CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Anggota DPR Ini Sebut Taspen Gunakan Skema Ponzi untuk Bayar Klaim
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3581ea0577a9401a33deb7/anggota-dpr-ini-sebut-taspen-gunakan-skema-ponzi-untuk-bayar-klaim

Anggota DPR Ini Sebut Taspen Gunakan Skema Ponzi untuk Bayar Klaim

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam paparannya kepada Komisi XI DPR RI, PT Taspen (Persero) melaporkan besaran pendapatan investasi sebesar Rp 9,1 triliun pada tahun 2019. Angka tersebut tidak termasuk hasil investasi dari iuran pensiun.

Sementara itu beban klaim dan manfaat yang harus dibayarkan Taspen kepada nasabah mencapai Rp 12,35 triliun.

Anggota DPR Komisi XI dari fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun menilai dengan iktisar keuangan tersebut, cara pembayaran klaim yang dilakukan oleh Taspen sama saja dengan praktik skema ponzi atau gali lubang tutup lubang. Sebab, perseroan harus membayarkan kewajibannya kepada nasabah dengan hasil investasi sekaligus dana iuran.

"Kalau kita lihat dari penghasilan investasi Rp 9,1 triliun sama kewajiban bapak setiap tahun, beban klaim dan manfaat itu sekitar Rp 12,3 triliun. Ini bapak menggunakan skema ponzi. Karena investasi bapak tidak bisa menutupi apa yang menjadi beban klaim bapak, menutupi sebagian itu dari premi yang dibayarkan," kata Misbakhun di hadapan dalam rapat kerja dengan jajaran Direksi Taspen di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Baca juga: Ini Yang Dilakukan Taspen untuk Pertahankan Laba di Tahun 2020

"Kewajiban bapak Rp 12,3 triliun hasil investasinya sebagian bapak bayar dari premi itu masih gali lobang tutup lobang. Ini skema pensiun kita harus di perbaiki. Manfaat hari tua ini," jelas Misbakhun.

Bisa Gagal Bayar
Misbakhun mengatakan, dengan kondisi tersebut Taspen bisa saja terancam gagal bayar klaim. Meski saat ini kondisi keuangan Taspen berada dalam kondisi sehat.

"Sebagian Bapak memakan pokok hasil uang yang ditanamkan untuk investasinya. Apalagi kalau kita lihat ada pencadangan teknis dan sebagainya Ini masalah akuntansi lah. Tidak ada pembebanan riil," ujar dia.

Lebih lanjut Misbakhun pun mengatakan, skema tersebut adalah masalah utama yang saat ini sedang dihadapi oleh industri asuransi. Sebab, hal serupa juga sebelumnya dihadapi oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang kasusnya saat ini telah ditangani oleh Kejaksaan Agung.

Dia pun mempertanyakan apakah pihak Taspen telah melaporkan skema pembayaran klaim yang tak sehat tersebut kepada Kementerian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Kalau saya lihat returnnya is not a bad. Ini sangat serius. Bapak sudah makan induknya klaim pokok. Bapak pernah mengalert ngga ini skema ponzi berjalan? Ini sudah tidak ideal. Pernah ngga Bapak menyampaikan ke pemerintah atau pernah diingatkan oleh BPK atau BPKP?," tanya Misbakhun.

Menjawab pertanyaan tersebut, Direktur Utama Taspen Antonius NS Kosasih mengatakan saat ini pemerintah masih dalam proses menggodok skema dana pensiun.

Baca juga: Pengamat Sebut Produk Jiwasraya Investasi Skema Ponzi

Dia pun menegaskan, Taspen secara konsisten bisa mendapatkan hasil investasi yang positif, sehingga dalam proses pembayaran klaim perseroan tidak harus memakan pokok iuran nasabah.

"Kemenkeu sedang menyiapkan reformasi dana pensiun. Pada saat itu diimplementasikan maka kekhawatiran negatif underwriting tidak ada lagi. Dan itu sudah harus diterapkan tahun ini. Jadi solusinya sudah ada," ujar Antonius.

"Jadi kalau tidak ada solusinya mungkin kekhawatiran pak Andreas dan Misbakhun bisa terjadi. Karena kita konsisten menghasilkan hasil investasi yang baik tidak sampai makan pokok karena sudah lama nyelenginnya. Kan ini sudah 57 tahun angkanya sudah besar sekali jadi dari hasil investasi Rp 200 triliun lebih itu masih nutup," tegas dia.

https://money.kompas.com/read/2020/0...klaim?page=all

Hasil revolusi metal ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Hadeh profesional sekali, gali lobang, tutup lobang
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Gak ada yg bener nih perusahaan plat merah..dikorup kabeh..ancuuur...
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Quote:

Busuq emang

emoticon-DP

Quote:

Pfffttt...
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Kentir......

Jelas kalo hal ginian sudah sejak zaman SBY.

Malah dipelintir jadi zamannya rrvoluai mental.

Kl nggal ada revolusi mental, malah nggak ketahuan smp 2024.
profile-picture
profile-picture
esaka.kedua dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
dari dulu sudah busuk.

5 tahun belakang plg busuk, cek saja orang kitak kitak di BUMN emoticon-Big Grin

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
esaka.kedua dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Ane makin gedeg ngeliat ginian. bumn hancur habis di era 5 tahun kemarin. Ente mau bilang ane kadrun?? Silahkan! Tapi jangan ente rusak indonesia dengan bumn yang diurus carut marut seperti ini! Jangan juga ente bela yang sudah merusak Indonesia! Sumpah ane muak!

UNTUK PAK JKW dan ERICK THOHIR, ANE MINTA TOLONG DENGAN SANGAT, KHUSUS HAL INI, PLEASE SELAMATKAN BUMN INDONESIA! ASLI GEDEG ANE NGELIAT BUMN ERA KEMARIN! emoticon-Najis emoticon-Najis emoticon-Najis
profile-picture
profile-picture
smokepole dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Balasan post Erickthohir2024
Quote:


Ketahuan sama.nasabah yg gak.dibayar2 cuk
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
ea kebuka semua dah....
dr dulu kerja di bumn kagak ada benernya . semua tergantung fulus, trgntng kebijakan pemerintah. beda mentri beda kebijakan. udh tau merugi masih aja nambah direksi. otak nya dimana coba.apalagi waktu musim panen,uang buat bisnis pembelian gabah, jagung dll kagak ada,kgk sanggup beli. uangnya gg ada.pdhl disuruh beli ama kanwil. kan goblok. secuit pengalaman cuy bidang pertanian.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Quote:


Pfffffff
Siapa yg mau asuransi pake taspen? Gaada emoticon-Ngakak

Emg jelek ko, ya mending gw pake aia atau allianz udh jelas
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan galuhsuda memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ya beda jauh lah, taspen punya dana 200T, diinvestasikan dan menghasilkan pendapatan 9,1T. kalo ditambah iuran seluruh PNS se-Indonesia mungkin bisa menutup pembayaran ke nasabah yang besarnya 12,35T.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Jamsostek lebih edan
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Balasan post wahgituya
Quote:


emang taspen jual polis ke masyarakat umum bro?
setau gw taspen itu cuma ngurusi PNS, gak ada masyarakat umum yang jadi nasabah.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Quote:


ada taspen, ada taspen life
yg bermasalah taspen, tapi dia komen tentang polis taspen life ngaco.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
asuransi itu masalah kepercayaan dan rasa aman.

kalo ternyata begini ya masyarakat akan takut utk ikut asuransi manapun.
profile-picture
profile-picture
esaka.kedua dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
itu mksdnya 9,1 T kan pendapatan 2019,trus yg harus dibayarkan 12,36 T?berarti msh ada dana yg disimpan?kan 9,1 itu cm pendapatan 2019

Atau 12,36 T itu yg harus dikeluarkan tiap taun segitu?

maaf klo salah emoticon-Smilie
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Diubah oleh mr.guru
Lihat 1 balasan
Lanjut kon masih 4 taon lebih emoticon-Ngakak
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
yg penting nerima pensiun....
kalo kurang d talangin pem....

emoticon-Cool
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Kan BUMN kita memang banyak yg sakit...!
Sedikit aja yg sehat....!
Nasibbbbbb!
emoticon-Travelleremoticon-Ngacir
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Balasan post mr.guru
Kalo Dr Bahasa nya kelihatannya hasil investasi taspen nya Dr Dana mereka yg Ada selama 2019 itu 9 T, sementara nilai asuransi jatuh tempo atau yg hrs.dibayar ke nasabah 12T, yg 3T diambil Dr nasabah baru/angsuran nasabah..alias Dana baru buat nalangin yg jatuh tempo..
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di