karena tertutup oleh rambut yang terjuntai sampai kepinggang…
Tapi dari gesture tubuhnya… sangat sangat sangat menakutkan…
Aku bingung harus bagaimana… mau teriak tidak ada orang, mau lari keluar tapi aku haru melewati sosok tersebut… sementara pintu lift belum terbuka sama sekali…
Aku pencet-pencet terus tombol lift supaya cepat terbuka… karena aku benar-benar takut….
Sembari memencet-mencet tombol lift ku menengok kearah sosok tersebut… dia masih terdiam disana sambil menatapku…
Pengen nangis rasanya…
Aku kasih gambaran sedikit ya gimana bentuk ruangan lift yang ada diparkiran tersebut…
Lift diparkiran itu ada semacam beranda kecil seukuran kesamping 5 x kedepan 2 meter berbentuk kaca dan kalau mau masuk harus memakai kunci digital , nah sosok tersebut ada sekitar 10 meter didepan tepat diluar ruangan kaca tersebut makanya aku bingung harus lari kemana…
Balik lagi keceritanya…
Akhirnya pintu lift terbuka… setelah sekian lama aku memencet tombolnya…
Aku segera masuk… dan memencet tombol tutup, aku agak sedikit-sedikit melirik ke arah depan tempat sosok tersebut berdiri…
Dia masih tetap disitu… sampai pintu lift tertutup
Seluruh badanku bergetar… badanku kaku… serasa mati kutu
Ingin cepat-cepat sampai keruanganku… dan akhirnya aku sudah sampai keruanganku…
Aku segera masuk dan langsung rebahan dikasurku… tempat yang aku rasa paling aman di dunia ini…
Aku malas mau ngapain… badanku pegal dan rasa kantuk ini tidak tertahankan… tiba-tiba semuanya menjadi gelap secara perlahan….
Lalu aku merasa ada handphoneku berbunyi ternyata itu adalah telf dari menagerku…
Aku segera mengangkat handphoneku… aku agak merasa jengkel karena privasiku agak terganggu karena ini sudah bukan jam kerja…
Dia meminta file laporan yang tadi aku kerjakan dikantor, soalnya jam 4 dini hari dia harus berangkat kesurabaya…
File yang diminta ada didalam flashdisk… sambil menahan perih dimata aku coba cari flashdisk di tasku…
Aku melihat kearah jam dindingku terlihat masih jam 2 dini hari… , sembari mencari flasdisk aku berfikir

“duh baru 1 jam tidur uda dibangunin… ROBOT MEMANG GA PUNYA WAKTU TIDUR!!!!”

Aku cari-cari flashdisk itu ga ketemu-ketemu… aku segera cucimuka biar agak fresh…
Sambil mengingat-ngingat dimana aku menaruh flashdisk tersebut
Dan kalian tahu… ternyata flashdisk itu aku taruh di colokan usb mobilku saat perjalanan pulang tadi…
Karena aku abis download lagu baru buat musik hiburan penghibur perjalan pulangku…
Jengkelnya aku setengah mati.. kenapa harus saat ini…!!!!!
Aku teringat lagi kejadian tadi yang menimpaku… apakah aku harus kebawah lagi… tapi ini juga penting…
Duh bingungnya aku setengah mati… galau banget rasanya…
Akhirnya mau tidak mau aku harus bersiap-siap kalau ada penampakan lagi, aku ganti baju dan ambil jaket… bersiap-siap untuk turun kebawah dan berharap tidak ada sesuatu yang terjadi lagi…
Setelah itu aku turun kebawah menuju parkiran… saat sampai diparkiran begitu lift terbuka… aku merasa seperti memasuki rumah hantu… begitu hening, sunyi dan sepi
Begitu banyak mobil yang berbaris rapi… aku melangkah dengan cepat agar bisa smapi di lokasi mobilku… dan benar setelah sampai langsung aku membuka pintu mobilku dan falshdisku masih tertancap di situ… aku segera mengambil flashdisk tersebut… saat aku berfikir mau balik, aku ingat belum membeli pembalut… karena hari ini aku sedang mens…
Mau tidak mau aku harus pergi ke alfa di depan lobi, aku segera cepat-cepat berjalan menuju kesana…
Setelah sampai dialfa aku segera membeli kepeluanku…

Berapa mbak? Tanyaku…
“Totalnya 15.400 , jawab kasir tersebut… “
Ga usah pake kanting plastik ya mbak…

Setelah berbelanja keperluanku aku segera menuju lift yang berada ditengah foodcourt karena itu adalah lift terdekat yang biasa aku tempuh dari sini… dan juga sepnajang jalan menuju ke arah lift tersebut sangat terang jadi aku agak lega…
Aku segera berjalan dengan cepat menuju kesana… dan di tengah-tengah pejalanan saat mau sampai di tikungan yang menuju kearah lift, lampu dibagian itu agak redup beda dengan lampu penerangan yang lainnya… aku fikir mungkin itu tertutup oleh tianga atau daun pohon palen yang menjuntai…
Saat aku tiba ditikungan tersebut betapa kagetnya aku karena melihat sosok putih terbungkus kain berdiri diantara sela-sela pohon palem…
Benar-benar sangat jelas kalau itu adalah pocong….
Aku sampai merinding menceritakannya kali ini… benar-benar sangat jelas dan jaraknya 2 stengah meter di depanku… badanku kaku… mau teriak siaraku tidak bisa keluar, mau lari badanku kaku.. benar-benar seperti membeku…
Wajahnya seperti orang yang sudah sangat tua… pucat, banyak keriput dimana-mana… seperti tinggal tulang dan kulit… mataku tidak bisa lepas fokus kewajahnya….
Aku bingung harus bagaimana.. sekitar 30an detik mungkin aku terdiam sambil menatapnya…

Lalu tiba-tiba tangaku reflek MELEMPARKAN APA YANG AKU PEGANG KESOSOK TERSEBUT lalu aku langsung lari sampai sendalku putus… da aku meninggalkannya begitu saja…
Aku sudah tidak perduli lagi dengan apapun, pikiranku hanya 1 menuju lift dan aku benar-benar sudah tidak betah lagi tinggal disini… aku harus segera pindah dari sini…
Ini bukan tempat hunian manusia pikirku…
Setelah sampai dilantai 15 aku segera berlari menuju ruanganku… membuka pintu dan segera masuk dan menguncinya rapat-rapat…
Aku menaruh sisa barang-barang yang aku pegang dan segera mengambil air minum untuk menenangkan diri… masih agak bergetar seluruh badanku…
Setelah minum air… aku duduk dan berfikir mungkin aku harus segera pindah dari sini.. aku sudah tidak betah lagi… walaupun masih tersisa 2 bulan lebih… aku menutup mataku dengan handuk yang sudah aku basahi dengan air hangat sambil tiduran dikursi…
Dan semuanya menjadi gelap sampai handphone didalam dompetku berbunyi…
Ternyata itu adalah telf panggilan dari menagerku.. untuk meminta mengirim file yang dia minta
Ternyata aku sudah 2 jam lebih tertidur.. aku segera mengirim file yang diminta… dan meminta izin besok untuk tidak masuk kerja 3 hari karena ingin rehat dan cari kontrakan…
Setelah selesai mengirim file ke managerku aku segera mencari dimana pembalut yang aku beli tadi…
Aku cari-cari tidak ketemu… dan aku baru sadar ternyata yang aku lempar tadi ke sosok tersebut adalah pembalut…
Aku agak geli sendiri mengingatnya…. Tapi ini benar-benar kenyataan mau percaya atau tidak itu terserah kalian tapi memang begini kejadiannya

"Dan mungkin pocong tersebut lagi mens juga… "

Dan setelah 2 hari berlalu setelah kejadian itu.. aku akhirnya bisa meninggalkan apartemen itu dan pindah di kontrakan yang lebih aman nyaman dan tentram…
Ini pengalamanku seputar kejadian yang aku alamin… semoga bisa jadi pelajaran buat kalian untuk pandai-pandai dalam memilih tempat tinggal….
Terimakasih.
emoticon-Big Kiss emoticon-Big Kiss emoticon-Big Kiss

NB : Nantikan update ane lagi ya gan yang g kalah seru dari ni... mungkin tema minggu ini kisah nyata pendakian horor kiriman dari @dengkul_andalan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pamansteve dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh wickeproduction
[TAMAT] APARTEMEN HOROR - KISAH NYATA - PENGALAMAN HOROR
Lihat 1 balasan
untung tu dedemit ga ngikutin sampai ke kamar agan

emoticon-Takut (S) emoticon-Takut (S) emoticon-Takut (S) emoticon-Takut (S) emoticon-Takut (S) emoticon-Takut (S)
Lihat 4 balasan
[TAMAT] APARTEMEN HOROR - KISAH NYATA - PENGALAMAN HOROR

[TAMAT] APARTEMEN HOROR - KISAH NYATA - PENGALAMAN HOROR
Lihat 1 balasan

PASAR BUBRAH GUNUNG BERAPI - PENDAKIAN HOROR - KISAH NYATA - PENGALAMAN PRIBADI

https://kask.us/iEK0n



[TAMAT] APARTEMEN HOROR - KISAH NYATA - PENGALAMAN HOROR
NARASUMBER @DENGKUL_ANDALAN



Kisah ini terjadi saat pendakian digunung merapi jogjakarta
Waktu itu aku masih berumur 20 tahun dan kami mengalami kejadian mistis saat melakukan pendakian digunung merapi 19 tahun yang lalu…
Waktu itu kami sudah merencanakan untuk menyambut weekend dengan mendaki gunung dan tujuan kami adalah gunung merapi via jalur selo…
Kami berangkat berempat dan kebetulan 3 temanku ini gatot,yudha da ahmad satu jurusan denganku di salahsatu universitas swasta terkenal dijogja

Hari sabtu pun tiba… pagi-pagi kami sudah mempersiapkan semuanya termasuk tenda dan bekal
Dan kami pun melakukan undian untuk siapa yang akan kebagian membawa tenda
Mungkin karena nasib sedang sial jadinya aku yang kebagian membawa tenda…
Lalu segera kami melakukan perjalanan via motor untuk menuju basecamp selo

Kami tiba pukul 10.00 am. Kami tidak langsung naik soalnya kami berencana untuk melakukan pendakian malam hari karena dirasa malam ini adalah bulan purnama jadi jalur pendakian akan lebih menarik… Gatot menyelesaikan pendaftaran administrasi…
Untuk menunggu sampai sore hari kami jalan-jalan ke sekitar desa sekalian untuk membeli sayur atau bahan-bahan tambahan yang diperlukan selama pendakian

Saat itu aku terlau dalam masuk untuk mengeksplor desa tersebut… tak disangka aku salah masuk jalan dan itu ternyata pemakaman desa…
Kalau di daerah pedesaan itu pemakaman umum biasanya terletak diantara batas desa jadi kalau mau kedesa sebelah biasanya harus melewati makam tersebut

Dalam hatiku berkata… loh kok mlah kuburan , langsung aku segera balik menuju basecamp..
Saat sedang balik itu aku berjalan sendirian… karena tatakrama disana masih kental aku harus menunduk bila bertemu atau bersimpangan jalan dengan orang yang lebih tua…

Dan kebetulan waktu itu aku melewati jalan pintas setapak kecil tidak jauh dari pemakaman umum desa itu, aku bersimpangan dengan seorang kakek tua memakai tongkat dengan jenggotnya yang panjang dan seluruh rambutnya sudah beruban semua…

Aku bilang…

"Amet ngeeh mbah… "

Kakek itu Cuma diam dan mempersilahkan aku lewat dluan..
Aku agak merasa aneh sih saat melewatinya… terasa dingin seperti es udaranya
Setelah beberapa langkah aku menoleh, tapi…

Kakek itu sudah tidak ada… aku langsung berjalan cepat pura-pura tidak takut…
Padahal jangtungku itu sudah dagdigdug…

Bayangkan saja siang hari ini mau masuk jam 12an sudah melihat hal-hal yang begitu
Aku cepat-cepat balik menuju basecamp…
ditengah jalan aku bertemu dengan yudha yang sedang membeli makan diwarung mie ayam dekat dengan basecamp…

Akupun ikut makan juga disitu akhirnya, dan aku menceritakan hal yang barusan aku alami…
Yudha malah tertawa dikiranya aku bohong…

sampai aku bilang " sumpah yud sumpah...!!!! "

Dia tertawa terbahak-bahak… mendengar ceritaku itu
Tukang mie ayam tersebut menyahut… sering kok mas kejadian seperti itu… warga sini juga tidak asing mendengar cerita itu… dan katanya kalau yang menampakkan diri itu kakek-kakek… biasanya akan ada hal yang menarik selama pendakian , tapi kalau yang menampakkan diri itu kakek-kakek mukanya merah dan marah-marah mending jangan naik gunung soalnya biasanya akan ada malapetaka yang terjadi…

Yudha berbisik kepadaku… "mitos bro mitos…"

Aku Cuma mengangguk ja… dengan perkataan tukang mie ayam tersebut…
Dan berterimakasih atas infonya…

Setelah selesai makan kami menuju ke basecamp disana sudah ada gatot dan ahmad yang sedang tidur-tiduran...

Dia tanya aku, "kalian darimana ja bro…. lama amat!!"

Abis cari makan bro jawabku… kemudian si yudha bercerita tetang kejadian yang abis aku alami…
Belum puas mengejekku dan mencari teman untuk menjadikanku bahan lelucon

Kami bersantai sampai menjelang sorehari sekitar jam 5.15
Kami bersiap-siap… dan kami sepakat setelah sholat magrib kita langsung melakukan pendakian ,
Aku bilang sam teman-temanku seusai melakukan sholat magrib…

"Gmn bro siap , yuk otw "

Kami berpamitan dengan rekan-rekan penadki lainnya dibasecamp…


6.30 am kami start dari basecamp newselo
Kami menikmati pendakian tersebut.. tanpa menggunakan alat penerangan karena malam itu cuacanya mendukung.. dan bulan menyinari langkah kami setapak demi setapak…
Sering juga kami bertemu dengan pendaki lain yang turun gunung… kami menyapanya…
Terlihat mereka agak lusuh tetapi muka mereka bahagia… mungkin kaena mempunyai pengalaman baru yang ingin diceritakan kepada teman-temannya yang lain saat sampi dibasecamp
Tidak terasa sudah 2 stengah jam kami berjalan… akhirnya tibalah dipos 1 jam 9an
Disini masih terkondisikan jalannya… dan kami mulai memakai penerangan karena sinar bulan tidak bisa masuk karena tertutup rimbunnya dedaunan…

Setelah sekitar 5 menitan kami beristirat kami melanjutkan perjalanan kembali untuk menuju pos 2
Kami berjalan bergantian , gatot menjadi leader waktu itu dan aku kebetulan diurutan paling belakang
Saat mulai memasuki ketengah hutan aku merasa dibelakangku itu ada sesosok orang yang mengikutiku…
Seperti ada sepasang mata yang menatapku dan terus menerus mengikutiku…

Kalian pasti tahu rasanya dan merasakan apa yang aku rasakan… bulu kudukku terasa berdiri semua… jantung agk deg-degan…

Tapi karena adrenalin yang terpacu… aku cuek saja akhirnya… untuk terus fokus pada pendakian
Saat ditengah perjalanan menuju pos 2 yudha minta istirahat dlu untuk minum air… kami berhenti dlu nah disitulah aku mleihat sepasang mata yang memantul akibat sinar senterku…
Saat aku sorot lagi ternyata itu hanya monyet… tapi aku penasaran sorot mata yang terpantulakn sinar td bukan seperti mata monyet td… agak lebiH besar dan tinggi

Gatot bertanya , "opo tur seng u delok.."

Aku Cuma bisa bilang "monyet tot… koyo rupamu…"

Kami tertwa terbahak-bahak waktu tu sampi terdengar suara pendaki lain yang sudah ada dipos 2, mereka mengasih kode dengan sorot lampu senternya…
Aku bilang wah sudah mau smpe pos 2.. itu dikasih kode dari atas..

"Yuk lanjut lagi "

Kami pun bergegas dan lebih semangat karena sudah mau sampai pos 2
Dari pos 2 ini kami hanya lewat saja karena sudah terlalu lama istirahat ditengah perjalanan tadi…
Saat ini kami menuju lokasi yang dinamakan watu gajah
Seperti formasi awal gatot menjadi leader dan aku dipaling belakang….
Hal-hal yang kami bicarakan waktu pendakian adalah moment-moment yang paling menghibur…
Kadang kami mengeluh dangan candaan, Mau cari tempat tidur ja kok samapi kaya gini, yoh balik daripada encok…

YudhA kakinya sudah keram… "lemah lemah lemah… turun beruk bro… "

lalu ahmad menyahut , "bawa aja ke mak erot pasti sembuh",

Gatot menjawab… "kasih minum betadine pasti sembuh… "

Yudha hanya bisa tertawa… karena kami kompak mengejek dia

Itulah hiburan selama perjalan kami ini… dan tidak terasa kami sampi dilokasi watu gajah.. sekitar 40 menit dari pos 2… disini jalanan mulai menanjak… dan harus extra hati-hati
Jam sudah menunjukkan 12.00 , setelah beristirahat sekitar 10 menitan kami melanjutkan perjalan kembali menuju pasar bubrah yang kono terkenal angker atau singit
Kami harus menjaga etika selama dalam pendakian… kata orang jawa haru menjaga etika ketika bertamu kerumah orang lain
Butuh waktu 1 jam untuk menuju pasar bubrah… kabut mulai turun dan udara agak lembab…

Ramalan cuaca hari ini amsyong
Agak meleset… karena mendung datang tiba-tiba dan angin agk begitu kencang walaupun tidak berbahaya…

ini menambah beban kami saat mendaki
Mungkin karena faktor itu yang menyebabkan kami tersesat…
Tapi kami yakin waktu itu sudah sesuai dengan jalur dan tidak berbelok kemana-mana atau keluar dari jalur pendakian….
Saat itu aku melihat jam sekitar 12.45 pm

Saat kami berusaha mengecek lokasi sambil berjalan menuju keatas….
Kami mendengar suara ramai dibalik bukit kecil itu…

Kami lega ternyata kita tidak salah jalur , karena disana terdengar suara yang ramai
Kami pikir mereka pendaki yang sedang ngecamp untuk menunggu matahari pagi
Semangat kami kembali… lebih cepat lagi kami mendaki
Cepat-cepat ingin sampai ke pasar bubrah tersebut…

Tapi kalian tahu ga setelah sampai disana apa yang kami alami…
Tempat itu berbeda dengan apa yang kami pikirkan…
Memang benar disana ramai tapi keramaian ini bukan dari para pendaki…

Disini seperti pasar…
dan kalian tahu orang yang berjualan disini bentuknya agak aneh, tinggi mereka melebihi ukuran manusia biasa…
si gatot saja yang menurutku sudah lumayan tingginya hanya sebahu mereka…

dan anehnya saat kami melintas mereka seperti acuh tak acuh… hal-hal yang dijual tersebut adalah hal yang wajar…
mirip seperti pasar tradisional…

Kami coba bertanya kepada sesorang yang melintas didepan kami… bertanya apakah jalur yang kami ambil itu sudah benar…
Tapi… tidak ada yang amu menjawab pertanyaan kami.. mereka tampak sibuk dengan keperluannya masing-masing…
Kami berempat bertatap muka..

"Tot pye tot ", tanyaku kepada gatot…

"Mbuh DAB… koyoe kene kesasar kie… " jawab gatot

Dalam hatiku jadi was-was… kemi berjalan melewati tengah-tengah pasar tersebut…
Si yudah dan ahmad terdengar sedang membaca ayat kursi smbil berjalan…
Aku hanya bisa bisa bismilah saja… semoga tidak terjadi apa-apa…
Aku merasakan tatapan sepasang mata lagi… lalu didepan kami ada sesosok kakek-kakek memakai tongkat dan kagetnya…
itu adalah kakek-kakek yang aku lihat saat didesa selo tadi…

Persis...!!! kakek itu hanya menunjukkan arah… dan tidak berkata sepatah katapun…
Kami hanya bisa berterimakasih… kepadanya… saat menuju lokasi yang dibilang oleh kakek itu ternyata adalah lahan kosong dengan lokasi yang terbuaka dan cocok sekali untuk membangun tenda , karena stamina kami yang terkuras akibat shock akhirnya kami memutuskan untuk mendirikan tenda…
Aku masih menahan ceritaku tentang kakek yang tadi, mungkin besok aja aku ceritakan…
Kami segera mendirikan tenda dan tidur… suara keramaian tadi masih sayup-sayup terdengar
Bikin merinding…
kami kelelahan dan akhirnya terlelap dengan perasaan ketir dan takut
Tidak terasa pagi hari ahmad sudah bangun, dan membangunkan kami semua…

"Dab tangi dab , cepet tangi dab….!!!!"

Itulah yang ahmad bilang.. memaksa kami untuk segera bangun dan melihat apa yang terjadi….
Kami kaget bukan kepalang karena lokasi tempat kami mendirikan tenda ada ditepi jurang… tepaut 1 meter sudah jurang
Dan kalian tahu… pasar bubrah itu terpaut 30 meter diatas kami…

Dan yang menjadi anehnya… semalam itu kita melewati lahan landai…. Dan banyak orang yang berjualan , tapi kok kita bisa bikin tenda disini… itulah yang membuat kita bingung semuanya…

Akhirnya setelah membereskan tenda kami bergegas menuju pasarbubrah , disana banyak tenda dari para pendaki yang sedang menuju puncak

Kita langsung menuju puncak akhirnya dengan meninggalkan tenda dan perlengkapan yang tidak perlu dipasar bubrah
Setelah sampai diatas puncak kami kaget…
Ternyata ada yang tahu dan ketemu kami dijalan semalam…
katanya kami dipanggil tidak mendengar , padahal sudah disorot pake lampu senter…
dan diteriaki jalurnya disini bukan di situ
Merek pikir kita sedang mncari kayubakar untuk membuat perapian,… jadi mereka membiarkan kita
Kita pun menceritaka pengalaman yang kita alami… mereka terdiam dan serius mendengar cerita kita….

Mereka Cuma bilang "hati-hati bro…"

akhirnya kamipun turun gunung dengan kelompok mereka…
Kami masih ngeri dengan kejadian yang semalam… untung ada kakek-kakek itu yang menunjukkan arah dan kita bisa menemukan tempat kosong untuk mendirikan tenda karena kita sudah kelelahan
Dalam perjalanan turun gunung tidak terjadi hal-hal yang aneh…

Basecamp menjadi heboh karena cerita kita yang masuk ke pasar setan…
kami seperti artis ditanyain sana dan sini… sampai berulang-ulang…
Setelah bersih-bersih badan dan membuang sampah selama pendakian , akhirnya aku da waktu buat bercerita kalau kakek yang kita ketemu dipasar tersebut adalah kakek yang aku maksud, gatot malah menyalahkanku

"Kenapa g bilang drtd mlm bro…. kampret koe!!!"
Aku hanya bisa bilang… "sempak koe ki mlah ngece pas dikandani wngi.."
"kui salahke yudha ae… " jawabku sambil tertwa…

dan itulah pengalamanku saat melakukan pendakian digunung merapi jogjakarta via jalur selo by @dengkul_andalanku



NB : akan ada update lagi terbaru dari ane gan dengan banyak kisah nyata pengalaman pribadi dari narasumber yang berbeda... stay with me... silahkan tinggalkan jejak jika kalian suka dengan cerita ini dan terimakasih gan

profile-picture
profile-picture
profile-picture
pamansteve dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh wickeproduction
Saran aja y sis, untuk judul baru mending bikin lagi thread baru.
Lihat 2 balasan
Quote:


Kayaknya enggak deh gan... Asal gak ngentang gan emoticon-Jempol ane juga belum paham gimana rules bikin trit disini, tp yg penting no SARA, gak putus ditengah2 ceritanya gitu aja sih
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di