CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Banjir Datang, Barang Dagangan Hampir Hilang
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e35dbcb68cc951a5e455406/banjir-datang-barang-dagangan-hampir-hilang

Banjir Datang, Barang Dagangan Hampir Hilang

Banjir Datang, Barang Dagangan Hampir Hilang

Waktu menunjukkan pukul 00 : 00 WIB, suasana kontrakan sepi, aliran air sungai disamping kontrakan terdengar berbeda dari biasanya, dalam hati saya berkata, "Apakah banjir datang? Ah, tidak mungkin. Dari tadikan nda'hujan. Saya mencoba menenangkan hati, dan melanjutkan mujahadah.

Satu jam kemudian setelah mujahadah selesai, suara aliran sungai makin kencang. Dalam hati saya berkata ini banjir, "yah" ini banjir. Langsung saya tengok sungai disamping rumah, "Masyaalloh". Banjir....! Dengan penuh rasa takjub saya melihatnya.

Dengan penuh kebingungan, saya masuk lagi kedalam Rumah kontrakan untuk memberesi barang-barang agar tidak terkena banjir. Namun apalah dayah, di Rumah sendirian, sedangkan barang dagangan banyak buanget, hampir seluruh ruang kontrakan penuh barang dagangan.

Sedikit demi sedikit, Air sungai masuk kekontrakan. Barang dagangan belum selesai diberesi. Hati penuh harapan bantuan. Namun, bantuan tak kunjung datang. Putuslah harapan, sambil memberesi barang dagangan.

Badan sudah terasa lelah, mata sudah ngantuk berat, hati sudah pasrah. Tiba-tiba ada lima orang datang,
"Assalamualaikum". Sapa mereka. "Waalaikumsalam, siapa yah? Jawab saya.
"Perkenalkan kami kariyawan baru disini, kami dari kampung disuruh Bos untuk kesini". Jawab mereka. "Ohw gitu". Jawab saya, sambil berkata didalam hati, Alhamdulillah, terkabul juga harapan saya.

Setelah selesai berkenalan, saya dengan terpaksa langsung memintak bantuan mereka untuk memberesi barang-barang dagangan. Merekapun dengan senang hati membantu saya.

Sambil beres-beres, obrolan kamipun terus berjalan, sampai selesai beres-beres. Setelah kami selesai beres-beres, mereka baru saya jamu seperti layaknya tamu, dengan rasa tidak enak, saya mencoba meminta'maaf kepada mereka, karena saya telah meng'anggurkan mereka, dan saya telah merepotinya. permintaan maaf saya dapat diterima oleh mereka, dan meraekapun memakluminya.

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 03:00 WIB. Mereka saya ajak istirahat. Sembari istirahat Dengan perasaan penuh bersyukur, didalam fikiran saya terlintas, "saya harus berterimakasih kepada mereka, meskipun kedatangan mereka karena Perintah Bos. tapi mereka sudah membantu saya. Dan mereka juga sudah susah payah menyelamatkan barang dagangan Bos. Tanpa mereka, mungkin barang-barang dagangan sudah terkena banjir, dan tidak laku dijual.


Keesokan harinya, apa yang terlintas difikiran saya teringat kembali, yakni mensukuri kehadiran mereka karena Barang-barang dagangan yang dipercayakan oleh "Bos". Kepada saya terselamatkan atas bantuan mereka.

Sebagai ucapan terimakasih saya kepada mereka, saya ajak mereka untuk jalan-jalan, dan saya teraktir mereka membeli kebutuhan-kebutuhan mereka. Setelah saya rasa cukup, dan kebutuhan mereka sudah tercukupi, sisa uang yang saya niatkan untuk mereka, saya berikan kepada orang-orang yang saya rasa membutuhkan. Saya berharap semoga Niat baik saya" yakni bersyukur atas Nikmat yang saya terima dengan cara bersedekah, akan mendapat balasan dari Alloh S.W.T dikemudian hari, dengan balasan yang lebih baik lagi.
Diubah oleh kksamanah
Semoga diberi ketabahan
Ngarang bebas ?


emoticon-Cape d...
Banjir Datang, Barang Dagangan Hampir Hilang
Quote:


Amin. Heheheh
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
Quote:


Mmmmmmmmm. Boleh juga. Heheh
Quote:


Ohw, gitu yah. Rugi dong kita. Baru dengar tu, ketentuan seperti itu.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di