CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Poetry /
KUMPULAN PUISI DAN PROSA
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e35c955b840883d2b66fa8e/kumpulan-puisi-dan-prosa

KUMPULAN PUISI DAN PROSA

Kumpulan Puisi dan Prosa


KUMPULAN PUISI DAN PROSA

A. PRASETYO

NIKMATI SENJA

Karya : A. Prasetyo
 

Duhai senja ... betulkah engkau yang tak pernah sombong?
Meski jauh dan sulit untuk direngkuh
Namun tak pernah angkuh atau bermuram muka
Menyapa pada siapa pun makhluk yang ada di bumi Tuhan
 
Duhai senja ... adalah engkau yang tak pernah pilih kasih?
Tak ada mahluk yang kau larang 'tuk nikmati indahmu
Meski hanya sebatas semburat jingga yang hadir hanya sekejap
Membuat netra tak mampu untuk mengerjap
 
Duhai senja ... tahukah engkau jika diri ini merindu
Saat lembayungmu tak lagi menyapa bumi, karena entah
Bosankah atau marahkah engkau?
Pada kami yang tak pandai untuk bersyukur atas karunia-Nya
 
Duhai senja ... saat kau hadir kembali, ingatkanlah kami
Bahwa kau ada bukan untuk sekadar dinikmati
Namun  juga harus disyukuri
Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan?

**

Bumi Siwalan, 270719

MAKNA SEBUAH CERITA

A. Prasetyo
 
Aku, kamu dan juga mereka
Sesama lakon yang tercipta nyata, tak fana
Latar, watak, alur dan naskah cerita
Pun, durasi yang mesti diperankannya

Tersenyumlah saat tiba bahagia
Usah lah ragu menangis, jika sedih mendekap sukma
Merenunglah untuk mencoba mengurai makna
Namun, tetaplah bersyukur untuk semua rasa

Diri tersadar ada dosa dalam tutur dan kata
Terbersit khilaf dalam setiap hembusan nafas
Terselip iri saat bergaul dan bercanda
Tersirat dengki yang kadang berujung culas

Hingga tiba saat usai sebuah cerita
Tanpa blurb atau sekadar sinopsis yang menyerta
Yakinlah, tak ada kisah yang tanpa makna
Senantiasa ada ibroh pada insan yang mau mencerna

**
Bumi Siwalan, 230619

JANGAN BIARKAN INDONESIA KEMBALI MENANGIS

Oleh : A. Prasetyo



 

Tatapan-tatapan sinis

Dari mereka yang berwajah berpura manis

Dengan ucap seakan seorang moralis

Berbingkai etika yang telah terkikis



Bak penjajah berbalut devide et impera

Tak peduli bahwa sejatinya kita bersaudara

Terus menerjang meski tanpa peluru

Merangsak menderu walau tak berbau mesiu



Di manakah duhai tuan berada

Saat bangsa ini kembali terluka

Oleh segelintir ulah manusia

Yang mengatasnamakan kepentingan rakyat semata



Duhai tuan, tak perlu darah kembali mengalir

Jangan biarkan netra munculkan bulir

Kita bangsa se tanah air

Lembutkan nurani dan juga pikir



Sungguh tak perlu lagi angkat senjata

Karena hanya akan menambah duka

Pasrahkan, saatnya bersama kita berkarya

Percayalah ada Allah yang tahu segalanya



**
Batavia, 220519

BUMIKU MENGERING

Oleh : A. Prasetyo

 

Dedaunan layu membisu

Jemari terkoyak tanah meretak

 

**
Dalam duduk bersila, 251019

MENANTI  HUJAN TIBA

Oleh : A. Prasetyo

 

Awan bergayut usai berarak

Katak enggan beranak

 

 **
BG_Teknika, 281019

profile-picture
profile-picture
profile-picture
arpurwita dan 2 lainnya memberi reputasi
Untaian aksara terangkai menjadi kekata. Mengukir indah asa, dedoa dan kisah cinta anak manusia. Jikalau tubuh ini tak bisa menyeru dalam kebaikan. Biarlah melalui catatan dan coretan pena, diri berharap mampu memberi makna.

Salam,
A. Prasetyo
Quote:


Rangkai kekata bermakna menjadi petuah, penuntun lelampah semoga berkah
profile-picture
profile-picture
arpurwita dan adepras76 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post ayya83
Terima kasih telah hadir memberi rasa
Semoga kelak kan terwujud, semua dedoa yang mengangkasa
profile-picture
ayya83 memberi reputasi
Quote:


Hadir lagi diuntaian aksara jiwa yang sarat makna
KUMPULAN PUISI DAN PROSA


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di