CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / Buku /
5 Alasan yang Buat Males Nulis Roman, Nomor 4 yang Paling Bikin Nyesek
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3689f2f4ae2f272e6e5bd0/5-alasan-yang-buat-males-nulis-roman-nomor-4-yang-paling-bikin-nyesek

5 Alasan yang Buat Males Nulis Roman, Nomor 4 yang Paling Bikin Nyesek

5 Alasan yang Buat Males Nulis Roman, Nomor 4 yang Paling Bikin Nyesek

Hey, bagaimana kabar Agan dan Sis sekalian?

Kali ini TS akan membahas kenapa sih malas nulis cerita bergenre roman, padahal sebelumnya suka sekali membuat tulisan berbau-bau cinta.

Berikut ini 5 alasan kenapa TS enggan membuat cerita roman:

1. Endingnya terlalu biasa

Jarang sekali ada tulisan bertemakan cinta yang akhir ceritanya seolah membuat shock kepada para pembaca, paling akhirnya ceritanya nangis-nangis karena tidak kesampaian cintanya, atau menangis terharu apabila hasrat cintanya terpenuhi.

2. Jomblo

Ya, alasan itu juga yang membuat TS males nulis tentang kisah cinta, yaitu jomblo. Memang sih dulu sempat pacaran, namun, putus dengan alasan kesepakatan bersama, meski sebenarnya hati ini tidak ikhlas.

Nah, karena sampai sekarang TS belum punya kekasih, sementara skip kisah cinta dulu, toh kisah cinta sekarang dengan kisah cinta zaman dahulu sudah banyak berubah. Jika dulu harus nulis surat lalu ngirimnya ngumpet-ngumpet biar tidak ketahuan, kalau sekarang malah kirim chat lalu ditembak dengan terang-terangan.

3. Kurang bisa merangkai kata-kata indah

Biasanya untuk merangkai kata-kata indah dibutuhkan sebuah perasaan yang namanya cinta. Nah, kalau hati ini sedang mati rasa bagaimana mengatur setiap katanya, bisa-bisa ketika dibaca kalimat tersebut tidak punya nyawa untuk menyentuh perasaan si pembaca.

4. Dianggap bucin

Ada yang tahu apa itu bucin? ya, bucin adalah kepanjangan dari 'budak cinta'. Tahu sendirilah, kalau mengungkapkan sedikit kata-kata romantis langsung ada makian kata bucin, ini sudah terbukti ketika TS menulis di sosial media. Awalnya sih masih menerima, tapi lama-lama kok jadi nyesek pas baca. Dengan alasan tersebut keinginan untuk merangkai kata indah menjadi padam.

5. Bikin baper

Dulu ketika TS putus cinta, seolah menjadi seorang filsuf yang merangkai kata-kata yang bikin baper kepada para pembacanya. Untuk awal-awalnya sih tidak masalah, tapi banyak orang yang seolah mempunyai kisah sama dengan TS, lama-lama mengatakan kalau yang diceritakan adalah pengalamannya (si pembaca), bahkan ada beberapa yang menganggap bahwa TS adalah mantannya.

Tidak enak kan, padahal itu adalah kisah TS sendiri, tapi dituduh plagiat cerita hidupnya.

Nah, itu dia alasan kenapa males banget membuat cerita roman, padahal dulu seolah menjadi style tulisan TS.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di