CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
Tentang Keegoisan hujan, pelangi dan matahari
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e356bf9b41d3049d8053adf/tentang-keegoisan-hujan-pelangi-dan-matahari

Tentang Keegoisan hujan, pelangi dan matahari

[I]
Perihal hujan, pelangi dan matahari sore ini.

Di balik jendela kamar sore ini, senja sudah tiba pikirku, ku lihat matahari masih saja bersemangat menunjukkan keanggunannya. Daun, gedung, silau dibuatnya. Seolah ia tak mau keindahannya cepat beralu. Ku nikmati silaunya sembari menata pikiran yang entah bagaimana bentuknya.
Aku masih terpaku dengan segala pikiran di benakku yang ku ku kira.. Hmmm tak kunjung usai.

Kurasakan angin sejuk mulai masuk ke hidungku, melewati kulit tipisku lalu masuk. Masih ku tatap nanar suasana di balik jendela. Kulihat mendung mulai datang, langit biru itu berubah menjadi abu-abu. Tapi matahari tetap bertahan, menunjukkan keanggunanya. Seolah tak mau kalah dengan mendung.
Tak lama air Tuhan turun..
Hangatnya sinar matahari berubah menjadi sejuk dan dingin. Aku masih bertahan dengan posisiku.
Ku lihat sinar matahari masih saja bersinar, bahkan semakin tajam sinanya. Menembus dedunan, gedung-gedung rumah di luar jendela.
Aku menyunggingkan senyumku melihat sore ini. Mendung, matahari dan hujan seolah mempertahankan keegoisan mereka untuk memperlihatkan keindahan masing-masing. Tak lama setelahnya kulihat lagi, ya pelangi. Dengan begitu anggunnya, membentuk pola setengah lingkaran tepat di depan jendelaku. Anggun sekali, siapapun yang melihatnya pasti terpesona pikirku. Begitupun aku, luar biasa.

Dalam hati bergumam, mesra sekali sore ini..
Aku sering melihat hujan, tp tidak seindah sore ini,
Aku sering melihat mendung, tapi tidak se syahdu ini,
Aku sering melihat sinar matahari, tapi tidak sehangat ini, dan pelangi tak pernah seanggun ini.
Ini sore yang berbeda pikirku.

Aku masih bertahan dengan posisiku, sambil menerka nerka tentang sore ini. Seolah ada sesuatu di balik cuaca sore ini. Yang membuatku larut olehnya. Ku tarik nafas dalam, lalu kubaringkan badanku. Tiba-tiba seolah ada bisikan do telingaku.
Menyampaikan apa yang terjadi sore ini.

Matahari yang selalu di butuhkan manusia, mendung yang tak disuka manusia, hujan yang terkadang membuat manusia kesal karena kedatangannya, serta pelangi yang menyihir manusia karena keindahannya. Sore ini, mereka muncul bersamaan. Menunjukkan kecantikannya tanpa sedikitpun berkurang. Dan ternyata, aku tersihir olehnya. Kurasa begitulah hidup, jika sedih saja atau senang saja, rasanya hidup akan biasa-biasa saja. Tetapi, ketika hidup memberikan kesediah, guncangan, merasa jatuh, lalu kesenangan semua akan lebih indah dirasakan. Karena kita akan mengerti bagaimana cara bertahan dan menikmati kesenangan.

Aku tersenyum.. ternyata Tuhan punya cara yang unik untuk menjawab teka teki ku. Mengapa aku harus sedih? Mengapa aku harus lelah? Mengapa aku harus menyerah? Kenapa tidak senang saja? Ternyata begitulah hidup.. Dan senjaku telah usai, ditutup dengan gelap yang mulai menyapa. Aku tersenyum puas 😄
profile-picture
profile-picture
aimannurrozikyn dan dbaa6pointy memberi reputasi
Diubah oleh Realpecahankaca


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di